
Lower Low
Apa Itu Lower Low?
Lower low adalah titik terendah baru dalam grafik harga, yang lebih rendah dari titik terendah sebelumnya. Istilah ini muncul dalam konteks tren turun (downtrend), di mana harga aset mengalami tekanan jual yang lebih besar daripada minat beli. Saat pasar mencetak lower low, itu adalah tanda bahwa para penjual menguasai pasar dan momentum negatif masih berlanjut.
Bagaimana Cara Mengenali Lower Low?
Untuk mengidentifikasi lower low, kamu hanya perlu memperhatikan chart harga secara visual. Misalnya, jika pada hari Senin Bitcoin menyentuh titik terendah di $28.000, lalu pada hari Rabu harga terendahnya turun menjadi $26.500, maka titik $26.500 itu disebut lower low.
Biasanya, lower low akan disertai dengan lower high, yaitu puncak harga yang juga makin menurun. Kombinasi keduanya menjadi indikator klasik bahwa aset sedang dalam tren penurunan berkelanjutan.
Fungsi Lower Low dalam Analisis Tren
Lower low bukan sekadar istilah teknikal. Ia menjadi komponen penting dalam mengonfirmasi tren yang sedang berjalan. Sahabat Floq yang memahami ini bisa:
- Mengenali fase bearish lebih cepat
- Menghindari entry posisi beli saat tren belum membalik
- Menentukan level support baru berdasarkan titik low yang terbentuk
Dengan demikian, kamu bisa lebih bijak dalam mengelola risiko dan menentukan strategi keluar (exit strategy) jika pasar terus bergerak turun.
Contoh Penggunaan Lower Low dalam Trading Kripto
Bayangkan kamu sedang menganalisis grafik Ethereum (ETH). Di tanggal 1 Juni, ETH mencetak titik terendah di $3.000. Lalu, di tanggal 5 Juni, ETH turun hingga $2.800. Penurunan ini mengindikasikan pembentukan lower low, terutama jika puncak harganya sebelumnya juga tidak melebihi high sebelumnya.
Jika formasi ini terjadi dua atau tiga kali berturut-turut, maka bisa dikatakan tren bearish sudah terbentuk, dan peluang ETH untuk rebound dalam jangka pendek menjadi lebih kecil.
Lower Low dan Psikologi Pasar
Saat grafik mencetak lower low, secara psikologis pasar sedang dalam fase ketakutan atau ketidakpastian tinggi. Banyak trader retail melakukan panic sell, sementara investor institusional bisa memanfaatkan momentum ini untuk akumulasi, menunggu titik jenuh pasar (oversold).
Memahami lower low dari sisi psikologis membuatmu lebih tahan banting menghadapi volatilitas. Alih-alih panik, kamu bisa tetap tenang dan menunggu sinyal teknikal lain yang lebih valid.
Lower Low dalam Strategi Trading
Sahabat Floq, kamu bisa menggunakan lower low dalam beberapa strategi, seperti:
- Konfirmasi Entry Short
Lower low bisa menjadi sinyal masuk untuk trader yang ingin mengambil posisi jual (short selling), terutama jika didukung indikator lain seperti moving average atau volume. - Breakdown Support
Jika lower low membentuk pola breakdown dari support sebelumnya, ini bisa memperkuat sinyal bearish dan menandakan potensi kelanjutan tren turun. - Divergence pada RSI
Kadang lower low pada harga tidak diikuti lower low pada indikator RSI. Ini disebut bullish divergence, yang bisa menandakan potensi pembalikan tren.
Lower Low sebagai Kompas Tren Bearish
Lower low bukan hanya sekadar titik di grafik, tetapi cerminan nyata dari sentimen pasar dan arah tren yang sedang berlangsung. Dalam analisis teknikal, memahami formasi ini akan membantu kamu membuat keputusan lebih tepat—baik untuk bertahan, keluar, atau mengambil peluang dari pergerakan harga.
Sebagai Sahabat Floq yang ingin berkembang di dunia trading kripto, kuasai pola-pola seperti lower low agar kamu tidak terjebak dalam euforia atau panik. Ingat, mengenali arah tren lebih awal bisa menyelamatkan banyak aset dan memberi peluang strategi yang lebih matang.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Moving Average Convergence Divergence (MACD)
Indikator momentum yang mengukur hubungan antara dua moving average harga untuk mendeteksi sinyal beli atau jual. Digunakan untuk mengidentifikasi pembalikan arah dan kekuatan tren.
Mainchain
Jaringan blockchain utama yang menjadi pusat aktivitas transaksi dan validasi dalam sebuah ekosistem, berlawanan dengan sidechain. Menyimpan data dan keamanan utama sistem.
Mainnet
Versi langsung dan publik dari jaringan blockchain tempat transaksi dan smart contract benar-benar dieksekusi. Menandai transisi proyek dari tahap pengujian ke peluncuran penuh.
Mainnet Swap
Proses migrasi token dari blockchain lain (biasanya testnet atau Ethereum) ke jaringan utama proyek yang baru diluncurkan. Token lama ditukar dengan token asli mainnet secara 1:1.
Maker Protocol (MakerDAO)
Protokol Decentralized Finance (DeFi) yang memungkinkan pengguna mencetak stablecoin DAI dengan menjaminkan aset crypto sebagai agunan. Dikelola secara terdesentralisasi melalui organisasi otonom bernama MakerDAO (Decentralized Autonomous Organization).


