Bitcoin Koreksi ke US$77.300, PPI AS Bikin Pasar Takut The Fed Naikkan Suku Bunga

Berita

11 Sep 2026

3 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Harga Bitcoin, Ethereum, dan XRP kembali mengalami tekanan pada hari ini, Jumat (11/9) setelah data inflasi produsen Amerika Serikat (AS) menunjukkan kenaikan yang lebih tinggi dari perkiraan secara tahunan. Data tersebut turut meningkatkan perhatian pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan September 2026.

Berdasarkan data terbaru, Producer Price Index (PPI) AS naik 5,4% secara tahunan, sedikit di atas konsensus pasar sebesar 5,3%. Secara bulanan, PPI tercatat meningkat 0,4%, sesuai dengan ekspektasi ekonom.

Sementara itu, inflasi inti PPI naik 0,2% secara bulanan setelah sebelumnya mencatat penurunan 0,3%. Secara tahunan, Core PPI tidak mengalami perubahan dan masih sesuai dengan proyeksi pasar.

Kenaikan tekanan harga produsen tersebut membuat investor kembali mencermati arah kebijakan moneter AS, terutama menjelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15–16 September 2026.

Bitcoin Turun 2,7%, Ethereum dan XRP Ikut Tertekan

Pasar kripto langsung merespons negatif setelah data PPI AS dirilis. Harga Bitcoin (BTC) turun sekitar 2,7% dalam 24 jam dan diperdagangkan di sekitar US$77.300.

Tekanan juga terjadi pada aset kripto utama lainnya. Ethereum (ETH) turun sekitar 2,1% ke level US$2.450, sedangkan XRP terkoreksi sekitar 3,9% menjadi sedikit di atas US$1,37.

Pergerakan Bitcoin juga menunjukkan meningkatnya tekanan jual dalam jangka pendek. BTC sebelumnya beberapa kali mencoba menembus area resistensi US$79.000–US$80.000, tetapi gagal mempertahankan momentum kenaikan.

Setelah itu, Bitcoin bergerak di bawah level support US$77.500 dan membentuk level terendah baru. Kondisi tersebut menunjukkan dominasi penjual setelah rilis data inflasi AS.

Jika tekanan jual berlanjut dan pembeli tidak mampu mempertahankan area support, Bitcoin berpotensi menghadapi tekanan lebih lanjut.

Peluang The Fed Naikkan Suku Bunga Meningkat

Perhatian investor kini beralih ke keputusan The Fed pada pertemuan FOMC September. Berdasarkan CME FedWatch, pelaku pasar memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga ke kisaran 3,75%–4,00% berada di sekitar 74%.

Probabilitas tersebut sebelumnya berada di level yang lebih tinggi, yakni sekitar 80%, sebelum data PPI dirilis. Sementara itu, peluang suku bunga bertahan atau berada di kisaran 3,50%–3,75% meningkat menjadi 26% dari sebelumnya 20%.

Meski demikian, data PPI bukan satu-satunya indikator yang akan menjadi perhatian pasar. Investor juga menunggu data Consumer Price Index (CPI) AS yang dijadwalkan dirilis Jumat.

Data CPI dapat menjadi faktor penting dalam menentukan apakah ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed kembali berubah.

Bitcoin Masih Dibayangi Data Inflasi AS

Kenaikan suku bunga umumnya menjadi sentimen negatif bagi aset berisiko, termasuk Bitcoin dan aset kripto lainnya. Suku bunga yang lebih tinggi dapat mendorong penguatan dolar AS dan meningkatkan imbal hasil obligasi pemerintah, sehingga daya tarik aset berisiko berpotensi berkurang.

Dengan kondisi tersebut, data inflasi AS berikutnya akan menjadi perhatian utama pelaku pasar kripto.

Jika inflasi kembali menunjukkan tekanan yang tinggi, ekspektasi kebijakan moneter ketat dapat semakin menguat dan memberikan tekanan terhadap Bitcoin, Ethereum, serta XRP.

Sebaliknya, apabila data inflasi menunjukkan perlambatan, pasar berpotensi mendapatkan ruang untuk kembali memperkirakan kebijakan moneter yang lebih longgar.

Untuk saat ini, level US$77.500 menjadi area penting yang perlu diperhatikan Bitcoin, sementara pergerakan berikutnya akan sangat bergantung pada respons pasar terhadap data CPI dan prospek keputusan The Fed pada September.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Bitcoin, maupun aset kripto lainnya secarareal-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai BTC dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: PONS Naik 1.300% dalam Sebulan, Rally Masih Bisa Berlanjut?

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device