Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Collateralized Stablecoin

Halo, Sahabat Floq! 
Di dunia cryptocurrency, stablecoin telah menjadi salah satu instrumen yang sangat penting, memberikan kestabilan harga yang sangat dibutuhkan dalam pasar yang cenderung sangat volatile. Salah satu jenis stablecoin yang semakin populer adalah collateralized stablecoin. Stablecoin jenis ini didukung oleh aset cadangan, seperti mata uang fiat, crypto, atau komoditas sebagai jaminan, yang memastikan nilainya tetap stabil meskipun terjadi fluktuasi pasar.

Pada artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang apa itu collateralized stablecoin, bagaimana cara kerjanya, serta kelebihan dan tantangannya dalam dunia DeFi dan cryptocurrency. 
 

Apa Itu Collateralized Stablecoin?

Collateralized stablecoin adalah stablecoin yang didukung oleh aset cadangan sebagai jaminan, seperti mata uang fiat (USD, EUR), cryptocurrency (Ethereum, Bitcoin), atau bahkan komoditas seperti emas. Keuntungan utama dari collateralized stablecoin adalah kemampuan untuk mempertahankan nilai yang stabil meskipun dunia cryptocurrency terkenal dengan volatilitasnya yang tinggi.

Aset yang digunakan sebagai jaminan dalam collateralized stablecoin disimpan dalam sistem terdesentralisasi atau terpusat, dan sistem tersebut memastikan bahwa stablecoin yang dikeluarkan tetap tercollateralized (dijamin) dengan jumlah aset yang cukup. Nilai stablecoin ini dipertahankan dengan menggunakan mekanisme over-collateralization dan likuidasi otomatis jika nilai jaminan turun di bawah batas tertentu.

Contoh Collateralized Stablecoin

Beberapa contoh collateralized stablecoin yang ada di pasar termasuk:

  • DAI (MakerDAO): DAI adalah stablecoin yang didukung oleh berbagai aset crypto, seperti Ethereum (ETH), yang disetor oleh pengguna dalam Collateralized Debt Position (CDP).
  • USDC: USDC adalah stablecoin yang didukung oleh USD yang disimpan dalam cadangan oleh perusahaan seperti Circle.
  • Paxos (PAX): Paxos juga didukung oleh mata uang fiat seperti USD dan dipertahankan dengan cadangan yang cukup untuk memastikan kestabilannya. 
     

Bagaimana Cara Kerja Collateralized Stablecoin?

Untuk memahami cara kerja collateralized stablecoin, penting untuk memahami dua konsep utama: over-collateralization dan likuidasi otomatis.

1. Over-Collateralization

Over-collateralization adalah mekanisme di mana jumlah jaminan yang disetor lebih besar daripada jumlah stablecoin yang dicetak. Ini digunakan untuk menjaga stabilitas dan memastikan bahwa nilai stablecoin tetap terjaga meskipun harga jaminan mengalami fluktuasi.

Sebagai contoh, jika pengguna ingin mencetak 1.000 DAI menggunakan Ethereum sebagai jaminan, mereka mungkin diharuskan untuk menyediakan ETH senilai 1.500 USD. Dengan cara ini, meskipun harga ETH turun, nilai DAI tetap terjamin dan stabil. Protokol akan mengatur agar jumlah ETH yang digunakan sebagai jaminan lebih besar dari nilai yang dipinjam, memberikan ruang yang cukup untuk menjaga keamanan sistem.

2. Likuidasi Otomatis

Untuk mencegah kerugian besar dan memastikan keamanan sistem, mekanisme likuidasi otomatis digunakan. Jika nilai aset yang dijaminkan mengalami penurunan yang signifikan dan rasio collateralization turun di bawah batas yang telah ditentukan, sistem akan melikuidasi sebagian atau seluruh jaminan untuk menutupi pinjaman.

Sebagai contoh, jika nilai ETH yang digunakan untuk mencetak DAI turun drastis, dan nilai jaminan ETH tidak lagi mencukupi untuk mendukung jumlah DAI yang diterbitkan, platform akan secara otomatis menjual atau melikuidasi aset yang dijaminkan untuk menutupi risiko tersebut.

3. Pengelolaan Stablecoin dalam Platform DeFi

Di dunia DeFi, platform seperti MakerDAO, Aave, dan Compound menggunakan collateralized stablecoin untuk memberikan pinjaman tanpa perantara. Misalnya, DAI digunakan sebagai stablecoin yang tercollateralized, memungkinkan pengguna untuk meminjam atau memberikan pinjaman tanpa harus bergantung pada pihak ketiga. 
 

Mengapa Collateralized Stablecoin Penting dalam DeFi?

Collateralized stablecoin menawarkan berbagai keuntungan, terutama dalam dunia DeFi. Beberapa manfaat utama dari collateralized stablecoin adalah sebagai berikut:

1. Stabilitas di Pasar Volatil

Salah satu masalah utama dalam cryptocurrency adalah volatilitas harga. Collateralized stablecoin menawarkan solusi untuk masalah ini dengan menyediakan aset yang terjamin untuk menjaga nilai stablecoin tetap stabil, bahkan di pasar yang sangat volatile.

2. Keamanan Sistem

Dengan over-collateralization, sistem ini memberikan buffer keamanan terhadap fluktuasi harga yang tajam. Hal ini mengurangi kemungkinan kerugian besar bagi platform dan pengguna, sekaligus memberikan stabilitas lebih lanjut di seluruh ekosistem DeFi.

3. Desentralisasi dan Kepercayaan

Sebagai bagian dari DeFi, collateralized stablecoin berfungsi tanpa perantara, memberikan transparansi dan kepercayaan pada pengguna. Dengan sistem yang terdesentralisasi, pengguna dapat memiliki kontrol penuh atas aset mereka, tanpa ketergantungan pada bank atau lembaga keuangan tradisional.

4. Akses ke Likuiditas

Collateralized stablecoin memungkinkan pengguna untuk mengakses likuiditas tanpa harus menjual aset crypto mereka. Ini memberikan fleksibilitas lebih dalam mengelola portofolio crypto dan menggunakan stablecoin untuk berbagai keperluan, mulai dari perdagangan hingga pinjaman. 
 

Keuntungan dan Tantangan Collateralized Stablecoin

Keuntungan:

  • Keamanan dan stabilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan stablecoin yang tidak terjamin.
  • Likuiditas lebih besar di ekosistem DeFi, yang memungkinkan pengguna untuk meminjam atau memberikan pinjaman dengan lebih mudah.
  • Transparansi dan kontrol penuh bagi pengguna dalam mengelola asset crypto mereka.

Tantangan:

  • Risiko fluktuasi harga terhadap aset yang digunakan untuk collateralization. Jika harga turun drastis, ini bisa menyebabkan likuidasi.
  • Keterbatasan jenis aset yang dapat digunakan sebagai jaminan. Tidak semua aset crypto atau komoditas dapat diterima sebagai jaminan oleh protokol tertentu.
  • Gas fee dan biaya transaksi yang dapat mempengaruhi pengguna dalam mengakses dan mengelola collateralized stablecoin. 
     

Collateralized Stablecoin dalam Dunia DeFi

Di dunia DeFi, beberapa platform telah mengadopsi penggunaan collateralized stablecoin untuk memberikan pinjaman tanpa perantara dan likuiditas lebih. Beberapa platform yang menggunakan collateralized stablecoin termasuk:

1. MakerDAO (DAI)

MakerDAO adalah salah satu contoh terbesar dalam penggunaan collateralized stablecoin. Platform ini memungkinkan pengguna untuk menyetor Ethereum atau token ERC-20 lainnya sebagai jaminan dan mencetak DAI, sebuah stablecoin yang terkolateral.

2. Aave

Aave menggunakan collateralized stablecoin untuk memungkinkan peminjam meminjam berbagai jenis aset crypto. Protokol ini menggunakan over-collateralization untuk menjaga stabilitas pinjaman dan memberikan perlindungan terhadap risiko fluktuasi harga.

3. Compound

Compound memungkinkan pengguna untuk meminjamkan dan meminjam berbagai jenis cryptocurrency. Dalam platform ini, collateralized stablecoin digunakan untuk menjaga keamanan sistem dan memberikan pengelolaan risiko yang lebih baik. 
 

Collateralized Stablecoin untuk Stabilitas di Dunia Crypto

Collateralized stablecoin adalah solusi yang sangat berguna untuk menghadapi volatilitas dalam pasar cryptocurrency. Dengan dukungan aset cadangan yang cukup, collateralized stablecoin dapat menjaga nilai stablecoin tetap stabil dan aman. Sistem over-collateralization dan likuidasi otomatis memberikan perlindungan yang diperlukan untuk menjaga kestabilan sistem di seluruh ekosistem DeFi.

Sahabat Floq, dengan pemahaman lebih mendalam tentang collateralized stablecoin, kamu sekarang dapat melihat bagaimana teknologi ini memberikan keamanan dan stabilitas dalam dunia DeFi. Terus eksplorasi dan manfaatkan teknologi ini untuk memaksimalkan potensi di dunia cryptocurrency!

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device