Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

24hr

Apa Itu 24hr di Kripto? Jangan Cuma Lihat Angka Hijau dan Merahnya

Pernah nggak, kamu bangun tidur, buka aplikasi kripto, lalu kaget karena aset yang semalam kamu lihat tiba-tiba naik 10%? Atau malah sebaliknya. Baru kemarin kamu berpikir mau beli, eh sekarang harganya sudah turun cukup dalam.

Kalau pernah mengalami hal seperti itu, tenang, kamu nggak sendirian. Pasar kripto memang terkenal bergerak super cepat. Saat kamu lagi tidur, kerja, nongkrong sama teman, atau bahkan lagi scrolling media sosial tanpa tujuan, pasar kripto tetap berjalan. Nggak ada jam tutup, nggak ada hari libur, dan nggak ada waktu istirahat. Karena itulah hampir semua aplikasi kripto selalu menampilkan informasi yang disebut 24hr.

Masalahnya, banyak orang cuma melihat satu hal dari data tersebut: angka hijau atau merah. Kalau hijau, senang. Kalau merah, panik. Padahal data 24hr sebenarnya menyimpan banyak informasi penting yang bisa membantu kamu memahami apa yang sedang terjadi di pasar. Nah, sebelum asal ikut beli karena melihat aset naik atau buru-buru jual karena melihat harga turun, yuk kenalan dulu dengan data 24hr dan cara membacanya dengan lebih cerdas.

Sebenarnya Apa Itu 24hr?

Sederhananya, 24hr adalah data yang menunjukkan apa yang terjadi pada sebuah aset selama 24 jam terakhir. Data ini biasanya digunakan untuk melihat beberapa hal penting, seperti:

  • Perubahan harga
  • Volume perdagangan
  • Harga tertinggi dan terendah
  • Tingkat volatilitas
  • Aktivitas transaksi

Anggap saja seperti laporan aktivitas harian. Kalau laporan bulanan menunjukkan gambaran besar, data 24hr menunjukkan apa yang sedang terjadi "hari ini". Makanya, data ini sering jadi salah satu indikator pertama yang dilihat trader maupun investor ketika membuka aplikasi kripto.

Kenapa Data 24hr Penting?

Bayangkan kamu sedang menyetir mobil. Saat mengemudi, kamu pasti sesekali melihat dashboard untuk mengecek kecepatan, bensin, atau kondisi kendaraan. Nah, data 24hr kurang lebih punya fungsi yang sama. Data ini membantu kamu memahami kondisi pasar saat ini sebelum mengambil keputusan. Tanpa melihat data terbaru, kamu seperti menyetir tanpa melihat dashboard. Bisa jalan, tapi risikonya jauh lebih besar.

Cara Membaca Perubahan Harga 24hr

Biasanya yang paling mencolok adalah angka persentase. Misalnya:

  • BTC +4,5%
  • ETH -2,3%
  • SOL +8%

Angka tersebut menunjukkan perubahan harga dibandingkan posisi 24 jam sebelumnya. Kalau BTC menunjukkan +4,5%, artinya harga Bitcoin saat ini lebih tinggi 4,5% dibanding harga 24 jam yang lalu. Sebaliknya, jika ETH menunjukkan -2,3%, berarti harga Ethereum turun 2,3% dalam periode yang sama. Mudah dipahami, kan?

Tapi ada satu hal yang sering bikin orang terjebak. Banyak investor pemula langsung berpikir: "Wah, naik 10%! Harus cepat beli sebelum makin tinggi!" Padahal belum tentu. Harga yang naik besar dalam 24 jam tidak selalu berarti aset tersebut akan terus naik. Justru kadang kenaikan besar membuat risiko koreksi menjadi lebih tinggi. Karena itu, jangan hanya fokus pada persentasenya saja.

Jangan Cuma Lihat Harga, Lihat Juga Volumenya

Kalau harga menunjukkan arah pergerakan, volume menunjukkan seberapa ramai "lalu lintas" di aset tersebut. Volume 24hr adalah total nilai transaksi yang terjadi dalam 24 jam terakhir. Misalnya: Volume 24hr: $1.200.000. Artinya ada transaksi beli dan jual senilai 1,2 juta dolar dalam sehari.

Kenapa volume penting? Karena volume bisa membantu kamu mengetahui apakah pergerakan harga tersebut benar-benar didukung banyak pelaku pasar atau tidak.

Analogi Sederhana

Bayangkan ada dua restoran baru. Restoran pertama selalu penuh pengunjung. Restoran kedua hampir kosong. Kalau restoran pertama membuka cabang baru, kemungkinan besar memang ada permintaan yang tinggi. Tapi kalau restoran kedua membuka cabang baru, kamu mungkin akan bertanya-tanya, "Yakin ini ramai?"

Di pasar kripto juga begitu. Kenaikan harga yang didukung volume besar biasanya dianggap lebih kuat dibanding kenaikan harga yang terjadi dengan volume kecil.

Mengenal High dan Low 24hr

Selain harga dan volume, biasanya kamu juga akan melihat informasi seperti ini:

  • High 24hr
  • Low 24hr

High menunjukkan harga tertinggi yang dicapai aset dalam 24 jam terakhir. Low menunjukkan harga terendah yang dicapai aset dalam periode yang sama.  Contohnya: High 24hr: $0.089 Low 24hr: $0.072

Artinya, dalam satu hari harga sempat bergerak di antara dua angka tersebut. Data ini berguna untuk melihat seberapa "liar" pergerakan harga sebuah aset. Semakin jauh jarak antara high dan low, biasanya semakin tinggi volatilitasnya.

Kenapa Volatilitas Penting?

Karena volatilitas berkaitan langsung dengan risiko. Semakin besar pergerakan harga dalam waktu singkat, semakin besar pula peluang keuntungan dan kerugiannya. Ini seperti naik roller coaster. Ada orang yang suka sensasi naik turun yang ekstrem. Ada juga yang lebih nyaman dengan perjalanan yang tenang. Setiap investor punya toleransi risiko yang berbeda. Makanya penting memahami volatilitas sebelum memutuskan masuk ke suatu aset.

Apa Itu Candle 24hr?

Kalau kamu pernah melihat grafik kripto, pasti pernah melihat bentuk seperti lilin-lilin kecil. Itulah yang disebut candlestick atau candle. Dalam satu candle harian biasanya terdapat empat informasi:

  • Open (harga pembukaan)
  • High (harga tertinggi)
  • Low (harga terendah)
  • Close (harga penutupan)

Trader sering menyebutnya sebagai OHLC. Kedengarannya rumit, tapi sebenarnya sederhana. Anggap saja candle adalah ringkasan perjalanan harga dalam satu hari. Dari satu candle saja, kamu bisa melihat siapa yang lebih dominan: pembeli atau penjual.

Data 24hr Bisa Membantu Membaca Psikologi Pasar

Menariknya, pasar kripto bukan hanya soal angka. Di balik setiap grafik ada emosi manusia. Ada rasa takut. Ada rasa serakah. Ada rasa optimis. Ada rasa panik. Misalnya ketika sebuah aset naik 15% dalam sehari.

Biasanya mulai banyak orang yang berpikir: "Kalau aku nggak masuk sekarang, nanti ketinggalan." Inilah yang disebut FOMO (Fear of Missing Out). Sebaliknya, ketika harga turun tajam, banyak orang buru-buru menjual aset karena takut rugi lebih besar. Fenomena ini dikenal sebagai panic selling. Data 24hr sering menjadi petunjuk awal untuk membaca sentimen pasar seperti ini.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Investor Pemula

Salah satu kesalahan paling umum adalah mengambil keputusan hanya berdasarkan data 24hr. Misalnya:

  • Naik 12% → langsung beli
  • Turun 10% → langsung jual

Padahal pasar tidak sesederhana itu. Dalam psikologi keuangan ada istilah Recency Bias. Ini adalah kecenderungan manusia menganggap informasi terbaru sebagai informasi yang paling penting. Karena melihat harga naik hari ini, kita jadi merasa harga akan terus naik besok. Karena melihat harga turun hari ini, kita merasa harga akan terus turun. Padahal kenyataannya belum tentu. Pasar bergerak naik dan turun setiap saat. Karena itu, data 24hr sebaiknya dijadikan petunjuk, bukan satu-satunya dasar keputusan.

Bagaimana Trader Memanfaatkan Data 24hr?

Banyak trader menggunakan data 24hr untuk mencari peluang jangka pendek. Misalnya:

Mencari Momentum

Jika harga naik dan volume juga meningkat, itu bisa menjadi tanda bahwa minat pasar sedang tinggi.

Mencari Area Masuk

Ketika harga mendekati low 24hr dan mulai menunjukkan tanda pemulihan, sebagian trader melihatnya sebagai peluang entry.

Mengambil Keuntungan

Saat harga mendekati high 24hr setelah mengalami kenaikan cukup besar, beberapa trader mulai mempertimbangkan take profit. Tentu saja keputusan tersebut biasanya tetap dikombinasikan dengan analisis lainnya.

Volume 24hr Juga Bisa Menunjukkan Likuiditas

Istilah lain yang penting untuk dipahami adalah likuiditas. Likuiditas adalah seberapa mudah sebuah aset bisa dibeli atau dijual. Semakin tinggi volume perdagangan, biasanya semakin mudah aset tersebut diperdagangkan. Sebaliknya, aset dengan volume rendah kadang memiliki risiko seperti:

  • Sulit dijual
  • Pergerakan harga terlalu ekstrem
  • Selisih harga beli dan jual yang lebar
  • Slippage yang tinggi

Karena itu, sebelum membeli suatu aset, jangan hanya lihat potensi cuannya. Perhatikan juga volume perdagangannya.

Cara Cepat Membaca Data 24hr

Kalau kamu masih bingung harus mulai dari mana, gunakan cara sederhana berikut:

Lihat Harga

Apakah harga sedang naik atau turun?

Lihat Volume

Apakah pergerakan tersebut didukung aktivitas transaksi yang besar?

Lihat High dan Low

Seberapa jauh harga bergerak dalam sehari?

Lihat Sentimen

Apakah pasar terlihat optimis, netral, atau justru panik? Empat langkah sederhana ini sudah cukup membantu kamu memahami kondisi pasar secara lebih utuh.

Data 24hr adalah salah satu informasi paling penting yang bisa kamu temukan di aplikasi kripto. Lewat data ini, kamu bisa melihat perubahan harga, volume perdagangan, volatilitas, hingga sentimen pasar dalam 24 jam terakhir.

Namun yang perlu diingat, data 24hr bukan bola kristal yang bisa memprediksi masa depan. Gunakan data ini sebagai alat bantu untuk memahami kondisi pasar saat ini, bukan sebagai alasan untuk mengambil keputusan secara impulsif.

Semakin kamu memahami cara membaca data 24hr, semakin besar peluang kamu untuk membuat keputusan yang lebih tenang, lebih rasional, dan tidak mudah terbawa emosi pasar.

 

Pelajari istilah kripto lainnya:

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device