Harga Pi Network (PI) kembali menarik perhatian investor setelah mencatat kenaikan lebih dari 10% dalam sepekan. Penguatan ini didorong oleh lonjakan volume perdagangan, sentimen positif menjelang pembaruan Protocol 26, serta integrasi baru dengan RoboPay yang membuka potensi utilitas token di dunia nyata.
Berdasarkan data pasar CoinMarketCap, harga PI diperdagangkan di kisaran US$0,0872 setelah sempat menyentuh level US$0,0902 dalam sesi perdagangan terbaru. Sementara itu, volume transaksi harian melonjak sekitar 75% menjadi US$11,5 juta, menandakan minat beli mulai kembali meningkat.
Meski begitu, analis menilai pergerakan harga PI masih berada di area krusial karena harus mampu menembus resistance kuat di sekitar US$0,09 untuk mengonfirmasi tren bullish berikutnya.
PI Network Menguji Resistance Penting di US$0,09
Secara teknikal, Pi Network kini bergerak di dekat batas atas Bollinger Band pada grafik 4 jam, tepat di area US$0,088–US$0,090. Zona ini beberapa kali menjadi penghalang kenaikan sejak akhir Juli.
Indikator Relative Strength Index (RSI) juga meningkat ke level 61,97, menunjukkan momentum beli mulai menguat namun belum memasuki area overbought. Jika PI berhasil mencatatkan penutupan harga di atas US$0,09, hal tersebut akan menjadi sinyal awal bahwa pembeli berhasil menguasai pasar.
Sebaliknya, jika kembali gagal menembus resistance tersebut, kenaikan saat ini masih berpotensi menjadi sekadar rebound jangka pendek.

Upgrade Protocol 26 Jadi Sentimen Positif
Salah satu faktor yang menopang optimisme investor adalah proses upgrade Protocol 26 yang sedang berlangsung di jaringan Pi Network.
Tim inti Pi Network mewajibkan seluruh operator node Mainnet untuk melakukan pembaruan perangkat lunak paling lambat 11 Agustus 2026. Operator yang tidak melakukan upgrade berisiko kehilangan koneksi ke jaringan Mainnet.
Protocol 26 merupakan pembaruan besar sebelum implementasi Protocol 27, yang disebut sebagai tahap terakhir dalam siklus upgrade saat ini. Meski demikian, pembaruan jaringan tidak otomatis menjamin kenaikan harga.
Investor masih menunggu apakah peningkatan teknis tersebut mampu mendorong aktivitas ekosistem dan penggunaan PI secara lebih luas.
Reminder: the Pi Mainnet is upgrading to Protocol v26. All Mainnet node operators must complete the upgrade by August 11 to remain connected to the network.
— Pi Network (@PiCoreTeam) July 31, 2026
Protocol v26 is a major milestone that improves contract safety, state management, interoperability, and cryptographic… pic.twitter.com/FXM5A8Tzo9
Integrasi RoboPay Tambah Potensi Utilitas PI
Sentimen positif lainnya datang dari pengumuman Fabric Foundation yang menjadikan Pi Network sebagai salah satu mitra pembayaran dalam layanan RoboPay.
Melalui integrasi ini, token PI dirancang sebagai alat pembayaran berbagai layanan robot di jaringan Fabric, mulai dari pengiriman barang, patroli keamanan, inspeksi industri, hingga asisten humanoid.
Walaupun implementasinya masih dalam tahap awal, langkah tersebut memberikan tambahan utilitas bagi PI di luar fungsi transfer aset maupun aplikasi dalam ekosistem Pi Network.
Namun, dampaknya terhadap permintaan token akan sangat bergantung pada tingkat adopsi RoboPay serta jumlah transaksi yang benar-benar menggunakan PI sebagai alat pembayaran.
Analisa Harga Pi Network Hari Ini
Pada grafik harian, kondisi teknikal PI menunjukkan perbaikan meski tren turun jangka panjang belum sepenuhnya berakhir.
Harga kini berhasil kembali berada di atas Simple Moving Average (SMA) 20 hari di kisaran US$0,0851, yang berpotensi menjadi area support baru.
Selain itu, indikator Chaikin Money Flow (CMF) telah berbalik ke wilayah positif di angka 0,07, menandakan arus dana mulai mengalir kembali ke aset ini.

Namun tantangan yang lebih besar masih menanti karena PI masih diperdagangkan di bawah:
Namun tantangan yang lebih besar masih menanti karena PI masih diperdagangkan di bawah:
- SMA 50 hari: US$0,1022
- SMA 100 hari: US$0,1281
- SMA 200 hari: US$0,1523
Selama harga belum mampu menembus level-level tersebut, tren bearish jangka menengah masih belum sepenuhnya berakhir.
Apabila PI berhasil breakout di atas US$0,09, target psikologis berikutnya berada di US$0,10, berdekatan dengan SMA 50 hari. Dari harga saat ini, potensi kenaikannya mencapai sekitar 17%.
Sebaliknya, jika kehilangan support di area US$0,0845–US$0,0851, harga berisiko turun menuju US$0,0808. Apabila tekanan jual semakin besar, PI bahkan bisa kembali menguji area support kuat di kisaran US$0,070–US$0,075.
Faktor Teknikal Pi Network
Kenaikan harga Pi Network hari ini didukung oleh kombinasi faktor teknikal dan sentimen positif dari pembaruan jaringan serta penambahan utilitas melalui RoboPay.
Namun, investor masih perlu mencermati apakah PI mampu menembus resistance US$0,09 sebagai konfirmasi awal pembalikan tren. Selama harga masih berada di bawah rata-rata pergerakan jangka menengah dan panjang, volatilitas diperkirakan tetap tinggi.
Kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai Bitcoin dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Storeatau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini (6/8) Peluang Tembus Rp1,18 Miliar? Akumulasi Whale Jadi Sinyal Bullish
FAQ
Mengapa harga Pi Network naik hari ini?
Harga PI naik lebih dari 10% dalam sepekan karena volume perdagangan meningkat, sentimen positif menjelang upgrade Protocol 26, dan integrasi pembayaran dengan RoboPay.
Apakah PI sudah breakout?
Belum. PI masih menguji area resistance di sekitar US$0,09. Breakout baru dianggap valid jika harga mampu ditutup di atas level tersebut.
Target harga Pi Network selanjutnya berapa?
Jika berhasil menembus US$0,09, target berikutnya berada di area psikologis US$0,10, yang juga berdekatan dengan SMA 50 hari.
Apakah Protocol 26 bisa membuat harga PI terus naik?
Protocol 26 dapat meningkatkan sentimen pasar, tetapi kenaikan harga tetap bergantung pada adopsi jaringan, aktivitas ekosistem, dan minat beli investor.







