
Spot
Apa Itu Spot?
Spot merujuk pada jenis transaksi pasar yang dilakukan secara langsung dan instan, di mana pembeli dan penjual menukar aset secara aktual, bukan dalam bentuk kontrak atau perjanjian masa depan. Dalam konteks crypto, transaksi spot terjadi saat Kamu membeli atau menjual koin seperti Bitcoin, Ethereum, atau aset digital lainnya, dan langsung memiliki kendali atas aset tersebut.
Sahabat Floq, spot trading adalah bentuk paling dasar dan umum dalam perdagangan aset crypto. Saat Kamu membeli koin melalui bursa spot, seperti di Binance atau Coinbase, Kamu benar-benar memiliki koin tersebut, bukan sekadar memperdagangkan harganya seperti dalam produk derivatif.
Bagaimana Spot Trading Bekerja?
Spot trading berlangsung di pasar spot, tempat di mana aset crypto diperdagangkan dengan harga terkini (spot price). Berikut ini gambaran alurnya:
- Kamu membuat order beli atau jual pada pasangan aset (misalnya BTC/USDT).
- Order akan dicocokkan oleh sistem dengan order yang sesuai dari sisi lawan.
- Setelah order dieksekusi, aset dikirimkan secara langsung ke dompet atau akun bursa.
Transaksi spot bisa dilakukan dalam dua cara:
- Market Order: Eksekusi instan dengan harga pasar saat ini.
- Limit Order: Eksekusi hanya jika harga mencapai nilai tertentu yang Kamu tentukan.
Berbeda dari kontrak futures atau margin trading, spot trading tidak menggunakan leverage dan tidak memiliki tanggal kedaluwarsa.
Mengapa Spot Trading Penting di Dunia Crypto?
1. Kepemilikan Aset Secara Langsung
Dengan spot trading, Kamu benar-benar memiliki koin crypto secara langsung. Ini memungkinkan penyimpanan di dompet pribadi (non-custodial wallet) dan digunakan untuk aktivitas lain seperti staking atau yield farming.
2. Risiko Lebih Rendah Dibanding Derivatif
Karena tidak melibatkan leverage, potensi kerugian dalam spot trading cenderung lebih rendah. Ini menjadikannya pilihan yang lebih aman untuk pemula di dunia crypto.
3. Dasar dari Aktivitas DeFi dan Web3
Untuk menggunakan protokol DeFi, NFT, dan berbagai aplikasi Web3 lainnya, Kamu harus memiliki aset crypto secara on-chain—dan itu hanya bisa didapat melalui spot trading, bukan derivatif.
4. Transparansi Harga dan Likuiditas
Pasar spot mencerminkan harga riil yang terjadi saat ini, menjadikannya referensi utama bagi harga aset di seluruh ekosistem crypto, termasuk untuk produk derivatif dan indeks.
Spot trading adalah fondasi dari pasar kripto dan pintu masuk utama bagi siapa pun yang ingin memiliki aset digital secara langsung. Bagi Sahabat Floq yang baru terjun ke dunia crypto, memahami cara kerja transaksi spot bukan hanya penting—tapi esensial sebagai langkah awal membangun portofolio yang sehat dan aman.
Dengan transaksi yang sederhana, risiko yang lebih terkendali, dan kendali penuh atas aset yang dibeli, spot adalah tempat di mana perjalanan crypto Kamu sebaiknya dimulai.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Spot Market
Pasar tempat aset dijual dan dibeli untuk pengiriman langsung, bukan di masa depan. Volume perdagangan crypto terbesar biasanya terjadi di pasar spot karena eksekusi instan dan harga pasar nyata.
Spot Trading
Aktivitas jual beli aset crypto dengan penyelesaian transaksi secara langsung pada harga pasar saat itu. Digunakan oleh trader untuk kepemilikan langsung atas aset tanpa kontrak derivatif.
Spyware
Software berbahaya yang diam-diam memata-matai aktivitas pengguna dan mengumpulkan data sensitif tanpa izin. Dalam dunia crypto, spyware dapat digunakan untuk mencuri kredensial dompet atau private key.
SRC-20
Standar token yang berjalan di jaringan Stacks, dirancang untuk berinteraksi dengan Bitcoin melalui smart contract. Menggabungkan keamanan Bitcoin dengan fungsionalitas smart contract ala Ethereum.
Stablecoin
Jenis aset crypto yang nilainya dipatok terhadap mata uang stabil seperti USD untuk mengurangi volatilitas. Umumnya digunakan sebagai alat tukar, pelindung nilai, dan jembatan likuiditas antar aset digital.


