Cara Dapat Bitcoin untuk Pemula: Panduan Lengkap

Altcoin

29 Oct 2026

6 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Bitcoin menjadi salah satu aset kripto yang banyak menarik perhatian masyarakat, termasuk investor yang baru ingin mengenal perdagangan aset digital. Namun, sebelum mulai membeli, penting untuk memahami cara mendapatkan Bitcoin, proses pendaftaran akun, hingga risiko yang perlu diperhatikan.

Bagi pemula, cara dapat Bitcoin tidak selalu harus dimulai dengan modal besar. Bitcoin dapat dibeli dalam pecahan kecil melalui platform perdagangan aset kripto. Dengan begitu, pengguna tidak harus membeli satu Bitcoin secara utuh untuk mulai mempelajari pasar.

Meski proses pembeliannya relatif mudah, calon investor tetap perlu memilih platform yang tepat, memahami mekanisme transaksi, dan menyesuaikan nominal pembelian dengan kemampuan finansial.

Apa Itu Bitcoin?

Bitcoin (BTC) adalah aset kripto yang diperkenalkan pada 2009 dan menggunakan teknologi blockchain untuk mencatat serta memverifikasi transaksi dalam jaringan. Tidak seperti mata uang yang diterbitkan bank sentral, Bitcoin beroperasi melalui jaringan terdesentralisasi.

Jumlah Bitcoin yang dapat beredar dibatasi hingga 21 juta BTC. Keterbatasan pasokan ini menjadi salah satu karakteristik yang membuat Bitcoin banyak diperhatikan oleh pelaku pasar.

Namun, jumlah pasokan yang terbatas tidak menjamin harga Bitcoin akan selalu naik. Nilainya dapat berubah secara signifikan karena dipengaruhi permintaan pasar, kondisi ekonomi global, sentimen investor, dan berbagai faktor lainnya.

5 Cara Dapat Bitcoin untuk Pemula

Ada beberapa cara untuk mendapatkan Bitcoin. Masing-masing memiliki mekanisme, kebutuhan modal, dan risiko yang berbeda.

1. Membeli Bitcoin melalui platform kripto

Cara paling praktis bagi pemula adalah membeli Bitcoin melalui platform perdagangan aset kripto. Pengguna cukup membuat akun, menyelesaikan verifikasi identitas, menyetor dana, lalu melakukan pembelian BTC sesuai nominal yang diinginkan.

Sebelum memilih platform, periksa legalitas penyelenggara, biaya transaksi, fitur keamanan, serta ketentuan deposit dan penarikan. Di Indonesia, masyarakat dapat memeriksa informasi penyelenggara melalui kanal resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

2. Membeli Bitcoin secara berkala

Selain membeli sekaligus, pengguna dapat mempertimbangkan pembelian Bitcoin secara berkala dengan nominal yang telah ditentukan. Pendekatan ini sering disebut dollar-cost averaging (DCA).

Sebagai contoh, seseorang mengalokasikan Rp100.000 setiap bulan untuk membeli Bitcoin. Jumlah BTC yang diperoleh akan berbeda pada setiap pembelian karena harga pasar dapat berubah.

Strategi ini membantu membangun kebiasaan investasi yang terencana, tetapi tidak menjamin keuntungan atau menghilangkan risiko kerugian. Nominal pembelian sebaiknya berasal dari dana yang tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

3. Menerima pembayaran dalam Bitcoin

Bitcoin juga dapat diperoleh dengan menerima pembayaran atas barang atau jasa, apabila metode tersebut disepakati oleh pihak-pihak yang terlibat dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Misalnya, penyedia jasa digital yang melayani klien di luar negeri dapat menerima pembayaran dalam BTC jika kedua pihak menyetujui mekanismenya. Namun, penerimaan Bitcoin sebagai pembayaran memiliki risiko perubahan nilai dan memerlukan perhatian terhadap ketentuan pajak serta regulasi terkait.

4. Menambang Bitcoin

Bitcoin dapat diperoleh melalui proses mining atau penambangan. Dalam mekanisme ini, perangkat komputasi berkompetisi untuk memproses blok transaksi dan mengamankan jaringan. Penambang yang memenuhi ketentuan protokol berpeluang memperoleh imbalan blok dan biaya transaksi.

Meski demikian, mining Bitcoin membutuhkan perangkat khusus, listrik, infrastruktur, dan biaya operasional yang tidak sedikit. Karena itu, metode ini umumnya lebih kompleks daripada membeli BTC melalui platform perdagangan.

Pemula sebaiknya menghitung biaya dan potensi hasil dengan cermat sebelum mempertimbangkan penambangan Bitcoin.

5. Mengikuti program edukasi atau promosi kripto

Sebagian platform atau proyek kripto terkadang menawarkan program edukasi, hadiah, atau promosi yang memberikan aset digital kepada peserta yang memenuhi persyaratan.

Namun, tidak semua program memberikan Bitcoin secara langsung. Ada yang menawarkan aset lain, poin, atau hadiah dengan ketentuan tertentu.

Periksa syarat program melalui kanal resmi penyelenggara. Hindari penawaran yang menjanjikan Bitcoin gratis dalam jumlah besar dengan meminta kata sandi, kode OTP, seed phrase, atau setoran awal yang tidak jelas.

Baca Juga: Diversifikasi Investasi Adalah Cara Cerdas Mengelola Risiko

Cara Daftar Bitcoin dan Membeli BTC

Setelah mengetahui beberapa cara memperoleh Bitcoin, langkah berikutnya adalah memahami cara daftar Bitcoin melalui platform perdagangan aset kripto.

Pada dasarnya, Bitcoin tidak memiliki satu sistem pendaftaran akun terpusat. Pengguna biasanya mendaftar melalui platform yang memfasilitasi pembelian dan penjualan BTC.

Berikut tahapan umumnya.

1. Pilih platform perdagangan aset kripto

Cari platform yang memiliki izin sesuai ketentuan OJK dan menyediakan perdagangan Bitcoin. Bandingkan biaya transaksi, kemudahan penggunaan, layanan pelanggan, serta fitur keamanan yang tersedia.

Jangan hanya memilih berdasarkan promosi atau klaim keuntungan.

2. Buat akun menggunakan data pribadi

Unduh aplikasi resmi atau kunjungi situs resmi platform yang dipilih. Daftar menggunakan informasi yang diminta, seperti alamat email atau nomor telepon, kemudian buat kata sandi yang kuat.

Pastikan alamat situs dan identitas aplikasi benar untuk menghindari situs tiruan atau aplikasi palsu.

3. Selesaikan verifikasi identitas

Platform umumnya meminta pengguna menjalani proses verifikasi identitas atau Know Your Customer (KYC). Tahap ini dapat melibatkan pengisian data pribadi, pengunggahan dokumen identitas, dan verifikasi wajah sesuai prosedur penyelenggara.

Gunakan data yang benar dan pastikan dokumen dikirim melalui sistem resmi platform.

4. Isi saldo akun

Setelah akun terverifikasi, pengguna dapat menyetor dana melalui metode pembayaran yang tersedia. Periksa ketentuan minimum deposit, biaya administrasi, dan nama rekening tujuan sebelum menyelesaikan transaksi.

Jangan mentransfer dana ke rekening pribadi pihak yang mengaku sebagai perwakilan platform.

5. Pilih Bitcoin dan tentukan nominal pembelian

Buka menu perdagangan, cari Bitcoin dengan kode BTC, lalu masukkan nominal pembelian sesuai dana yang tersedia.

Perhatikan harga BTC, biaya transaksi, dan estimasi jumlah Bitcoin yang akan diperoleh. Pengguna tidak harus membeli satu BTC secara utuh karena pembelian dapat dilakukan dalam pecahan kecil, sesuai ketentuan minimum platform.

6. Periksa dan konfirmasi transaksi

Sebelum menekan tombol beli, pastikan aset yang dipilih adalah Bitcoin, nominalnya benar, dan biaya transaksi sudah dipahami.

Setelah transaksi berhasil, periksa saldo BTC pada akun. Pengguna dapat menyimpan aset sesuai fitur yang tersedia atau mempelajari opsi pemindahan ke dompet kripto pribadi.

7. Amankan akun dan aset

Aktifkan autentikasi dua faktor jika tersedia, gunakan kata sandi unik, dan jangan membagikan kode OTP maupun seed phrase kepada siapa pun.

Jika menggunakan dompet pribadi, pahami cara menyimpan serta memulihkan aksesnya. Kehilangan private key atau seed phrase dapat menyebabkan aset tidak bisa diakses kembali.

Berapa Modal untuk Mendapatkan Bitcoin?

Tidak ada satu nominal modal yang berlaku untuk semua pengguna. Jumlah minimum pembelian bergantung pada aturan platform, harga Bitcoin saat transaksi, dan biaya yang dikenakan.

Pemula tidak harus menyiapkan dana untuk membeli satu Bitcoin penuh. Pembelian dapat dilakukan dalam pecahan kecil selama memenuhi batas minimum transaksi.

Sebagai ilustrasi, jika seseorang membeli BTC senilai Rp100.000, jumlah Bitcoin yang diterima bergantung pada harga BTC dan biaya transaksi saat pembelian dilakukan. Ilustrasi ini bukan jaminan bahwa nominal tersebut tersedia di semua platform.

Sebelum menentukan modal, prioritaskan dana kebutuhan pokok, cicilan, dan dana darurat. Hindari menggunakan pinjaman atau uang yang dibutuhkan dalam waktu dekat untuk membeli Bitcoin.

Tips Mendapatkan Bitcoin dengan Lebih Aman

Kemudahan transaksi tidak berarti risiko Bitcoin bisa diabaikan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli.

  • Periksa legalitas platform. Gunakan penyelenggara perdagangan aset kripto yang memiliki izin sesuai ketentuan OJK.
  • Mulai dengan nominal terukur. Pilih jumlah yang sesuai dengan kemampuan finansial dan toleransi risiko.
  • Pahami biaya transaksi. Periksa biaya pembelian, penjualan, deposit, dan penarikan agar tidak salah menghitung pengeluaran.
  • Waspadai penipuan. Jangan percaya pada pihak yang menjanjikan keuntungan pasti atau meminta akses ke akun dan dompet pribadi.
  • Gunakan pengamanan akun. Aktifkan fitur keamanan yang tersedia dan hindari menggunakan kata sandi yang sama untuk berbagai layanan.
  • Pelajari pergerakan pasar. Pahami bahwa harga Bitcoin dapat naik dan turun dengan cepat. Jangan mengambil keputusan hanya karena mengikuti tren di media sosial.

OJK menerbitkan pedoman dan aturan untuk penyelenggaraan perdagangan aset keuangan digital, termasuk aset kripto. Informasi mengenai ketentuan yang berlaku dapat diperiksa melalui situs resmi OJK.

Mengenal FLOQ untuk Memulai Perjalanan Kripto

Bagi masyarakat yang ingin mulai mengenal aset kripto, FLOQ dapat menjadi salah satu platform yang dipertimbangkan untuk mempelajari dan memperdagangkan aset digital.

Sebelum menggunakan platform apa pun, pelajari fitur yang tersedia, ketentuan transaksi, biaya, serta mekanisme penyimpanan aset. Pastikan juga informasi mengenai izin dan status penyelenggara sesuai dengan data resmi OJK.

Memulai perjalanan kripto tidak harus dilakukan dengan transaksi besar. Memahami cara kerja Bitcoin, mengenali risiko, dan menggunakan platform secara bertanggung jawab merupakan bagian penting dari proses belajar.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Cara Dapat Bitcoin

1. Bagaimana cara mendapatkan Bitcoin untuk pemula?

Pemula dapat membeli Bitcoin melalui platform perdagangan aset kripto yang memiliki izin sesuai ketentuan OJK. Secara umum, prosesnya meliputi pendaftaran akun, verifikasi identitas, pengisian saldo, pemilihan BTC, dan konfirmasi pembelian.

2. Bagaimana cara daftar Bitcoin?

Bitcoin tidak memiliki satu sistem pendaftaran terpusat. Untuk membeli BTC, pengguna perlu mendaftar pada platform perdagangan aset kripto, menyelesaikan verifikasi identitas, dan mengikuti prosedur yang ditetapkan platform tersebut.

3. Apakah bisa mendapatkan Bitcoin dengan modal kecil?

Bisa. Bitcoin dapat dibeli dalam pecahan kecil, sehingga pengguna tidak perlu membeli satu BTC penuh. Namun, nominal minimum pembelian dan biaya transaksi berbeda-beda pada setiap platform.

4. Apakah Bitcoin bisa didapatkan secara gratis?

Bitcoin bisa diperoleh melalui program promosi atau hadiah tertentu, jika tersedia dan persyaratannya terpenuhi. Namun, program yang mengatasnamakan Bitcoin gratis perlu diperiksa dengan cermat karena berpotensi menjadi modus penipuan.

5. Apakah membeli Bitcoin aman?

Pembelian Bitcoin memiliki risiko, termasuk fluktuasi harga, penipuan, dan kehilangan akses ke aset. Risiko dapat dikelola dengan memilih platform yang berizin, mengamankan akun, serta menggunakan dana sesuai kemampuan finansial, tetapi tidak dapat dihilangkan sepenuhnya.

6. Apakah harga Bitcoin bisa terus naik?

Tidak ada jaminan harga Bitcoin akan terus naik. Harga BTC dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran, sentimen pasar, kondisi ekonomi, regulasi, serta berbagai faktor lainnya. Karena itu, keputusan membeli sebaiknya didasarkan pada pemahaman risiko, bukan asumsi bahwa harga pasti meningkat.

7. Apa perbedaan Bitcoin dan trading Bitcoin?

Bitcoin adalah aset kripto, sedangkan trading Bitcoin merupakan aktivitas membeli dan menjual BTC untuk memanfaatkan perubahan harga. Trading membutuhkan pemahaman pasar dan manajemen risiko karena keputusan yang tidak tepat dapat menyebabkan kerugian.

Untuk mendukung pemahamanmu tentang pengelolaan keuangan dan aset digital, download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga: Keputusan The Fed Jadi Sorotan, Bagaimana Nasib Bitcoin?

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device