
Human-Readable Names
Dalam dunia blockchain, alamat crypto biasanya berbentuk kombinasi panjang huruf dan angka yang sulit diingat. Namun berkat inovasi bernama Human-Readable Names, pengalaman pengguna menjadi jauh lebih ramah dan sederhana. Nama-nama seperti sahabatfloq.eth atau namamu.crypto kini menjadi alternatif populer dibandingkan harus menggunakan alamat wallet seperti 0x6F7A...ED8B.
Untuk Sahabat Floq yang sedang belajar atau menjelajahi dunia crypto, memahami bagaimana sistem nama ini bekerja bisa memberikan kenyamanan dan juga keamanan dalam bertransaksi.
Apa Itu Human-Readable Names?
Human-Readable Names adalah penyederhanaan alamat blockchain agar mudah dibaca dan diingat manusia. Secara teknis, nama ini adalah alias dari alamat wallet yang panjang. Dengan nama seperti floq.eth, kamu tidak perlu menghafal atau menyalin-tempel alamat wallet yang rawan kesalahan.
Solusi ini diperkenalkan untuk mengurangi friksi dalam penggunaan crypto dan mempercepat adopsi mainstream. Beberapa proyek yang menawarkan layanan ini adalah:
- Ethereum Name Service (ENS) untuk domain .eth
- Unstoppable Domains untuk domain seperti .crypto, .wallet, dan lainnya
Mengapa Human-Readable Names Penting?
Sahabat Floq, saat kamu ingin mengirim aset crypto ke seseorang, satu kesalahan karakter dalam alamat wallet bisa berarti kehilangan dana secara permanen. Human-readable names hadir untuk mengatasi risiko ini. Berikut manfaat utamanya:
- Kemudahan Penggunaan
Mengirim aset ke reza.eth jauh lebih mudah dan intuitif daripada mengetik deretan karakter acak.
- Mengurangi Risiko Human Error
Karena nama lebih mudah diverifikasi secara visual, kamu bisa menghindari kesalahan pengiriman yang sering terjadi akibat salah salin atau typo.
- Meningkatkan Kepercayaan
Nama yang dapat dikenali meningkatkan kepercayaan dalam transaksi, apalagi jika digunakan oleh brand, tokoh publik, atau bisnis.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Human-readable names bekerja seperti sistem domain pada internet. Saat kamu mengetik floq.eth, sistem akan mencocokkannya dengan alamat wallet aktual melalui smart contract di jaringan Ethereum.
Proses ini terdiri dari beberapa langkah teknis:
- Pendaftaran nama melalui platform seperti ENS atau Unstoppable Domains
- Pemetaan (mapping) antara nama dan alamat wallet
- Penyimpanan data di blockchain agar transparan dan terdesentralisasi
Setelah terdaftar, nama tersebut bisa digunakan di berbagai aplikasi Web3 dan dompet crypto yang kompatibel.
Contoh Penggunaan dalam Ekosistem Crypto
Nama seperti vitalik.eth atau alice.crypto sering digunakan dalam:
- Pengiriman aset antar dompet
- Tampilan profil Web3
- Identitas di forum atau DAO
- Login ke aplikasi dApps berbasis identitas terdesentralisasi
Di masa depan, kamu bahkan bisa menggunakan human-readable names untuk login ke situs web, mengelola domain, dan menghubungkan berbagai identitas digital menjadi satu kesatuan.
Tantangan dan Pertimbangan
Meski sangat berguna, masih ada beberapa tantangan dalam adopsi human-readable names:
- Keterbatasan Jaringan
Sebagian besar layanan nama saat ini hanya mendukung jaringan tertentu (seperti Ethereum), meski beberapa proyek mulai menjembatani ke multichain.
- Biaya Pendaftaran
Untuk mendapatkan nama unik, pengguna biasanya harus membayar biaya tahunan atau biaya satu kali, tergantung platform.
- Risiko Tumpang Tindih Nama
Karena tidak semua sistem nama saling kompatibel, bisa saja ada dua pengguna dengan nama yang sama tapi di sistem berbeda.
Human-Readable Names dan Masa Depan Identitas Web3
Di era Web3, di mana identitas digital terdesentralisasi menjadi tulang punggung aktivitas online, human-readable names akan memainkan peran vital. Mereka bukan hanya sekadar nama wallet, tapi bisa menjadi:
- Identitas on-chain yang konsisten
- Alamat email Web3
- Tanda tangan digital
- Akses ke profil sosial di metaverse
Dalam dunia yang semakin digital, kamu bisa membangun reputasi, jaringan, dan eksistensi online berbasis nama blockchain yang kamu miliki.
Human-Readable Names Bukan Sekadar Nama, Tapi Identitas Masa Depan
Sahabat Floq, Human-Readable Names menyederhanakan interaksi di dunia blockchain dengan membuat alamat wallet lebih mudah diingat, lebih aman, dan lebih personal. Mereka berfungsi seperti domain internet di era Web2, tetapi dengan tingkat kepemilikan dan keamanan yang lebih tinggi.
Dengan memahami dan menggunakan teknologi ini, kamu bisa menikmati ekosistem crypto yang lebih nyaman dan ramah pengguna. Bagi pemula maupun veteran di dunia aset digital, ini adalah langkah awal untuk mengintegrasikan identitas digitalmu ke dalam jaringan terdesentralisasi.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Hyperinflation
Kondisi ekonomi di mana harga barang dan jasa meningkat sangat cepat dan tidak terkendali dalam waktu singkat, biasanya lebih dari 50% per bulan. Penyebab umumnya meliputi pencetakan uang berlebihan, runtuhnya kepercayaan publik terhadap mata uang, dan krisis politik atau ekonomi.
Hyperledger
Proyek open-source yang dipimpin oleh Linux Foundation untuk mengembangkan teknologi blockchain khusus penggunaan bisnis dan enterprise. Menyediakan kerangka kerja seperti Fabric dan Sawtooth yang dirancang untuk efisiensi, privasi, dan skalabilitas dalam sistem korporat.
Identity Verification (IDV)
Proses untuk memastikan bahwa seseorang adalah pihak yang mereka klaim, biasanya dengan memeriksa dokumen resmi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau paspor. Digunakan dalam pendaftaran akun bursa crypto, Know Your Customer (KYC), dan kepatuhan terhadap regulasi Anti-Money Laundering (AML).
Immutable
Sifat dari data dalam blockchain yang tidak dapat diubah setelah dicatat. Memberikan jaminan keaslian dan kepercayaan dalam sistem terdesentralisasi.
Impermanent Loss
Kerugian sementara yang dialami penyedia likuiditas dalam Automated Market Maker (AMM) ketika harga aset yang disediakan berubah dibandingkan saat pertama kali disimpan. Dapat menjadi permanen jika aset ditarik saat perbedaan harga masih besar.


