Harga Kripto Berguguran, Hyperliquid Malah Meroket 18%!

Altcoin

30 Oct 2026

4 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Pasar kripto mengalami tekanan jual pada Jumat (30/10/2026), dengan gelombang likuidasi mencapai US$1,49 miliar dalam 24 jam terakhir. Namun, di tengah pelemahan mayoritas aset digital, Hyperliquid (HYPE) justru bergerak berlawanan arah dengan mencatatkan kenaikan lebih dari 18%.

Berdasarkan data perdagangan CoinMarketCap, harga HYPE naik 15,80% ke level US$91,57 dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini membuat HYPE menjadi salah satu aset kripto dengan performa paling menonjol ketika pasar secara keseluruhan berada dalam tekanan.

Penguatan HYPE terutama dipicu oleh pengumuman kerja sama antara Intercontinental Exchange (ICE), perusahaan induk New York Stock Exchange (NYSE), dengan platform Trade[XYZ]. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk menghadirkan pasar perpetual futures yang beroperasi 24 jam di Amerika Serikat dengan memanfaatkan infrastruktur Hyperliquid.

Kabar tersebut semakin mendapat perhatian setelah investor miliarder Stanley Druckenmiller mengungkapkan investasinya di Trade[XYZ]. CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, turut memberikan respons melalui unggahan di platform X dengan satu kata, yakni "Interesting".

Kerja Sama ICE Jadi Katalis Kenaikan HYPE

Intercontinental Exchange (ICE) mengumumkan kesepakatan definitif dengan Trade[XYZ) pada 29 Oktober 2026. Kerja sama ini menjadi langkah penting bagi pengembangan pasar derivatif berbasis blockchain, khususnya perpetual futures yang dapat diperdagangkan tanpa batas waktu kedaluwarsa.

Melalui kolaborasi tersebut, Trade[XYZ] berencana menghadirkan pasar perpetual futures yang diatur sesuai ketentuan Amerika Serikat dengan memanfaatkan teknologi Hyperliquid.

Keterlibatan ICE, sebagai operator New York Stock Exchange, dinilai menjadi sinyal meningkatnya perhatian lembaga keuangan tradisional terhadap infrastruktur perdagangan berbasis blockchain.

Druckenmiller kemudian memperkuat sentimen positif setelah menyampaikan bahwa dirinya menjadi investor Trade[XYZ]. Sementara itu, respons Elon Musk turut meningkatkan perhatian pelaku pasar terhadap pengumuman tersebut.

Meski demikian, rencana peluncuran pasar perpetual futures di Amerika Serikat masih membutuhkan persetujuan regulator, termasuk Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Hingga saat ini, belum terdapat kepastian mengenai jadwal peluncuran resminya.

Volume Perdagangan HYPE Melonjak

Selain sentimen kemitraan, peningkatan aktivitas perdagangan turut mendukung kenaikan harga HYPE.

Volume perdagangan HYPE dalam 24 jam dilaporkan melonjak sekitar 359% hingga mencapai US$3,75 miliar. Lonjakan tersebut mengindikasikan meningkatnya aktivitas transaksi dan minat pasar setelah pengumuman kerja sama ICE dan Trade[XYZ].

Pergerakan Hyperliquid (HYPE) pada Jumat, 30 Oktober 2026. Foto: CoinMarketCap.

Dari sisi ekosistem, token HYPE juga memiliki keterkaitan dengan aktivitas perdagangan di jaringan Hyperliquid. Melalui kerangka HIP-3, pihak yang ingin menghadirkan pasar perpetual futures tertentu diwajibkan melakukan staking HYPE.

Mekanisme tersebut berpotensi menghubungkan pertumbuhan penggunaan platform dengan kebutuhan terhadap token HYPE. Dengan demikian, peningkatan aktivitas ekosistem dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permintaan token.

Pasar Kripto Tertekan, Likuidasi Tembus US$1,49 Miliar

Dilaporkan BeInCrypto, kenaikan HYPE terjadi ketika pasar kripto secara keseluruhan menghadapi tekanan akibat kekhawatiran terhadap insiden keamanan yang melibatkan Binance.

Bursa kripto tersebut dilaporkan menghentikan sementara penarikan dana pada Kamis malam untuk menyelidiki dugaan peretasan hot wallet dengan dana terdampak lebih dari US$6,2 miliar.

Tether dan Circle juga dilaporkan membekukan sejumlah stablecoin yang berkaitan dengan transaksi tersebut. Binance menyatakan akan menanggung kerugian pengguna apabila ditemukan dampak terhadap dana pelanggan.

Situasi tersebut memicu peningkatan volatilitas di pasar. Nilai likuidasi posisi perdagangan kripto dilaporkan mencapai US$1,49 miliar dalam 24 jam terakhir. Bahkan, lebih dari US$600 juta posisi dilikuidasi hanya dalam satu jam, dengan mayoritas berasal dari posisi long.

Di tengah tekanan tersebut, HYPE justru mencatatkan kenaikan harga. Berdasarkan data Coinglass, posisi short menjadi pihak yang paling banyak terdampak likuidasi pada token tersebut, dengan total likuidasi HYPE mencapai US$30,86 juta.

Bagaimana Prospek Harga HYPE Selanjutnya?

Secara teknikal, pergerakan HYPE saat ini berada di area konsolidasi US$89-US$92. Level tersebut menjadi area penting yang perlu diperhatikan setelah reli harga dalam waktu singkat.

Apabila HYPE mampu mempertahankan harga di atas US$90 dan mencatatkan penutupan harian di atas US$92, aset ini berpeluang menguji kembali level US$98 yang berada di dekat rekor harga tertingginya (all-time high/ATH).

Sebaliknya, apabila tekanan jual meningkat dan harga turun menembus US$89, HYPE berisiko mengalami koreksi lanjutan menuju area US$85.

Ke depan, perkembangan persetujuan regulator Amerika Serikat akan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberlanjutan reli HYPE. Kepastian jadwal peluncuran pasar perpetual futures juga berpotensi memengaruhi sentimen investor.

Dengan demikian, meskipun kerja sama dengan ICE memberikan katalis positif bagi Hyperliquid, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan risiko volatilitas dan perkembangan regulasi sebelum mengambil keputusan investasi.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Hyperliquid, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Bitcoin Terjun ke US$77.875 Usai Binance Diretas, Support US$76.300 Terancam

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device