
Secure Multi-Party Computation (sMPC)
Apa Itu Secure Multi-Party Computation (sMPC)?
Secure Multi-Party Computation (sMPC) adalah teknik kriptografi yang memungkinkan sekelompok pihak untuk bekerja sama dalam menghitung suatu fungsi atau hasil tanpa harus saling mengungkapkan data input pribadi mereka. Dengan kata lain, sMPC memungkinkan kolaborasi tanpa kehilangan privasi.
Bagi Sahabat Floq, sMPC menjadi salah satu fondasi penting dalam ekosistem blockchain modern, terutama dalam hal pengelolaan aset digital bersama secara aman, pengembangan dompet non-kustodial, dan desain sistem terdesentralisasi yang tetap menjaga kerahasiaan data pengguna.
Bagaimana Cara Kerja sMPC?
Konsep dasar sMPC adalah membagi data menjadi beberapa bagian terenkripsi atau terfragmentasi, kemudian menyebarkannya ke beberapa pihak. Setiap pihak hanya memegang sebagian kecil dari informasi—cukup untuk berpartisipasi dalam proses komputasi, tapi tidak cukup untuk mengetahui keseluruhan data.
Contoh sederhananya:
- Tiga pihak ingin menghitung total gaji karyawan tanpa mengungkapkan gaji masing-masing.
- Dengan sMPC, mereka dapat memasukkan data gaji mereka ke dalam sistem.
- Sistem menghitung totalnya secara akurat, tetapi tidak satu pun pihak mengetahui data input pihak lain.
Dalam konteks kripto, ini diaplikasikan melalui:
- Dompet non-kustodial berbasis sMPC yang memungkinkan otorisasi transaksi tanpa menyimpan satu private key tunggal di satu tempat.
- Protokol DeFi atau DAO yang membutuhkan kolaborasi aman antar pihak untuk menyetujui transaksi atau parameter protokol.
- Sistem login tanpa password, di mana data autentikasi disebar dan dilindungi tanpa titik pusat.
Mengapa sMPC Penting untuk Dunia Kripto?
sMPC menjadi solusi yang sangat relevan untuk masalah keamanan, privasi, dan kepercayaan dalam sistem terdesentralisasi. Berikut beberapa alasannya:
1. Menghilangkan Titik Kegagalan Tunggal (Single Point of Failure)
Dengan sMPC, tidak ada satu pihak yang menyimpan kunci atau data lengkap. Ini mengurangi risiko serangan atau pencurian terhadap satu entitas.
2. Privasi Tetap Terjaga dalam Kolaborasi
Cocok untuk organisasi, bisnis, atau protokol yang memerlukan keputusan kolektif tanpa membocorkan informasi sensitif dari masing-masing pihak.
3. Cocok untuk Dompet Multi-Pihak dan Perusahaan
Dalam sistem multi-otorisasi seperti dompet korporat atau multisig, sMPC bisa menggantikan kebutuhan akan penyimpanan kunci atau tanda tangan yang kompleks dengan pendekatan yang lebih fleksibel.
4. Mendukung Kepatuhan dan Desentralisasi Sekaligus
sMPC memungkinkan interaksi antar lembaga (misalnya dalam sistem identitas atau pembiayaan) dengan tetap menjaga prinsip desentralisasi dan perlindungan data pribadi.
Teknologi ini juga terus berkembang seiring dengan integrasi zero-knowledge proof, threshold cryptography, dan decentralized identity (DID), menjadikan sMPC sebagai bagian dari lapisan privasi dan keamanan generasi baru di dunia blockchain.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Secure Proof-of-Stake (SPoS)
Variasi mekanisme konsensus Proof-of-Stake (PoS) yang menggabungkan keamanan tambahan seperti pemilihan validator secara acak dan cepat. Didesain untuk meningkatkan kecepatan, efisiensi, dan resistensi terhadap serangan.
Securities and Exchange Commission (SEC)
Lembaga pemerintah Amerika Serikat yang mengatur pasar sekuritas dan melindungi investor dari penipuan. Berperan penting dalam pengawasan penawaran token crypto yang dianggap sebagai sekuritas.
Security
Tindakan dan sistem yang digunakan untuk melindungi jaringan, aset, dan data dalam ekosistem blockchain dari akses tidak sah atau penipuan. Mencakup aspek teknis, regulasi, dan prosedural.
Security Audit
Evaluasi independen terhadap kode smart contract atau protokol blockchain untuk mengidentifikasi kerentanan keamanan. Penting dilakukan sebelum peluncuran proyek untuk menghindari eksploitasi atau kehilangan dana.
Security Token
Aset digital yang mewakili kepemilikan atau klaim atas keuntungan di entitas nyata seperti perusahaan atau properti. Diatur sebagai sekuritas dan harus mematuhi hukum pasar modal yang berlaku.


