Harga sejumlah aset kripto utama melemah pada perdagangan hari ini. Bitcoin, Ethereum, dan XRP mengalami penurunan di tengah aksi konsolidasi pasar dan tekanan teknikal setelah reli sebelumnya.
Kapitalisasi pasar kripto global tercatat turun 1,2 persen dalam 24 jam menjadi sekitar 2,75 triliun dollar AS. Sementara itu, volume perdagangan mencapai 95,24 miliar dollar AS.
Bitcoin (BTC) berada di level 78.218,90 dollar AS. Ethereum (ETH) diperdagangkan di sekitar 2.470,18 dollar AS, sedangkan XRP berada di kisaran 1,39 dollar AS.
Harga Bitcoin Turun, Masih Tertekan Resistance
Dilaporkan Coinpedia, Bitcoin masih bergerak di bawah zona resistance 80.000-82.000 dollar AS. Di sisi lain, area support utama berada di kisaran 73.000-75.000 dollar AS.
Penurunan Bitcoin dinilai berkaitan dengan sinyal teknikal yang menunjukkan kondisi pasar mulai mengalami pendinginan setelah penguatan sebelumnya.

Analisis grafik menunjukkan indikator Relative Strength Index (RSI) pada time frame tiga hari telah memasuki kondisi overbought. Selain itu, muncul bearish divergence sekitar satu pekan lalu setelah Bitcoin mengalami short squeeze.
Kombinasi indikator tersebut mengindikasikan Bitcoin berpotensi melanjutkan konsolidasi atau mengalami koreksi ringan dalam jangka pendek. Namun, kondisi tersebut belum menunjukkan perubahan terhadap tren jangka panjang Bitcoin.
Dari sisi likuidasi, area 77.200-77.400 dollar AS menjadi level yang perlu diperhatikan. Jika tekanan jual berlanjut, likuiditas berikutnya berada di sekitar 76.100 dollar AS.
Pergerakan Bitcoin menuju area 76.000-77.000 dollar AS masih menjadi salah satu skenario yang mungkin terjadi dalam jangka pendek.
Ethereum Masih Berpeluang Menguat
Ethereum juga mengalami penurunan dan diperdagangkan di sekitar 2.470,18 dollar AS. Kendati demikian, struktur pergerakan Ethereum masih dinilai bullish.
Resistance penting Ethereum berada di kisaran 2.520-2.530 dollar AS. Level tersebut telah beberapa kali menahan kenaikan harga dalam beberapa pekan terakhir.

Namun, semakin sering Ethereum menguji resistance tanpa mengalami penolakan tajam dapat membuat level tersebut semakin lemah. Kondisi ini membuka peluang terjadinya breakout apabila tekanan beli kembali meningkat.
Investor tetap perlu memperhatikan potensi bearish divergence. Risiko tersebut dapat muncul apabila RSI Ethereum tidak mampu menembus level tertinggi sebelumnya ketika harga mencoba melakukan breakout.
XRP Bertahan di Support Penting
XRP diperdagangkan di sekitar 1,39 dollar AS dan masih bergerak sideways dalam jangka pendek.
Pada grafik mingguan, area 1,30-1,40 dollar AS menjadi zona support penting bagi XRP. Sementara itu, support terdekat berada di sekitar 1,34-1,35 dollar AS.

Di sisi atas, XRP menghadapi resistance pada kisaran 1,46-1,47 dollar AS.
Penurunan dominasi Bitcoin atau Bitcoin dominance juga menjadi faktor yang dapat memberikan ruang bagi altcoin seperti XRP untuk bertahan lebih baik selama pasar mengalami fase pendinginan.
Kondisi tersebut, XRP tidak selalu harus mengikuti penurunan Bitcoin secara penuh apabila minat terhadap altcoin tetap terjaga.
Buyback Obligasi AS Jadi Faktor Makro
Selain faktor teknikal, pergerakan pasar kripto juga berlangsung di tengah perkembangan pasar obligasi Amerika Serikat.
Departemen Keuangan AS atau US Treasury membeli kembali surat utang jangka pendek senilai 12,5 miliar dollar AS. Treasury juga diperkirakan melakukan pembelian kembali obligasi jangka panjang hingga 6 miliar dollar AS pada hari berikutnya.
Nilai buyback tersebut disebut sekitar tiga kali lipat dari ukuran biasanya.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengelola likuiditas di pasar obligasi sekaligus membantu menjaga imbal hasil atau yield tetap terkendali.
Perkembangan likuiditas dan yield obligasi AS menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi sentimen terhadap aset berisiko, termasuk aset kripto.
Penurunan harga Bitcoin, Ethereum, dan XRP saat ini lebih mencerminkan kombinasi aksi ambil untung, sinyal teknikal, dan kondisi makroekonomi, bukan semata-mata perubahan terhadap tren jangka panjang pasar kripto.
Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Bitcoin, maupun aset kripto lainnya secarareal-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai BTC dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: Harga iPhone 18 Tembus 0,016 BTC, Lebih Mahal dalam Bitcoin Tahun Ini





