Punya keluarga yang bergantung pada penghasilanmu? Atau sedang punya cicilan rumah, kendaraan, maupun pinjaman lain yang masih panjang?
Di kondisi seperti ini, perlindungan finansial bisa jadi hal yang perlu dipertimbangkan. Salah satu pilihannya adalah asuransi jiwa berjangka.
Sesuai namanya, perlindungan asuransi ini berlaku selama jangka waktu tertentu. Jadi, berbeda dengan asuransi jiwa seumur hidup yang memberikan perlindungan selama polis masih berlaku, asuransi jiwa berjangka memiliki batas waktu pertanggungan.
Nah, justru karena sifatnya sementara inilah asuransi jiwa berjangka bisa relevan untuk kebutuhan tertentu. Misalnya, melindungi keluarga selama anak masih bergantung secara finansial atau selama cicilan masih berjalan.
Tapi sebelum memilih, ada beberapa hal yang perlu kamu pahami. Mulai dari cara kerja, jenis, manfaat, premi, sampai hal-hal yang perlu diperhatikan dalam polis.
Apa Itu Asuransi Jiwa Berjangka?
Asuransi jiwa berjangka adalah produk asuransi jiwa yang memberikan manfaat perlindungan selama periode tertentu sesuai ketentuan dalam polis.
OJK menjelaskan bahwa asuransi jiwa berkaitan dengan risiko hidup atau meninggalnya seseorang yang dipertanggungkan. Dalam lini usaha asuransi jiwa, asuransi kematian berjangka atau term life juga menjadi salah satu jenis lini usaha yang diatur.
Secara sederhana, cara kerjanya seperti ini:
Kamu membeli polis dan membayar premi sesuai ketentuan. Sebagai imbalannya, perusahaan asuransi memberikan perlindungan selama periode yang tercantum dalam polis.
Apabila tertanggung meninggal dunia dalam periode pertanggungan dan kondisi tersebut termasuk risiko yang dijamin, manfaat asuransi dapat dibayarkan kepada pihak yang berhak sesuai ketentuan polis.
Sebaliknya, jika masa pertanggungan berakhir dan tertanggung masih hidup, polis dapat berakhir sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, asuransi jiwa berjangka sebaiknya dipahami sebagai perlindungan risiko, bukan sekadar produk untuk mendapatkan uang kembali.
Cara Kerja Asuransi Jiwa Berjangka
Bayangkan kamu berusia 35 tahun, sudah menikah, punya dua anak, dan masih memiliki cicilan rumah selama 15 tahun.
Kamu kemudian membeli asuransi jiwa berjangka dengan masa perlindungan 15 tahun.
Selama periode tersebut, kamu membayar premi sesuai jadwal yang disepakati. Jika terjadi risiko meninggal dunia yang dijamin polis selama masa pertanggungan, pihak yang berhak dapat menerima manfaat asuransi sesuai ketentuan.
Kenapa periode 15 tahun?
Karena tujuan perlindungannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan finansial. Misalnya, sampai cicilan rumah selesai atau sampai anak-anak memasuki usia mandiri.
OJK juga menjelaskan bahwa asuransi jiwa berjangka memberikan perlindungan sementara dan pada akhir periode yang ditetapkan, polis dapat berakhir. Beberapa produk dapat memiliki fitur perpanjangan atau konversi, tetapi ketersediaannya bergantung pada ketentuan polis.
Jadi, jangan hanya melihat nominal premi. Lihat juga berapa lama kamu sebenarnya membutuhkan perlindungan tersebut.
Jenis-Jenis Asuransi Jiwa Berjangka
Asuransi jiwa berjangka nggak selalu punya struktur yang sama. Ada beberapa bentuk yang perlu kamu kenali.
1. Level Term Life Insurance
Jenis ini memberikan manfaat kematian dengan uang pertanggungan yang tetap selama periode polis, sesuai ketentuan produk.
Contohnya, kamu memiliki uang pertanggungan Rp1 miliar dengan masa perlindungan 20 tahun.
Jika risiko yang dijamin terjadi selama masa tersebut, manfaat akan diberikan sesuai ketentuan polis.
Jenis ini relatif mudah dipahami karena jumlah uang pertanggungannya tetap.
2. Decreasing Term Life Insurance
Pada jenis ini, uang pertanggungan dapat menurun secara bertahap selama masa polis.
Model seperti ini bisa digunakan untuk kebutuhan yang nilainya juga menurun dari waktu ke waktu. Salah satu contohnya adalah perlindungan yang dikaitkan dengan kewajiban finansial tertentu.
OJK menjelaskan bahwa pada asuransi jiwa berjangka dengan uang pertanggungan menurun, nilai manfaat dapat berkurang seiring berjalannya periode pertanggungan.
3. Increasing Term Life Insurance
Kebalikannya, ada asuransi jiwa berjangka dengan uang pertanggungan yang meningkat.
Nilai pertanggungan dapat meningkat dengan nilai atau persentase tertentu pada interval yang ditentukan selama masa polis. Konsekuensinya, premi juga dapat meningkat sejalan dengan bertambahnya nilai pertanggungan.
Jenis ini bisa menjadi pertimbangan ketika kebutuhan perlindungan diperkirakan meningkat seiring waktu.
4. Renewable Term Insurance
Beberapa polis memiliki fitur renewable, yaitu memberikan opsi untuk memperpanjang perlindungan setelah periode awal berakhir sesuai syarat yang tercantum dalam polis.
Namun, jangan menganggap semua asuransi jiwa berjangka otomatis bisa diperpanjang.
Cek dulu ketentuan mengenai usia maksimum, perubahan premi, periode perpanjangan, dan persyaratan lainnya.
5. Convertible Term Insurance
Ada juga polis yang menyediakan fitur convertible, yaitu opsi untuk mengubah perlindungan berjangka menjadi produk asuransi jiwa dengan manfaat tetap sesuai ketentuan polis.
Fitur ini juga nggak otomatis tersedia pada semua produk.
Jadi, sebelum membeli, baca bagian mengenai perpanjangan dan konversi dengan teliti.
Apa Manfaat Asuransi Jiwa Berjangka?
Lalu, kenapa orang memilih asuransi jiwa berjangka?
Melindungi kondisi finansial keluarga
Risiko meninggal dunia bisa berdampak pada kondisi finansial keluarga, terutama jika kamu merupakan pencari nafkah utama.
Manfaat asuransi dapat membantu pihak yang berhak menghadapi kebutuhan finansial setelah risiko tersebut terjadi, sesuai ketentuan polis.
OJK sendiri menjelaskan bahwa salah satu tujuan asuransi jiwa adalah membantu menanggung kebutuhan finansial yang muncul akibat seseorang meninggal terlalu cepat.
Bisa disesuaikan dengan periode kebutuhan
Salah satu karakteristik utama asuransi jiwa berjangka adalah adanya periode perlindungan.
Ini membuatnya bisa dipertimbangkan untuk kebutuhan yang juga memiliki batas waktu.
Contohnya:
- perlindungan sampai cicilan rumah selesai;
- perlindungan ketika anak masih sekolah;
- perlindungan selama masa produktif;
- perlindungan selama memiliki kewajiban finansial tertentu.
Membantu mengelola risiko finansial
Kamu tentu nggak bisa menghilangkan risiko meninggal dunia.
Tapi kamu bisa mempersiapkan konsekuensi finansialnya.
Dengan asuransi, sebagian risiko finansial dapat dialihkan kepada perusahaan asuransi berdasarkan kontrak dan ketentuan polis.
Memberikan kepastian perlindungan selama polis aktif
Selama polis masih berlaku dan premi serta kewajiban lainnya terpenuhi sesuai ketentuan, kamu memiliki perlindungan sebagaimana tercantum dalam polis.
Namun, ingat: polis bukan berarti semua kondisi otomatis ditanggung.
Ada ketentuan, pengecualian, masa tunggu jika berlaku, dan persyaratan klaim yang harus dipahami.
Apa Kekurangan Asuransi Jiwa Berjangka?
Setiap produk keuangan punya karakteristik masing-masing. Begitu juga dengan asuransi jiwa berjangka.
Pertama, perlindungannya memiliki batas waktu.
Jika kebutuhan perlindunganmu ternyata lebih panjang daripada masa polis, kamu perlu mengevaluasi kembali kebutuhan perlindungan setelah periode tersebut berakhir.
Kedua, premi bukan berarti otomatis menjadi tabungan yang bisa dicairkan di akhir periode.
Hal ini tergantung pada produk dan manfaat yang tercantum dalam polis. Pada asuransi jiwa berjangka murni, fokus utamanya adalah perlindungan risiko selama periode tertentu.
Ketiga, premi bisa berubah apabila kamu memilih fitur atau struktur perlindungan tertentu. Misalnya, pada produk dengan uang pertanggungan meningkat, premi dapat meningkat sejalan dengan peningkatan pertanggungan.
Karena itu, jangan membandingkan produk hanya berdasarkan premi bulanan.
Berapa Premi Asuransi Jiwa Berjangka?
Nggak ada satu angka premi yang berlaku untuk semua orang.
Besarnya premi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti usia, kondisi dan riwayat kesehatan yang relevan dengan proses underwriting, jumlah uang pertanggungan, masa perlindungan, jenis produk, serta manfaat tambahan jika ada.
Misalnya, kebutuhan perlindungan seseorang yang berusia 25 tahun tentu bisa berbeda dengan seseorang yang berusia 50 tahun.
Begitu juga orang dengan tanggungan keluarga Rp500 juta akan memiliki kebutuhan berbeda dari orang yang memiliki kewajiban finansial beberapa miliar rupiah.
Karena itu, jangan buru-buru memilih polis hanya karena melihat tulisan "premi murah".
Yang lebih penting adalah melihat apakah cakupan perlindungannya sesuai dengan kebutuhanmu.
Cara Memilih Asuransi Jiwa Berjangka
Sebelum membeli, coba lakukan beberapa langkah berikut.
1. Hitung kebutuhan perlindungan
Mulai dari kebutuhan keluarga dan kewajiban finansial.
Kamu bisa mempertimbangkan penghasilan tahunan, jumlah tanggungan, cicilan, utang, biaya pendidikan, dan aset yang sudah dimiliki.
Tujuannya bukan mencari angka yang terlihat paling besar, tetapi memperkirakan berapa dana yang mungkin dibutuhkan keluarga jika penghasilanmu hilang.
2. Tentukan lama perlindungan
Tanyakan ke diri sendiri:
"Berapa lama keluargaku membutuhkan perlindungan?"
Kalau anak masih kecil, misalnya, kamu mungkin ingin mempertimbangkan perlindungan sampai mereka mencapai usia mandiri.
Kalau fokusnya cicilan, kamu bisa mempertimbangkan periode yang berkaitan dengan masa kewajiban tersebut.
3. Sesuaikan premi dengan kemampuan finansial
Jangan mengambil premi yang membuat cash flow bulanan berantakan.
Asuransi seharusnya menjadi bagian dari perencanaan keuangan, bukan malah membuat kebutuhan pokok terganggu.
Pastikan kamu memahami jumlah premi, frekuensi pembayaran, serta kondisi yang dapat menyebabkan polis tidak aktif.
4. Baca manfaat dan pengecualian
Ini bagian yang sering dilewatkan.
Sebelum tanda tangan, baca polis dan dokumen produk. Perhatikan manfaat utama, pengecualian, ketentuan klaim, masa perlindungan, pembayaran premi, serta ketentuan ketika polis berakhir.
OJK melalui POJK 8 Tahun 2024 juga mengatur berbagai aspek produk asuransi, termasuk klausul polis, mekanisme premi atau kontribusi, pemasaran, serta penyelenggaraan produk asuransi secara digital.
5. Cek fitur tambahan
Kalau ada pilihan renewable atau convertible, pahami cara kerjanya.
Jangan cuma melihat nama fiturnya. Cek syarat, batas usia, perubahan premi, periode penggunaan fitur, dan ketentuan lain yang tercantum dalam polis.
6. Pastikan perusahaan asuransinya jelas
Sebelum membeli produk asuransi, pastikan kamu mengetahui siapa perusahaan yang menerbitkan polis dan memahami legalitas serta informasi produknya.
Jangan mudah percaya hanya karena sebuah produk dipromosikan lewat media sosial atau ditawarkan dengan iming-iming tertentu.
Asuransi Jiwa Berjangka vs Asuransi Jiwa Seumur Hidup
Perbedaan paling mendasar ada pada periode perlindungan.
Asuransi jiwa berjangka memberikan perlindungan untuk periode tertentu.
Sementara itu, asuransi jiwa seumur hidup memberikan perlindungan seumur hidup selama polis tetap berlaku. OJK juga menjelaskan bahwa whole life memiliki karakteristik perlindungan seumur hidup dan dapat mengandung unsur tabungan, tergantung produknya.
Jadi, jangan bertanya mana yang "paling bagus".
Pertanyaannya adalah: mana yang sesuai dengan kebutuhan perlindungan, kemampuan membayar premi, dan tujuan keuanganmu?
Apakah Asuransi Jiwa Berjangka Cocok untuk Pemula?
Bisa saja.
Justru konsepnya relatif sederhana: kamu membeli perlindungan untuk periode tertentu dengan manfaat yang telah ditentukan dalam polis.
Tapi sederhana bukan berarti boleh asal beli.
Pemula tetap perlu memahami uang pertanggungan, masa perlindungan, premi, pengecualian, ketentuan klaim, serta kondisi berakhirnya polis.
Kalau kamu belum memahami istilah di dalam polis, jangan ragu meminta penjelasan sebelum mengambil keputusan.
FAQ Asuransi Jiwa Berjangka
Apa yang dimaksud dengan asuransi jiwa berjangka?
Asuransi jiwa berjangka adalah perlindungan jiwa yang berlaku selama periode tertentu sesuai ketentuan polis. Dalam lini usaha asuransi jiwa, OJK mengenalnya sebagai asuransi kematian berjangka atau term life.
Apakah asuransi jiwa berjangka memberikan uang saat polis berakhir?
Tidak selalu. Manfaat yang diterima bergantung pada jenis produk dan ketentuan polis. Pada perlindungan jiwa berjangka, fokus utamanya adalah manfaat atas risiko yang dijamin selama periode pertanggungan.
Apakah premi asuransi jiwa berjangka mahal?
Belum tentu. Premi dipengaruhi berbagai faktor, seperti usia, jumlah pertanggungan, masa perlindungan, profil risiko, dan manfaat yang dipilih. Karena itu, premi perlu dilihat bersama cakupan perlindungannya.
Apakah asuransi jiwa berjangka bisa diperpanjang?
Beberapa produk menyediakan fitur renewable atau perpanjangan, tetapi tidak semua polis memilikinya. Syarat dan ketentuannya harus dicek di polis.
Apakah asuransi jiwa berjangka bisa dikonversi?
Beberapa produk menyediakan fitur convertible, yaitu opsi mengubah polis berjangka menjadi bentuk perlindungan lain sesuai ketentuan. Namun, fitur ini tidak otomatis tersedia di semua produk.
Berapa lama sebaiknya memilih masa perlindungan?
Tergantung kebutuhan. Kamu bisa mempertimbangkan durasi tanggungan keluarga, masa cicilan, usia anak, masa produktif, dan tujuan finansial lainnya.
Apa yang harus diperhatikan sebelum membeli?
Perhatikan perusahaan penerbit, manfaat, uang pertanggungan, masa perlindungan, premi, pengecualian, ketentuan klaim, serta kondisi ketika polis berakhir atau tidak aktif.
Kesimpulan
Asuransi jiwa berjangka adalah perlindungan jiwa untuk periode tertentu. Karakteristik ini membuatnya bisa digunakan untuk kebutuhan yang juga memiliki batas waktu, seperti perlindungan keluarga selama masa produktif, masa anak masih bergantung secara finansial, atau periode cicilan tertentu.
Ada beberapa bentuk asuransi jiwa berjangka, termasuk dengan uang pertanggungan tetap, menurun, maupun meningkat. Beberapa polis juga menawarkan fitur perpanjangan atau konversi.
Yang paling penting, jangan memilih hanya berdasarkan premi paling murah.
Hitung kebutuhan perlindunganmu, tentukan durasinya, sesuaikan dengan kemampuan finansial, lalu baca seluruh ketentuan polis sebelum membeli.
Dengan begitu, asuransi bukan sekadar produk yang kamu punya, tetapi bagian dari perencanaan untuk menghadapi risiko finansial yang mungkin terjadi.
Mulai Kenali Produk Keuangan Lainnya
Selain memahami proteksi melalui asuransi, penting juga untuk terus meningkatkan literasi keuangan dan mengenali berbagai instrumen pengelolaan aset sesuai profil risiko serta tujuan finansialmu.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ adalah aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga: Asuransi Jiwa Seumur Hidup: Benarkah Bisa Melindungi Sampai Tua?







