Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Ether

Apa Itu Ether (ETH)? Kenapa Semua Aktivitas di Ethereum Butuh ETH?

Bayangin kamu lagi main ke sebuah kota yang serba canggih. Mau naik transportasi, belanja, masuk tempat hiburan, sampai bayar parkir, semuanya pakai satu mata uang yang sama.

Nah, sekarang bayangin kamu datang ke kota itu tanpa punya mata uangnya sama sekali. Kamu memang tetap bisa lihat-lihat. Tapi begitu mau melakukan sesuatu, semuanya mentok. Kurang lebih seperti itulah pengalaman orang yang baru masuk ke ekosistem Ethereum tanpa punya Ether atau ETH.

Banyak orang mengenal ETH karena harganya yang sering naik turun. Ada yang beli buat investasi, ada juga yang sekadar ikut tren. Padahal, peran ETH sebenarnya jauh lebih besar daripada itu. ETH bukan cuma aset kripto yang bisa diperjualbelikan. Ia adalah "bahan bakar" yang bikin seluruh jaringan Ethereum bisa bekerja. Mau kirim aset, beli NFT, staking, pakai aplikasi DeFi, atau sekadar menjalankan transaksi sederhana, semuanya membutuhkan ETH.

Makanya, kalau kamu ingin benar-benar memahami Ethereum, jangan cuma lihat grafik harganya. Coba pahami dulu kenapa aset ini sebenarnya dibutuhkan banyak orang.

Sebenarnya Ether (ETH) Itu Apa?

Singkatnya, Ether atau ETH adalah aset digital asli dari blockchain Ethereum. Kalau Ethereum diibaratkan sebagai sebuah sistem atau "kota digital", maka ETH adalah mata uang yang dipakai di dalamnya.

Tanpa ETH, kamu tetap bisa melihat apa saja yang ada di Ethereum. Tapi kamu nggak bisa benar-benar ikut beraktivitas di dalamnya. Inilah yang membedakan ETH dengan banyak aset kripto lainnya. ETH punya fungsi yang jelas. Ia bukan sekadar disimpan, tetapi juga digunakan setiap hari oleh jutaan pengguna di seluruh dunia.

Ethereum dan Ether Itu Beda, Lho

Ini salah satu hal yang paling sering bikin pemula bingung. Banyak yang mengira Ethereum dan Ether adalah hal yang sama. Padahal sebenarnya beda. Ethereum adalah jaringan blockchain-nya. Sedangkan Ether (ETH) adalah aset digital yang dipakai di jaringan tersebut.

Kalau masih bingung, coba pakai analogi ini. Bayangkan Ethereum adalah sebuah mal. Di dalam mal itu ada banyak toko, restoran, bioskop, ATM, sampai tempat bermain. Sementara ETH adalah uang yang kamu gunakan untuk menikmati semua fasilitas di dalamnya. Malnya memang tetap berdiri tanpa uangmu. Tapi tanpa uang, kamu nggak bisa melakukan banyak hal.

Kenapa Harus Bayar Pakai ETH?

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, "Kenapa sih setiap transaksi harus bayar?" Jawabannya sederhana. Setiap transaksi yang kamu lakukan akan diproses oleh ribuan komputer yang menjaga jaringan Ethereum tetap berjalan.

Komputer-komputer itu membutuhkan sumber daya untuk bekerja. Nah, biaya yang kamu bayarkan menggunakan ETH disebut gas fee. Anggap saja seperti ongkos kirim. Kalau kamu mengirim paket, pasti ada biaya yang harus dibayar supaya paket itu bisa diproses dan sampai ke tujuan.

Begitu juga di Ethereum. Gas fee membuat setiap transaksi bisa diproses dengan aman sekaligus mencegah orang mengirim transaksi spam dalam jumlah besar.

Tiga Fungsi Utama ETH yang Perlu Kamu Tahu

Kalau disederhanakan, ada tiga peran utama ETH.

1. Membayar Semua Aktivitas di Ethereum

Ini fungsi yang paling utama. Setiap kali kamu mengirim aset, membeli NFT, menggunakan aplikasi DeFi, atau menjalankan smart contract, kamu membutuhkan ETH. Makanya ETH sering disebut sebagai bahan bakar Ethereum. Tanpa bahan bakar, "mesin" Ethereum nggak akan bisa berjalan.

2. Menjaga Keamanan Jaringan

Ethereum sekarang menggunakan sistem yang disebut Proof-of-Stake. Di sistem ini, ada validator yang mengunci sejumlah ETH untuk membantu mengamankan jaringan. Sebagai gantinya, mereka berkesempatan mendapatkan imbalan dalam bentuk ETH. Kalau di dunia nyata, ini mirip seperti seseorang yang ikut menjaga keamanan sebuah lingkungan dan mendapatkan insentif atas kontribusinya.

3. Jadi Mata Uang Utama di Banyak Aplikasi

Banyak aplikasi yang dibangun di Ethereum menggunakan ETH sebagai alat pembayaran. Mulai dari marketplace NFT, platform DeFi, layanan staking, sampai berbagai aplikasi Web3 lainnya. Jadi, semakin banyak aplikasi yang berkembang, biasanya semakin besar juga kebutuhan terhadap ETH.

Kenapa Banyak Orang Menganggap ETH Berharga?

Kalau dipikir-pikir, kenapa sih orang mau membeli ETH? Jawabannya bukan cuma karena berharap harganya naik. ETH punya sesuatu yang disebut utility, atau nilai guna. Semakin banyak orang memakai Ethereum, semakin banyak juga orang yang membutuhkan ETH.

Artinya, permintaan terhadap ETH bukan hanya datang dari investor, tetapi juga dari orang-orang yang memang ingin menggunakan jaringan Ethereum. Ini yang membuat ETH punya fondasi yang cukup kuat dibanding aset yang hanya mengandalkan hype.

Apa Saja yang Bisa Mempengaruhi Harga ETH?

Sama seperti aset lainnya, harga ETH juga naik turun. Ada beberapa faktor yang biasanya ikut memengaruhi. Yang pertama adalah aktivitas jaringan. Semakin ramai Ethereum digunakan, biasanya kebutuhan terhadap ETH juga ikut meningkat.

Faktor berikutnya adalah perkembangan teknologi. Ethereum terus melakukan berbagai pembaruan untuk membuat jaringannya lebih cepat, lebih efisien, dan lebih murah digunakan. Selain itu, masuknya institusi besar ke pasar kripto juga sering menjadi perhatian investor karena bisa meningkatkan permintaan terhadap ETH.

Terakhir, ada mekanisme burning yang membuat sebagian ETH dihapus dari peredaran.

Kenalan dengan Konsep Burning

Salah satu hal yang membuat Ethereum cukup unik adalah mekanisme burning. Sejak pembaruan EIP-1559, sebagian biaya transaksi akan dibakar atau dihapus secara permanen. Bayangin ada seratus tiket konser.

Setiap minggu, beberapa tiket dimusnahkan. Sementara orang yang ingin datang ke konser jumlahnya tetap, bahkan terus bertambah. Lama-kelamaan, tiket yang tersisa menjadi semakin langka. Konsep yang sama berlaku pada ETH.

Kalau permintaan tetap tinggi sementara jumlah ETH yang beredar perlahan berkurang, kondisi tersebut bisa menciptakan tekanan deflasi. Meski begitu, bukan berarti harga pasti naik. Harga aset tetap dipengaruhi banyak faktor lain.

ETH Bukan Cuma Buat Investasi

Kalau kamu mengira ETH hanya dibeli untuk disimpan, sebenarnya nggak juga. ETH justru menjadi pintu masuk ke berbagai layanan Web3. Dengan ETH, kamu bisa mencoba aplikasi DeFi, membeli NFT, ikut DAO, melakukan staking, sampai menggunakan berbagai aplikasi blockchain yang terus bermunculan. Makanya banyak orang menyebut ETH sebagai "kunci" untuk masuk ke dunia Web3.

Gimana Cara Mendapatkan ETH?

Cara paling mudah tentu membelinya melalui platform exchange kripto. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan ETH dari pembayaran, hasil staking, reward dari aplikasi blockchain tertentu, atau menjual NFT. Setelah punya ETH, kamu bisa menyimpannya di crypto wallet seperti MetaMask, Trust Wallet, atau hardware wallet kalau ingin keamanan yang lebih tinggi. Yang paling penting, jangan pernah membagikan seed phrase atau private key kepada siapa pun.

Jadi, Apa yang Bisa Dipelajari dari ETH?

Kalau ada satu hal yang perlu kamu ingat, mungkin ini. ETH bukan hanya aset investasi. ETH adalah "mesin penggerak" yang membuat Ethereum tetap hidup. Semakin berkembang ekosistem Ethereum, semakin besar pula peran ETH di dalamnya.

Itulah kenapa banyak orang tidak hanya melihat ETH dari sisi harga, tetapi juga dari fungsi dan kegunaannya. Karena pada akhirnya, aset yang punya manfaat nyata biasanya memiliki alasan yang lebih kuat untuk terus digunakan. Kalau kamu baru mulai mengenal dunia kripto, memahami cara kerja ETH adalah langkah awal yang bagus. Dengan begitu, kamu nggak cuma ikut tren, tapi juga benar-benar paham apa yang sedang kamu pelajari.

 

Pelajari istilah kripto lainnya:

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device