Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Proof of History (PoH)

Apa Itu Proof of History (PoH)?

Sahabat Floq, Proof of History (PoH) adalah algoritma pencatatan waktu yang digunakan oleh blockchain Solana untuk menciptakan urutan kronologis transaksi secara on-chain tanpa harus mengandalkan waktu eksternal. PoH bukanlah mekanisme konsensus independen seperti Proof of Work (PoW) atau Proof of Stake (PoS), melainkan sistem timestamp kriptografis yang mendukung efisiensi dan kecepatan eksekusi transaksi Solana.

Dengan Proof of History, Solana dapat mencapai throughput tinggi hingga puluhan ribu transaksi per detik (TPS) dan finality cepat dengan waktu blok yang sangat rendah (400-800 ms).

 

Bagaimana Cara Kerja Proof of History (PoH)?

Berikut cara kerja PoH agar Kamu memahaminya dengan mudah:

Verifiable Delay Function (VDF)

PoH menggunakan fungsi hash SHA-256 berulang dalam struktur Verifiable Delay Function. Setiap hash baru dihasilkan dari output hash sebelumnya, menciptakan urutan hash yang tidak dapat dipercepat tanpa menjalankan seluruh proses.

Timestamp On-Chain

Setiap transaksi disertakan dalam urutan hash ini, menciptakan bukti kriptografis waktu (timestamp) yang menunjukkan urutan transaksi secara pasti.

Tidak Bergantung pada Clock Eksternal

Validator tidak perlu menyinkronkan waktu ke sumber eksternal (seperti NTP server), karena PoH sendiri mencatat waktu relatif antar transaksi di blockchain secara independen.

Integrasi dengan Proof of Stake (PoS)

Solana menggabungkan PoH dengan Tower BFT (versi optimasi Practical Byzantine Fault Tolerance) dan Proof of Stake untuk menghasilkan konsensus final dengan latensi rendah.

Throughput Tinggi dan Paralelisasi

Karena validator mengetahui urutan transaksi sebelumnya melalui PoH, mereka dapat memproses transaksi secara paralel tanpa harus menunggu waktu validasi global, meningkatkan scalability.

 

Mengapa Proof of History (PoH) Penting?

Proof of History memiliki peran strategis dalam arsitektur Solana dan teknologi blockchain karena:

1. Menciptakan Urutan Waktu yang Terverifikasi

PoH mencatat waktu transaksi secara kriptografis, memastikan urutan transaksi akurat dan tidak dapat dimanipulasi oleh validator mana pun.

2. Meningkatkan Throughput Blockchain

Dengan PoH, Solana dapat memproses puluhan ribu TPS, menjadikannya salah satu blockchain tercepat yang ideal untuk aplikasi Web3 skala besar seperti DeFi, NFT, dan gaming.

3. Mengurangi Latensi Blok

PoH memungkinkan Solana memiliki waktu blok hanya 400-800 ms, jauh lebih cepat dibanding Ethereum (12-15 detik) atau Bitcoin (10 menit).

4. Mendukung Paralelisasi Transaksi

Validator dapat memproses transaksi secara paralel karena urutan waktu transaksi sudah ditentukan, meningkatkan efisiensi pemrosesan jaringan.

5. Inovasi dalam Mekanisme Blockchain

PoH adalah inovasi unik Solana yang menggabungkan konsep timestamp kriptografis dengan mekanisme konsensus PoS-BFT, membuka era blockchain dengan throughput tinggi dan biaya rendah.

Dengan memahami Proof of History (PoH), Sahabat Floq dapat melihat bagaimana teknologi ini menjadi pondasi kecepatan dan efisiensi Solana, mendukung visi blockchain untuk melayani miliaran pengguna dan aplikasi terdesentralisasi di masa depan.

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device