Harga Solana (SOL) kembali menjadi perhatian pasar setelah aktivitas akumulasi oleh investor besar atau whale mencapai ratusan ribu SOL. Dalam tiga pekan terakhir, seorang whale dilaporkan mengakumulasi 285.503 SOL senilai sekitar US$28,82 juta atau setara sekitar Rp455 miliar.
Akumulasi tersebut terjadi ketika harga SOL masih bertahan di atas level psikologis US$100, sehingga memunculkan spekulasi bahwa investor besar tengah mempersiapkan potensi pemulihan harga menuju level yang lebih tinggi.
Berdasarkan laporan Coinpedia, whale dengan alamat HURDw disebut membeli seluruh posisi tersebut melalui Hyperliquid. Aktivitas ini menambah perhatian terhadap prospek SOL di tengah sejumlah katalis fundamental yang berkembang di ekosistem Solana.
Salah satu perkembangan yang turut menjadi sorotan adalah kabar bahwa Fundstrat disebut berpotensi mengalihkan fokus dari Ethereum menuju Solana. Namun, informasi tersebut belum mengonfirmasi bahwa perpindahan tersebut telah benar-benar dilakukan.

Selain aktivitas whale, DeFi Development Corp juga mendapat perhatian setelah meluncurkan penawaran CHAD senilai US$11 juta. Instrumen tersebut disebut sebagai instrumen kredit digital berbasis SOL, dengan dana hasil penawaran yang akan digunakan untuk membeli Solana.
Meski demikian, aktivitas akumulasi whale maupun pembelian oleh perusahaan tidak serta-merta menjamin harga SOL akan langsung memasuki tren bullish berkelanjutan.
Ekosistem RWA Solana Tembus US$4,35 Miliar
Dari sisi fundamental, pertumbuhan ekosistem real-world assets (RWA) di jaringan Solana juga menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Nilai total aset dalam ekosistem RWA Solana dilaporkan telah menembus US$4,35 miliar, sekaligus mencetak rekor tertinggi baru. Jumlah pemegang aset RWA di jaringan tersebut juga telah melampaui 420.000 holder.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan aktivitas tokenisasi aset dunia nyata di jaringan Solana terus berkembang. Kombinasi antara ekspansi RWA dan akumulasi whale menjadi salah satu alasan investor kembali melihat potensi SOL dalam jangka menengah.
Namun, perkembangan fundamental tersebut tetap perlu diikuti oleh konfirmasi dari pergerakan harga.
US$100 Jadi Level Penentu Harga SOL
Secara teknikal, harga kripto SOL masih menghadapi level penting di US$100. Pergerakan harga Solana sebelumnya mendapat dukungan setelah terbentuknya golden cross pada pertengahan Agustus, ketika EMA 50 hari bergerak melewati EMA 200 hari.
Memasuki September, SOL masih berusaha mempertahankan momentum pemulihan di atas US$100. Level ini menjadi area penting yang dapat menentukan arah pergerakan berikutnya.

Jika pembeli mampu mempertahankan SOL di atas US$100 dan mendorong harga lebih tinggi, target berikutnya berada di sekitar US$130. Level tersebut berdekatan dengan area tengah pola falling wedge yang telah terbentuk selama beberapa bulan.
Apabila SOL mampu menembus resistance tersebut dengan kuat, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju US$150.
Sebaliknya, kegagalan mempertahankan US$100 dapat membuka ruang koreksi menuju US$80. Jika tekanan jual semakin kuat dan US$80 ikut ditembus, SOL berisiko melanjutkan penurunan menuju area US$50.
Dengan demikian, aktivitas whale senilai hampir US$29 juta, pertumbuhan RWA Solana hingga US$4,35 miliar, serta struktur teknikal yang mulai membaik menjadi tiga faktor yang saat ini mendukung prospek SOL.
Namun, US$100 tetap menjadi level kunci. Kemampuan SOL untuk bertahan dan menembus resistance berikutnya akan menentukan apakah harga mampu bergerak menuju US$130 hingga US$150, atau justru kembali menghadapi tekanan menuju US$80 dan US$50.
Bagi investor yang ingin memantau pergerakan Solana, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai SOL dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: Bitcoin Tetap di Atas US$78 Ribu Saat AS Serang Iran, Ada Sinyal Menuju US$100 Ribu?





