Pasar kripto memasuki Agustus 2026 dengan tren yang semakin mengutamakan fundamental dibanding sekadar hype. Di tengah dominasi Bitcoin sebagai aset kripto terbesar, sejumlah altcoin mulai menarik perhatian investor institusional berkat pertumbuhan utilitas, adopsi perusahaan, hingga pengembangan infrastruktur tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets/RWA).
Beberapa proyek bahkan mencatat peningkatan aktivitas on-chain, pendapatan protokol, serta kemitraan strategis yang memperkuat prospek jangka panjang. Berikut daftar altcoin yang dinilai layak dipantau sepanjang Agustus 2026, seperti dilaporkan Coinpedia.
Ethereum (ETH)
Ethereum masih menjadi blockchain utama untuk sektor decentralized finance (DeFi), stablecoin, dan tokenisasi aset dunia nyata.
Minat institusi terhadap ETH kembali meningkat setelah ETF spot Ethereum mencatat arus dana masuk (net inflow) sebesar US$365,17 juta sepanjang Juli 2026. Angka tersebut berbalik positif setelah pada Juni lalu ETF Ethereum mengalami arus keluar sebesar US$528,99 juta.
Sejak pertama kali diluncurkan, total dana yang masuk ke ETF Ethereum kini telah melampaui US$11,21 miliar. Di sisi lain, investor kripto Arthur Hayes juga kembali menambah kepemilikan ETH dengan membeli 1.337 ETH.
Solana (SOL)

Solana terus memperluas penggunaannya di luar ekosistem memecoin. Blockchain ini kini semakin banyak dimanfaatkan untuk pembayaran digital, gaming, tokenisasi saham, hingga aset dunia nyata.
Pembaruan jaringan Alpenglow yang akan segera diluncurkan juga diharapkan mampu menghadirkan finalitas transaksi hampir seketika, sekaligus meningkatkan daya tarik Solana di kalangan investor institusional.
XRP
Ripple terus mengembangkan ekosistem XRP agar tidak hanya bergantung pada transaksi lintas negara.
Selain pertumbuhan stablecoin RLUSD, Ripple juga memperkuat infrastruktur tokenisasi bagi perbankan dan institusi keuangan. Strategi ini dinilai memperluas penggunaan XRP dalam penyelesaian transaksi aset digital dan layanan blockchain perusahaan.
Hyperliquid (HYPE)
Hyperliquid menjadi salah satu decentralized exchange (DEX) derivatif dengan pertumbuhan tercepat di industri kripto.
Token HYPE tercatat melonjak sekitar 1.519% sejak peluncurannya pada November 2024. Sementara itu, protokol Hyperliquid telah membukukan pendapatan kumulatif lebih dari US$1 miliar, dengan sekitar 99% biaya transaksi digunakan untuk membeli kembali token HYPE di pasar.
Selain itu, aset tokenisasi kini menyumbang sekitar 54% volume perdagangan mingguan Hyperliquid atau setara hampir US$26 miliar.
Meski demikian, investor tetap perlu mencermati jadwal unlock token hingga 2027 serta perhatian regulator di Singapura dan Inggris terhadap proyek tersebut.

Baca juga: Apa Itu Alpaca Coin yang Bikin Crypto Enthusiast Lirik-Lirik?
Ondo Finance (ONDO)
Ondo Finance menjadi salah satu pemain utama dalam sektor tokenisasi aset dunia nyata.
Protokol ini menguasai lebih dari 70% pasar tokenisasi ekuitas dengan total value locked (TVL) melampaui US$4 miliar.
Ondo juga mencatat sejumlah perkembangan penting, mulai dari peluncuran model tokenisasi berbasis kustodian pihak ketiga yang didukung SEC, pengembangan Ondo Network dan Ondo Perps, hingga proposal pembakaran permanen 100 juta token ONDO.
Bittensor (TAO)
Narasi kecerdasan buatan (AI) masih menjadi salah satu tema besar di pasar kripto, dan Bittensor menjadi salah satu proyek yang paling menonjol.
Peningkatan aktivitas subnet, pertumbuhan infrastruktur AI, serta bertambahnya jumlah pengembang memperkuat posisi TAO sebagai proyek AI terdesentralisasi.
Chainlink (LINK)
Chainlink tetap menjadi penyedia oracle blockchain terbesar sekaligus infrastruktur penting bagi tokenisasi aset.
Melalui Cross-Chain Interoperability Protocol (CCIP), Chainlink terus memperluas perannya dalam mendukung institusi keuangan yang mulai mengadopsi teknologi blockchain.
SUI
SUI semakin menunjukkan daya tarik di kalangan institusi.
Salah satu pencapaian terbarunya adalah tokenisasi dana investasi private market senilai US$75 juta milik sovereign wealth fund Abu Dhabi, Mubadala.
Selain itu, peluncuran testnet Hashi untuk pasar pinjaman berbasis Bitcoin juga memperkuat posisi SUI dalam ekosistem keuangan digital yang teregulasi.

Hedera (HBAR)
Hedera memasuki siklus pasar terbaru dengan struktur token yang dinilai lebih sehat setelah sebagian besar proses distribusi token selesai dilakukan.
Didukung jaringan kemitraan dengan berbagai perusahaan besar, HBAR dinilai memiliki prospek lebih baik dibanding siklus pasar sebelumnya.
Uniswap (UNI)
Uniswap kembali mencuri perhatian setelah mengaktifkan mekanisme fee switch pada Uniswap v4.
Setelah pembaruan tersebut, harga UNI sempat naik hampir 19%. Di sisi lain, data on-chain menunjukkan jumlah dompet baru hampir dua kali lipat dibanding rata-rata Juli, sementara alamat aktif dan transaksi whale juga meningkat signifikan.
Kenaikan aktivitas tersebut dinilai mencerminkan pertumbuhan penggunaan jaringan secara organik, bukan sekadar dorongan spekulasi jangka pendek.
Fundamental Jadi Faktor Penentu
Memasuki Agustus 2026, pasar kripto dinilai semakin mengutamakan proyek yang memiliki utilitas nyata, pendapatan berkelanjutan, serta dukungan institusional.
Ethereum masih memimpin sektor blockchain institusional, Ondo Finance menguat di industri tokenisasi aset, Hyperliquid menunjukkan model bisnis yang menghasilkan pendapatan besar, sementara Solana, SUI, Chainlink, XRP, Bittensor, Hedera, dan Uniswap terus memperkuat fundamental melalui inovasi dan peningkatan adopsi.
Yang Perlu Diperhatikan Investor FLOQ
Altcoin berpotensi memberikan peluang pertumbuhan yang menarik, tetapi juga memiliki tingkat volatilitas yang lebih tinggi dibanding aset kripto utama. Karena itu, penting bagi investor untuk selalu melakukan riset, mengelola risiko, dan berinvestasi sesuai profil masing-masing. Melalui FLOQ, pengguna dapat memantau perkembangan pasar dan bertransaksi aset kripto dengan lebih mudah dalam satu aplikasi.
Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai Bitcoin dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Storeatau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: Prediksi Aster Crypto Terbaru: Cuan Besar atau Zonk?





