Peluang The Fed menaikkan suku bunga pada September 2026 kembali berubah drastis. Data CME FedWatch menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga kini berada di kisaran 50%, setelah sempat melonjak hingga 70% sehari sebelumnya.
Perubahan ekspektasi kebijakan moneter tersebut turut beriringan dengan penguatan Bitcoin (BTC), yang kembali bergerak di atas level US$80.000 dan mendekati US$82.000.
Menurut data CME FedWatch, pasar kini hampir terbagi rata antara kemungkinan The Fed mempertahankan suku bunga acuan di level 3,50%-3,75% dan menaikkannya 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4,00% pada pertemuan 16 September mendatang.
Pergerakan tersebut menunjukkan tingginya ketidakpastian investor menjelang keputusan The Fed. Sebelumnya, probabilitas kenaikan suku bunga berada di sekitar 37% sepekan lalu sebelum meningkat tajam menjadi 70% pada Kamis.
Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Kembali Berubah
Selain probabilitas kenaikan suku bunga September, pasar juga mengubah perkiraan mengenai langkah The Fed berikutnya.
Data FedWatch kini menunjukkan kenaikan suku bunga ke kisaran 4,00%-4,25% baru diperkirakan menjadi skenario yang paling mungkin pada pertemuan Maret 2027.
Odds of a rate hike in September dropped today, returning to a 50/50 split. The second expected rate hike is now not fully priced in until March rather than December.
— Satoshi Stacker (@StackerSatoshi) September 3, 2026
This represents a notable shift away from the strong hawkishness expressed by the markets earlier this week. pic.twitter.com/VVuLawauDt
Sebelumnya, pasar sempat memperkirakan kenaikan kedua dapat terjadi pada Desember 2026. Pergeseran tersebut menunjukkan bahwa investor mulai menyesuaikan ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter AS.
Perubahan ekspektasi suku bunga menjadi salah satu faktor penting bagi aset berisiko, termasuk Bitcoin. Ketika peluang kenaikan suku bunga menurun, tekanan terhadap imbal hasil Treasury dan dolar AS berpotensi ikut mereda.
Kondisi tersebut dapat menjadi katalis positif bagi Bitcoin karena aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar ini semakin sensitif terhadap perubahan kondisi likuiditas global dan ekspektasi kebijakan moneter.
Konflik Iran dan Harga Minyak Jadi Perhatian Pasar
Dilaporkan BeInCrypto, volatilitas ekspektasi suku bunga juga terjadi di tengah ketidakpastian geopolitik akibat konflik Iran. Pergerakan harga minyak dan imbal hasil obligasi AS membuat investor terus menyesuaikan proyeksi inflasi.
Harga minyak yang lebih tinggi berpotensi meningkatkan tekanan inflasi, sehingga dapat memperumit keputusan The Fed terkait arah suku bunga.
Di sisi lain, pernyataan dan perdebatan mengenai kebijakan moneter AS menunjukkan bahwa pasar masih menghadapi ketidakpastian mengenai apakah bank sentral akan mempertahankan kebijakan ketat atau mulai memberikan ruang bagi pelonggaran.
Situasi tersebut membuat data inflasi AS berikutnya menjadi salah satu indikator penting yang akan diperhatikan investor sebelum pertemuan FOMC September.
Bitcoin Kembali di Atas US$80.000

Bitcoin bergerak searah dengan perubahan ekspektasi suku bunga. BTC berhasil menembus US$80.000 pada pekan ini dan pada Jumat diperdagangkan di sekitar US$81.000, dengan kenaikan sekitar 5% dalam 24 jam.
Penguatan Bitcoin juga terjadi setelah munculnya sentimen mengenai kemungkinan berakhirnya konflik Iran, yang turut meningkatkan minat terhadap aset berisiko.
Jika ekspektasi kenaikan suku bunga kembali melemah, tekanan dari dolar AS dan imbal hasil Treasury berpotensi berkurang. Kondisi tersebut dapat memberikan ruang bagi Bitcoin untuk mempertahankan momentum di atas US$80.000.
Namun, reli Bitcoin masih menghadapi risiko jika data inflasi AS kembali menunjukkan tekanan yang lebih tinggi atau perkembangan konflik Iran mendorong kenaikan harga minyak secara signifikan.
Dengan keputusan The Fed baru akan berlangsung pada 16 September, pasar kripto masih memiliki waktu untuk merespons sejumlah data ekonomi dan perkembangan geopolitik sebelum menentukan arah berikutnya.
Untuk saat ini, level US$80.000 menjadi area penting bagi Bitcoin. Kemampuan BTC bertahan di atas level tersebut dapat menjadi sinyal penting apakah reli terbaru memiliki kekuatan untuk berlanjut menuju US$82.000 dan level yang lebih tinggi.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: Peluang The Fed Naikkan Suku Bunga September Makin Besar, Bitcoin Terancam?




