Cari

Klik huruf yang tersedia untuk mengetahui daftar glossary

Pattern 1

Arbitrage

Apa Itu Arbitrage?

Sahabat Floq, pernahkah Kamu melihat harga Bitcoin berbeda di dua platform exchange? Nah, inilah celah yang dimanfaatkan oleh strategi bernama arbitrage. Arbitrage adalah teknik perdagangan yang memanfaatkan perbedaan harga suatu aset—seperti crypto, saham, atau komoditas—di dua atau lebih pasar berbeda untuk mendapatkan keuntungan tanpa risiko besar.

Dalam praktiknya, seorang trader membeli aset di pasar yang lebih murah dan langsung menjualnya di pasar yang lebih mahal, sehingga meraih margin keuntungan dari selisih harga tersebut.

 

Cara Kerja Arbitrage

1. Identifikasi Selisih Harga

Trader arbitrage secara aktif memantau berbagai platform exchange. Misalnya, jika ETH diperdagangkan di harga Rp29 juta di Exchange A dan Rp29,5 juta di Exchange B, maka selisih Rp500 ribu inilah yang menjadi peluang arbitrage.

2. Eksekusi Transaksi Ganda

Trader kemudian membeli ETH di Exchange A dan secara bersamaan menjualnya di Exchange B. Karena kedua transaksi dilakukan nyaris bersamaan, risiko fluktuasi harga bisa ditekan seminimal mungkin.

3. Realisasi Profit

Keuntungan langsung diperoleh dari perbedaan harga tersebut. Namun jangan lupa, profit bersih baru benar-benar terasa setelah dikurangi biaya transaksi, withdrawal, dan kemungkinan delay.

 

Jenis-Jenis Arbitrage yang Populer di Dunia Crypto

A. Spatial Arbitrage

Terjadi ketika perbedaan harga terjadi antara dua lokasi fisik atau platform exchange berbeda, seperti Binance dan Coinbase, atau bahkan antara bursa lokal dan internasional.

B. Triangular Arbitrage

Strategi kompleks yang memanfaatkan perbedaan harga antar pasangan mata uang kripto. Contohnya, menukar BTC → ETH → USDT → BTC, dan jika diperoleh lebih banyak BTC di akhir transaksi, maka arbitrage berhasil.

C. Statistical Arbitrage

Menggunakan algoritma dan model statistik untuk mengidentifikasi peluang harga yang tidak efisien. Biasanya dilakukan oleh trader profesional atau institusi dengan sistem trading otomatis.

 

Keuntungan Arbitrage

  • Minim Risiko: Karena beli dan jual dilakukan bersamaan.
  • Cepat dan Efisien: Bisa dilakukan dalam hitungan detik menggunakan bot trading.
  • Bisa Diotomatisasi: Cocok untuk trader yang paham teknologi dan API exchange.

 

Risiko dan Tantangan Arbitrage

  • Biaya Transaksi: Fee tinggi bisa mengikis margin arbitrage.
  • Delay Transfer: Waktu tunggu saat transfer aset bisa menimbulkan slippage.
  • Likuiditas Rendah: Tidak semua exchange punya volume transaksi besar.
  • Regulasi Lokal: Beberapa negara mengatur perbedaan harga antar bursa dengan ketat.
  •  

Arbitrage dan Perannya dalam Ekosistem Crypto

Strategi arbitrage sebenarnya bermanfaat bagi pasar karena membantu menyamakan harga (price convergence) antar bursa. Hal ini mendorong:

  • Efisiensi pasar
  • Likuiditas yang lebih merata
  • Stabilitas harga antar platform

Selain itu, arbitrage juga menjadi fondasi dalam pengembangan produk DeFi seperti flash loan arbitrage di jaringan Ethereum.

 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device