Harga Ethereum (ETH) hari ini, Sabtu (19/9) kembali mencuri perhatian pasar setelah mencatat penguatan signifikan pada Sabtu, 19 September 2026. Ethereum naik sekitar 5% dan diperdagangkan di kisaran US$2.640 pada saat penulisan.
Kenaikan ini membawa ETH menembus level US$2.600 untuk pertama kalinya sejak Januari 2026. Di tengah penguatan harga, aktivitas perdagangan derivatif Ethereum juga meningkat, dengan open interest (OI) mencapai level tertinggi dalam empat bulan.
Berdasarkan data CoinMarketCap, volume perdagangan Ethereum melonjak sekitar 41% menjadi US$20,45 miliar. Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya aktivitas pasar ketika ETH berhasil keluar dari area konsolidasi sebelumnya.
Analisa Harga Ethereum Hari Ini: ETH Bidik US$2.900–US$3.000
Pergerakan harga kripto Ethereum saat ini membuat sejumlah analis melihat peluang kenaikan lanjutan menuju US$3.000.
Analis Ted Pillows melalui X menyebut ETH berpotensi bergerak menuju US$2.900 hingga US$3.000 apabila harga mampu mempertahankan penutupan di atas US$2.550.
Level tersebut menjadi penting karena sebelumnya berfungsi sebagai area resistance. Jika Ethereum gagal mempertahankan level tersebut, Pillows memperkirakan ETH dapat kembali menguji support di sekitar US$2.291.
Apabila support tersebut juga ditembus, tekanan jual berpotensi membawa harga Ethereum menuju US$2.190.
Sementara itu, analis Ali Charts melihat konfirmasi bullish yang lebih kuat apabila ETH mampu mencatatkan penutupan candle empat jam di atas US$2.570 dengan dukungan volume pembelian yang kuat.
Dalam skenario tersebut, Ethereum berpotensi melanjutkan kenaikan menuju level psikologis US$3.000.
Open Interest Ethereum Tembus Level Tertinggi Empat Bulan

Dilaporkan Coingape, momentum kenaikan harga Ethereum juga diikuti peningkatan aktivitas di pasar futures.
Data CoinGlass menunjukkan open interest Ethereum telah mencapai sekitar US$31,48 miliar. Angka tersebut menjadi level tertinggi sejak pertengahan Mei 2026.
Kenaikan OI menunjukkan semakin banyak posisi derivatif yang terbuka ketika harga ETH bergerak naik. Namun, kondisi ini juga berarti pasar derivatif memiliki eksposur yang lebih besar terhadap volatilitas harga.
Dalam periode 18–19 September, sekitar US$140 juta posisi short Ethereum dilaporkan mengalami likuidasi.
Pada saat yang sama, rasio long/short Ethereum meningkat menjadi 1,065. Angka di atas 1 menunjukkan jumlah akun long lebih banyak dibandingkan posisi short dalam data yang dihimpun CoinGlass.
Weighted funding rate Ethereum juga meningkat menjadi 0,0098%. Kondisi ini menunjukkan trader long membayar biaya lebih tinggi untuk mempertahankan posisi mereka.
Aktivitas Whale Ethereum Meningkat
Di luar pasar derivatif, aktivitas jaringan Ethereum juga menunjukkan perkembangan positif.
Data Santiment menunjukkan aktivitas whale Ethereum meningkat sepanjang pekan ini. Jumlah wallet Ethereum non-empty juga mencapai sekitar 207,17 juta, menjadi level tertinggi dalam sejarah berdasarkan data tersebut.
Peningkatan aktivitas whale dan jumlah wallet tersebut menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pasar karena dapat mencerminkan meningkatnya aktivitas serta minat terhadap jaringan Ethereum.

Namun, data arus dana ETF Ethereum justru menunjukkan perkembangan berbeda.
Produk ETF Ethereum mencatatkan arus keluar sekitar US$140 juta sepanjang periode 14–18 September. Ini menjadi arus keluar mingguan pertama sejak 14 Agustus.
Arus dana tersebut terjadi setelah pekan yang diwarnai sejumlah katalis makro, termasuk keputusan Federal Reserve menaikkan suku bunga serta kegagalan CLARITY Act memperoleh jumlah suara yang diperlukan di Senat AS.
ETH Hadapi Resistance US$2.800
Dari sisi teknikal, Ethereum telah bergerak melewati resistance di sekitar US$2.530 yang sebelumnya menjadi batas atas area konsolidasi.
Pergerakan tersebut juga terjadi ketika Bollinger Bands mulai melebar. Kondisi ini mengindikasikan potensi peningkatan volatilitas ETH dalam waktu dekat.
Jika momentum bullish berlanjut, level US$2.800 menjadi resistance penting berikutnya yang perlu diperhatikan.

Penutupan harga di atas US$2.800 berpotensi membuka ruang bagi Ethereum untuk menguji level psikologis US$3.000.
Indikator Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian berada di sekitar 65. Level tersebut menunjukkan momentum pembelian masih relatif kuat, meski harga Ethereum mulai mendekati area yang perlu dicermati oleh trader.
Dengan demikian, analisa harga Ethereum hari ini menunjukkan dua level kunci. Support berada di sekitar US$2.530–US$2.550, sementara resistance berikutnya berada di US$2.800. Jika ETH mampu mempertahankan momentum dan menembus resistance tersebut, US$3.000 menjadi target yang sedang diperhatikan pasar.
Sebaliknya, kegagalan mempertahankan area US$2.530–US$2.550 dapat membuka peluang koreksi menuju US$2.291.
Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Bitcoin, maupun aset kripto lainnya secarareal-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai BTC dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: Analisa Harga Bitcoin Hari Ini: BTC Tembus $81.000, Tapi $83.000 Jadi Ujian Besar






