Bitcoin dan XRP di Ujung Tanduk? Ini yang Bisa Terjadi Usai Vote CLARITY Act

Berita

15 Sep 2026

4 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Harga Bitcoin dan XRP hari ini, Selasa (15/9) menjadi sorotan pasar kripto menjelang pemungutan suara prosedural terhadap CLARITY Act di Senat Amerika Serikat (AS) pada Selasa, 15 September 2026 waktu setempat.

Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$78.700, sementara XRP berada di kisaran US$1,41 pada Senin (14/9). Keduanya menguat seiring meningkatnya perhatian investor terhadap perkembangan regulasi aset kripto di AS.

Pasar kripto secara keseluruhan juga naik sekitar 1,32% dalam 24 jam menjadi US$2,65 triliun. Optimisme terkait perkembangan CLARITY Act menjadi salah satu sentimen yang diperhatikan pelaku pasar.

Namun, hasil pemungutan suara tersebut belum berarti CLARITY Act langsung menjadi undang-undang. Jika berhasil melewati tahap prosedural, Senat akan memiliki ruang untuk melanjutkan pembahasan rancangan regulasi tersebut.

18 Jaksa Agung Negara Bagian AS Tolak CLARITY Act

Dilaporkan Coingape, sentimen positif terhadap CLARITY Act menghadapi tantangan setelah 18 jaksa agung negara bagian AS menyatakan penolakan terhadap versi rancangan undang-undang saat ini.

Koalisi bipartisan tersebut dipimpin oleh Jaksa Agung New York Letitia James. Mereka menilai sejumlah ketentuan dalam CLARITY Act berpotensi membatasi kewenangan negara bagian dalam menangani penipuan kripto dan melindungi investor.

Para jaksa agung juga menyoroti ketentuan yang dinilai dapat memberikan kewenangan kepada Securities and Exchange Commission (SEC) untuk mengesampingkan sejumlah persyaratan pendaftaran di tingkat negara bagian.

Penolakan tersebut dapat membuat pasar lebih berhati-hati dalam membaca hasil voting. Jika pemungutan suara prosedural gagal, proses legislasi dapat tertunda dan kembali memunculkan ketidakpastian mengenai arah regulasi kripto di AS.

Keputusan The Fed Jadi Sentimen Berikutnya

Selain CLARITY Act, pasar kripto juga menghadapi keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) pada Rabu (16/9).

Federal Open Market Committee (FOMC) dijadwalkan menggelar pertemuan pada 15–16 September. Suku bunga acuan AS saat ini berada di kisaran 3,50%–3,75%.

Pelaku pasar memperkirakan adanya kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, yang berpotensi membawa kisaran suku bunga menjadi 3,75%–4,00%.

Kenaikan suku bunga umumnya dapat meningkatkan daya tarik aset berbasis imbal hasil dan menekan permintaan terhadap aset berisiko seperti kripto. Karena itu, selain keputusan suku bunga, investor akan mencermati proyeksi ekonomi dan pernyataan The Fed untuk melihat arah kebijakan selanjutnya.

Dana ETF Bitcoin Keluar, XRP Justru Dapat Aliran Masuk

Pergerakan dana pada produk exchange-traded fund (ETF) kripto juga menunjukkan perbedaan minat investor terhadap Bitcoin dan XRP.

ETF Bitcoin spot di AS mencatat arus keluar bersih sekitar US$463 juta sepanjang pekan 7–11 September 2026. Arus keluar tersebut mengakhiri tren inflow selama tiga pekan berturut-turut.

Sebaliknya, ETF XRP spot mencatat inflow sekitar US$18,98 juta pada periode yang sama.

Perbedaan arus dana ini menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi pergerakan kedua aset. Arus keluar yang berlanjut dari ETF Bitcoin berpotensi membatasi penguatan harga, sementara arus masuk ke produk XRP dapat memberikan sentimen yang lebih positif.

Meski demikian, arus dana ETF tidak secara langsung menggambarkan keseluruhan posisi investor di pasar kripto.

Level Harga Bitcoin dan XRP yang Perlu Diperhatikan

Dari sisi teknikal, US$78.850 menjadi area resistance terdekat Bitcoin. Jika level tersebut berhasil ditembus, Bitcoin berpotensi menguji US$80.000, dengan area US$82.000 menjadi level berikutnya yang perlu diperhatikan.

Sebaliknya, jika Bitcoin gagal bertahan di atas US$78.000, tekanan jual berpotensi membawa harga menuju US$76.400. Jika level tersebut kembali ditembus ke bawah, area US$75.000 dapat menjadi perhatian berikutnya.

Sementara itu, XRP menghadapi resistance terdekat di US$1,42, kemudian US$1,45 dan US$1,50.

Selama mampu bertahan di atas US$1,40, XRP masih memiliki peluang melanjutkan penguatan. Namun, apabila turun di bawah US$1,34, prospek jangka pendek dapat melemah dengan potensi menguji area US$1,30.

Pergerakan Bitcoin dan XRP dalam beberapa hari ke depan akan sangat bergantung pada hasil voting CLARITY Act, arus dana ETF, serta keputusan dan panduan kebijakan dari The Fed.

Sejumlah katalis besar yang berlangsung berdekatan, pasar kripto berpotensi mengalami volatilitas lebih tinggi menjelang dan setelah keputusan kebijakan AS tersebut.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Bitcoin dan XRP, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Next 100X Bukan Selalu Bitcoin, Ini Sektor Kripto yang Mulai Dilirik

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device