Harga Bitcoin hari ini, Rabu (29/7) bergerak melemah menjelang pengumuman kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan pada Kamis (30/7) dini hari. Pelaku pasar memilih mengurangi eksposur terhadap aset berisiko sambil menunggu hasil rapat bank sentral Amerika Serikat tersebut.
Bitcoin sempat dibuka di level US$63.706 pada perdagangan Selasa, turun sekitar 2,5% dibandingkan pembukaan hari sebelumnya. Mata uang kripto terbesar di dunia itu kemudian melanjutkan pelemahan hingga menyentuh kisaran US$63.327.
Tekanan jual dipicu oleh meningkatnya likuidasi posisi leverage, arus keluar dana dari ETF Bitcoin spot, serta ketidakpastian terkait arah kebijakan suku bunga The Fed.
Keputusan The Fed Jadi Sorotan Pasar
Dilaporkan Coingape, The Fed memulai rapat kebijakan moneternya pada 28 Juli, dengan hasil keputusan dijadwalkan diumumkan pada Rabu waktu Amerika Serikat.
Pasar menilai pertemuan kali ini cukup sulit diprediksi. Sebagian besar pelaku pasar masih memperkirakan suku bunga akan dipertahankan di kisaran 3,50% hingga 3,75%. Namun, peluang kenaikan suku bunga masih terbuka seiring tingginya imbal hasil obligasi dan kekhawatiran terhadap inflasi.
Selain keputusan suku bunga, investor juga menantikan pernyataan Ketua The Fed, Kevin Warsh, yang diyakini dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter dalam beberapa bulan ke depan.
Apabila The Fed secara mengejutkan menaikkan suku bunga, dolar AS berpotensi menguat dan memberikan tekanan lebih besar terhadap harga Bitcoin. Sebaliknya, jika suku bunga tetap dipertahankan, perhatian pasar akan beralih pada nada pernyataan Warsh yang tetap berpotensi memicu volatilitas.

ETF Bitcoin Catat Arus Keluar
Di sisi lain, sentimen terhadap Bitcoin juga dibebani oleh arus keluar dari ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat.
Pada 27 Juli, ETF Bitcoin spot mencatat net outflow sebesar US$11,64 juta. Produk iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock menjadi penyumbang terbesar dengan arus keluar mencapai US$8,82 juta.
Berbeda dengan Bitcoin, ETF Ethereum spot justru mencatat net inflow sebesar US$9,23 juta. ETF ETHA milik BlackRock memimpin dengan arus masuk dana sebesar US$11,75 juta, menunjukkan minat investor terhadap Ethereum masih relatif lebih kuat.

Harga Bitcoin Hari Ini Berada di Area Support Penting
Secara teknikal, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$63.390 pada grafik empat jam setelah gagal mempertahankan level US$64.000.
Saat ini, area US$63.000 menjadi support penting yang terus diuji pasar. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 35,38 yang menunjukkan permintaan masih lemah meski belum memasuki wilayah oversold.
Sementara itu, indikator MACD masih bergerak di bawah garis sinyal dengan histogram negatif, mengindikasikan momentum bearish masih mendominasi.
Jika Bitcoin gagal mempertahankan level US$63.000, harga berpotensi turun menuju US$62.700 hingga area support berikutnya di US$62.000. Penurunan lebih lanjut di bawah US$62.000 dapat membuka peluang koreksi menuju US$61.000.

Sebaliknya, apabila Bitcoin mampu kembali menembus level US$64.000, target kenaikan berikutnya berada di kisaran US$65.000. Jika momentum beli semakin kuat, harga berpeluang melanjutkan reli menuju US$66.000.
Untuk saat ini, pergerakan harga Bitcoin masih cenderung netral hingga bearish, dengan arah selanjutnya sangat bergantung pada hasil rapat The Fed serta sinyal kebijakan yang disampaikan bank sentral AS.
Hal yang Perlu Dipahami Investor Pemula
Bagi investor baru, keputusan suku bunga The Fed penting untuk diperhatikan karena sering memengaruhi pergerakan harga Bitcoin dan aset kripto lainnya. Saat suku bunga naik, banyak investor memilih memindahkan dananya ke aset yang dianggap lebih aman. Akibatnya, harga aset kripto bisa mengalami tekanan.
Sebaliknya, jika suku bunga tetap atau bahkan turun, minat investor terhadap aset berisiko seperti kripto biasanya meningkat sehingga harga berpotensi menguat.
Namun, jangan terburu-buru mengambil keputusan hanya karena pergerakan harga dalam jangka pendek. Sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu, pahami risiko investasi, dan sesuaikan strategi investasi dengan tujuan serta profil risiko kamu. Dengan begitu, kamu bisa membuat keputusan yang lebih bijak di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.
Pantau Harga Bitcoin dengan Mudah di FLOQ
Pergerakan harga Bitcoin bisa berubah dengan cepat, terutama saat pasar menanti keputusan penting seperti rapat The Fed. Karena itu, penting bagi investor untuk menggunakan platform yang memudahkan pemantauan harga sekaligus bertransaksi secara aman.
Melalui aplikasi FLOQ, kamu bisa memantau harga Bitcoin secara real-time, membeli dan menjual aset kripto dengan mudah, serta mengakses berbagai informasi dan edukasi seputar pasar kripto untuk membantu mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Mau mulai investasi kripto dengan aman dan praktis? Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).






