
Pseudonymous
Apa Itu Pseudonymous?
Sahabat Floq, pseudonymous adalah istilah yang mengacu pada kondisi di mana identitas pengguna disamarkan melalui alamat atau nama pengguna tertentu tanpa mencantumkan identitas pribadi secara langsung. Dalam dunia crypto, transaksi dan aktivitas pengguna dicatat di blockchain menggunakan alamat wallet atau public key, tanpa nama asli atau data identitas personal yang langsung terlihat publik.
Artinya, meskipun identitas asli tidak langsung tercantum, semua aktivitas tetap dapat dilacak berdasarkan alamat tersebut. Karena itu, crypto disebut bersifat pseudonim, bukan sepenuhnya anonim.
Bagaimana Cara Kerja Pseudonymous dalam Crypto?
Berikut cara kerja sistem pseudonymous agar Kamu memahaminya dengan mudah:
Alamat Wallet Sebagai Pseudonym
Di blockchain, setiap pengguna bertransaksi menggunakan alamat wallet (contoh: 0xABC123… di Ethereum) yang berfungsi sebagai pseudonym. Alamat ini tidak memuat nama asli, KTP, atau email pengguna.
Semua Aktivitas On-Chain Terbuka
Semua transaksi, swap, staking, dan interaksi smart contract yang dilakukan wallet tersebut dapat dilihat publik melalui blockchain explorer seperti Etherscan.
Identitas Asli Tidak Langsung Terungkap
Selama pengguna tidak menghubungkan wallet dengan data KYC (Know Your Customer) di exchange atau membagikan address tersebut dengan identitas asli mereka, maka data personal tidak akan langsung diketahui publik.
Risiko Deanonymization
Jika wallet digunakan untuk transaksi centralized exchange (CEX) yang mewajibkan KYC, atau user membagikan wallet di media sosial dengan nama asli, maka identitas mereka dapat ditelusuri (deanonymized) oleh publik, peneliti blockchain, atau otoritas.
Berbeda dengan Anonim Penuh
Sistem pseudonymous berbeda dengan sistem anonim penuh seperti privacy coin (Monero) yang menyembunyikan detail transaksi dan alamat pengirim-penerima sepenuhnya.
Mengapa Pseudonymous Penting?
Pseudonymous memiliki peran strategis dalam ekosistem crypto karena:
1. Menjaga Privasi Identitas Pengguna
Dengan pseudonym (alamat wallet), pengguna dapat bertransaksi tanpa membagikan nama asli mereka ke blockchain publik.
2. Meningkatkan Kebebasan Finansial
Pengguna crypto dapat memiliki banyak wallet dan pseudonym untuk memisahkan aktivitas keuangan mereka sesuai strategi, kebutuhan, atau privasi tertentu.
3. Mendukung Transparansi Blockchain
Meskipun identitas asli disamarkan, aktivitas on-chain tetap transparan dan dapat diverifikasi publik, menjaga integritas jaringan blockchain.
4. Mengurangi Risiko Pencurian Identitas
Karena tidak memuat data pribadi langsung di blockchain, risiko pencurian identitas (identity theft) menjadi lebih rendah dibanding sistem keuangan tradisional.
5. Mendasari Filosofi Web3
Konsep pseudonymous mendukung visi Web3 di mana user memiliki kontrol penuh atas identitas digital mereka tanpa bergantung pada otoritas pusat.
Contoh penggunaan pseudonymous adalah developer seperti Satoshi Nakamoto, creator Bitcoin yang menggunakan nama samaran tanpa pernah mengungkap identitas asli, atau akun Twitter crypto-anon yang membangun reputasi hanya dengan pseudonym dan wallet mereka.
Dengan memahami konsep pseudonymous, Sahabat Floq dapat menggunakan blockchain secara bijak untuk menjaga privasi, keamanan, dan kebebasan finansial di era digital terdesentralisasi.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Public Key
Bagian dari key pair kriptografi yang digunakan untuk mengenkripsi data atau menerima aset. Dapat dibagikan secara publik, berbeda dengan private key yang bersifat rahasia.
Public Sale
Tahap penjualan token atau aset digital yang terbuka untuk umum setelah sesi private sale atau pre-sale. Memberikan akses kepada investor ritel untuk berpartisipasi dalam proyek blockchain.
Pump and Dump
Skema manipulasi pasar di mana harga aset sengaja dinaikan melalui hype palsu, lalu dijual oleh pelaku saat harga tinggi. Menyebabkan kerugian besar bagi investor yang masuk terlambat.
Pure Proof-of-Stake (PPoS)
Versi Proof-of-Stake (PoS) di mana siapa saja yang memegang token dapat dipilih secara acak untuk memvalidasi blok. Digunakan oleh Algorand untuk memastikan desentralisasi dan efisiensi.
Put Option
Kontrak keuangan yang memberi hak kepada pemegangnya untuk menjual aset pada harga tertentu sebelum tanggal kedaluwarsa. Digunakan sebagai alat lindung nilai atau spekulasi penurunan harga.


