Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Solidity

Apa Itu Solidity?

Solidity adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang dirancang khusus untuk menulis smart contract di jaringan Ethereum. Bahasa ini menyerupai JavaScript dalam sintaksisnya, membuatnya relatif mudah dipahami bagi pengembang web. Solidity digunakan untuk membangun berbagai jenis aplikasi terdesentralisasi (dApp), termasuk proyek DeFi, NFT, DAO, dan sistem voting digital.

Sahabat Floq, jika Kamu pernah menggunakan aplikasi Web3 seperti Uniswap, OpenSea, atau Compound, besar kemungkinan kode di baliknya ditulis dalam Solidity. Bahasa ini adalah fondasi teknis dari dunia kontrak pintar di Ethereum dan ekosistem yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM).

 

Bagaimana Solidity Bekerja?

Solidity memungkinkan pengembang menulis logika bisnis dalam bentuk kode yang dijalankan di blockchain Ethereum. Saat sebuah smart contract ditulis, kode tersebut akan:

Dikompilasi menjadi bytecode 

Bytecode ini dapat dipahami dan dieksekusi oleh Ethereum Virtual Machine (EVM).

Dideploy ke blockchain Ethereum 

Setelah kontrak di-deploy, ia bersifat immutable (tidak dapat diubah) dan terus hidup di jaringan sebagai program mandiri.

Berinteraksi melalui transaksi 

Pengguna dan aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi di dalam smart contract melalui transaksi Ethereum.

Solidity mendukung berbagai fitur penting seperti:

  • Tipe data kompleks (struct, mapping)
  • Kontrol logika (if, for, while)
  • Manajemen token (ERC-20, ERC-721, dll)
  • Modifier dan inheritance untuk keamanan dan modularitas

 

Mengapa Solidity Penting dalam Dunia Blockchain?

1. Standar De Facto di Ethereum

Solidity telah menjadi bahasa dominan dalam pengembangan aplikasi Ethereum sejak awal. Karena Ethereum adalah blockchain smart contract terbesar, Solidity otomatis menjadi bahasa yang paling banyak digunakan di Web3.

2. Kompatibel dengan EVM

Tak hanya di Ethereum, Solidity juga bisa digunakan untuk membangun aplikasi di jaringan lain yang mendukung EVM seperti Binance Smart Chain, Avalanche, Polygon, dan Arbitrum. Ini membuka peluang untuk membangun aplikasi lintas jaringan tanpa perlu mempelajari bahasa baru.

3. Komunitas dan Dokumentasi yang Luas

Solidity memiliki komunitas pengembang aktif dan sumber pembelajaran yang melimpah, mulai dari dokumentasi resmi, forum diskusi, hingga kursus online. Ini memudahkan siapa pun untuk mulai belajar dan membangun.

4. Dasar dari Protokol DeFi dan NFT

Sebagian besar token dan protokol penting dalam dunia kripto—mulai dari stablecoin, automated market maker (AMM), hingga NFT—ditulis dalam Solidity. Memahami bahasa ini berarti memahami cara kerja ekosistem kripto secara menyeluruh.

 

Solidity adalah bahasa pemrograman inti yang membentuk pondasi dunia Web3 dan smart contract. Bagi Sahabat Floq yang ingin terjun lebih dalam ke dunia Ethereum atau membangun aplikasi blockchain, menguasai Solidity adalah langkah strategis dan fundamental.

Dalam dunia terdesentralisasi yang terus berkembang, Solidity bukan sekadar bahasa pemrograman—ia adalah jembatan antara ide dan implementasi dalam jaringan yang tidak memerlukan kepercayaan (trustless) dan terbuka untuk semua.

 

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device