
Toll Bridge
Apa Itu Toll Bridge?
Toll Bridge dalam dunia blockchain merujuk pada jembatan digital yang memungkinkan pengguna memindahkan aset dari satu jaringan blockchain ke jaringan lainnya, namun dengan biaya tertentu yang harus dibayar. Istilah "toll" di sini menggambarkan sistem seperti jalan tol—kamu bisa lewat, tapi ada tarifnya.
Toll Bridge menjadi solusi penting di era multichain, ketika banyak proyek dan aset tersebar di berbagai jaringan seperti Ethereum, Binance Smart Chain, Arbitrum, atau Polygon. Untuk menjembatani perbedaan antar ekosistem tersebut, Toll Bridge hadir sebagai penghubung antar jaringan yang menjaga likuiditas, interoperabilitas, dan keamanan antar blockchain.
Bagaimana Toll Bridge Bekerja?
Toll Bridge bekerja melalui beberapa mekanisme berikut:
1. Lock & Mint
Saat Kamu mengirim aset dari Blockchain A ke Blockchain B, aset asli dikunci (lock) di jaringan asal, dan versi token baru (wrapped token) dicetak di jaringan tujuan. Proses ini dilakukan melalui smart contract yang diaudit.
2. Validasi dan Keamanan
Transaksi lintas jaringan diawasi oleh validator atau oracle yang memastikan transfer terjadi dengan benar dan aman.
3. Pembayaran Biaya (Toll)
Setiap kali aset dipindahkan, Kamu akan dikenai biaya—baik dalam bentuk token asli, token jembatan, maupun token tujuan—yang digunakan untuk membayar jaringan, likuidator, atau pihak ketiga yang menjaga fungsi jembatan.
4. Redeem & Unlock
Jika Kamu ingin mengembalikan aset ke jaringan asal, token yang sebelumnya dicetak akan dibakar, dan aset asli akan dikembalikan ke dompetmu dari kontrak pengunci.
Mengapa Toll Bridge Penting?
Toll Bridge memainkan peran penting dalam ekosistem blockchain modern karena:
Menghubungkan Ekosistem yang Terpisah
Memungkinkan pengguna dan aplikasi memanfaatkan keunggulan dari berbagai blockchain tanpa terisolasi di satu jaringan.
Meningkatkan Likuiditas
Aset bisa bergerak lebih fleksibel ke tempat dengan peluang yield farming, staking, atau trading yang lebih baik.
Mendukung Kompatibilitas Aplikasi
DApps bisa mengakses aset dan fungsi dari jaringan lain, meningkatkan efisiensi dan pengalaman pengguna.
Menjaga Keamanan
Biaya atau “toll” berfungsi sebagai insentif bagi pihak-pihak yang menjaga integritas transaksi lintas jaringan.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Tor
Jaringan anonim yang digunakan untuk melindungi privasi pengguna dengan menyembunyikan alamat Internet Protocol (IP) dan traffic data. Digunakan oleh sebagian pengguna crypto untuk menjaga kerahasiaan aktivitas mereka.
Total Exchange Volume
Jumlah keseluruhan perdagangan aset digital yang terjadi di seluruh bursa dalam periode waktu tertentu. Menjadi indikator likuiditas dan minat pasar terhadap aset tertentu.
Total Supply
Jumlah maksimum token yang telah atau akan diterbitkan oleh suatu proyek crypto. Tidak termasuk token yang dibakar atau hilang secara permanen.
Total Value Locked (TVL)
Nilai total aset digital yang dikunci dalam protokol Decentralized Finance (DeFi) untuk keperluan seperti staking, lending, atau liquidity mining. Mencerminkan metrik dan kepercayaan terhadap suatu platform DeFi.
TradFi
Kependekan dari “Traditional Finance”, merujuk pada sistem keuangan konvensional seperti perbankan, pasar saham, dan institusi keuangan besar. Berbeda dari Decentralized Finance (DeFi) yang lebih terbuka dan terdesentralisasi.


