Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Generative AI

Apa Itu Generative AI?

Generative AI adalah jenis kecerdasan buatan yang dirancang untuk menghasilkan konten baru secara mandiri, berdasarkan pembelajaran dari dataset yang sangat besar. Tidak hanya meniru, teknologi ini mampu menggabungkan informasi, memprediksi pola, dan menciptakan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya.

Contoh nyatanya bisa berupa:

  • Gambar NFT orisinal yang dihasilkan oleh model AI seperti GAN (Generative Adversarial Networks)
  • Musik digital yang disusun oleh algoritma berdasarkan genre tertentu
  • Smart contract generatif untuk pembuatan token secara otomatis 
     

Teknologi ini menjadi tulang punggung dari berbagai proyek Web3 yang ingin menawarkan personalized experience, otomatisasi konten, dan inovasi visual yang sulit dicapai secara manual.


Bagaimana Cara Kerja Generative AI?

Generative AI bekerja dengan mempelajari data yang ada, lalu menggunakan model probabilistik atau neural networks untuk menciptakan data baru yang menyerupai pola aslinya. Dalam praktiknya, dua pendekatan populer digunakan:

1. GAN (Generative Adversarial Networks)

Model ini melibatkan dua jaringan AI—generator yang menciptakan data, dan discriminator yang mengevaluasi apakah data tersebut asli atau buatan. Keduanya saling berkompetisi hingga generator menghasilkan konten yang sangat realistis.

2. Transformer Model

Model ini dikenal luas lewat platform seperti ChatGPT atau DALL·E. Menggunakan perhatian terhadap konteks, model ini mampu membangun konten secara berurutan dan dinamis berdasarkan input awal.

Kedua pendekatan ini banyak dimanfaatkan dalam NFT generatif, pengembangan karakter virtual, hingga penciptaan aset digital yang interaktif dan dinamis.

 

Peran Generative AI dalam Dunia Blockchain dan NFT

Menciptakan NFT Generatif

Salah satu tren terbesar adalah NFT generatif, yaitu karya seni digital yang diciptakan oleh algoritma AI berdasarkan input atau parameter tertentu. Setiap aset bersifat unik dan tidak dapat direplikasi.

Proyek NFT seperti ini membuka peluang baru dalam dunia seni digital, di mana seniman dapat berkolaborasi dengan algoritma untuk menghasilkan ribuan variasi karya dalam waktu singkat.

Otomatisasi Konten dalam dApp

Beberapa dApp sudah mulai menggunakan Generative AI untuk menciptakan pengalaman pengguna yang dinamis. Misalnya:

  • Generasi otomatis karakter avatar di metaverse
  • Penyesuaian konten berdasarkan perilaku pengguna
  • Pembuatan cerita interaktif berbasis AI
  • Peningkatan Kreativitas Desentralisasi

Dengan bantuan Generative AI, siapa pun—baik developer, desainer, maupun kreator konten—bisa menciptakan aset yang layak jual di platform Web3, meskipun tanpa latar belakang teknis mendalam. Teknologi ini memberdayakan komunitas kreatif secara lebih merata.

 

Tantangan dan Pertimbangan Etis

Meski menjanjikan, penggunaan Generative AI juga menghadirkan sejumlah tantangan:

  1. Kepemilikan dan Hak Cipta: Siapa yang dianggap sebagai pencipta jika karya dihasilkan oleh AI?
  2. Penyalahgunaan: AI bisa digunakan untuk membuat konten manipulatif atau palsu.
  3. Kualitas vs Otentisitas: Apakah konten buatan mesin memiliki nilai artistik setara dengan karya manusia? 

Pertanyaan-pertanyaan ini terus berkembang seiring adopsi teknologi AI dalam industri blockchain.

 

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

 

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device