
Anti-Money Laundering (AML)
Apa Itu Anti-Money Laundering (AML)?
Sahabat Floq, istilah Anti-Money Laundering (AML) merujuk pada serangkaian kebijakan, hukum, dan regulasi yang dirancang untuk mencegah praktik pencucian uang—proses di mana pelaku kejahatan berusaha menyamarkan asal-usul dana ilegal agar tampak sah. AML menjadi bagian krusial dari sistem keamanan finansial global, baik dalam konteks perbankan tradisional maupun ekosistem crypto yang terdesentralisasi.
Mengapa AML Penting?
AML bukan sekadar kepatuhan formal. Di balik itu, AML memainkan peran besar dalam:
- Melindungi sistem keuangan dari eksploitasi kejahatan seperti narkoba, terorisme, dan penipuan;
- Meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan dan teknologi blockchain;
- Mendukung transparansi dan integritas ekonomi global.
Cara Kerja AML dalam Dunia Finansial
AML bekerja melalui kombinasi kebijakan, teknologi, dan prosedur manusia. Berikut adalah langkah-langkah umum yang biasanya diterapkan:
1. Know Your Customer (KYC)
AML hampir selalu dimulai dari proses KYC, yakni verifikasi identitas pengguna. Ini mencakup pengumpulan dokumen identitas, bukti alamat, hingga pengecekan terhadap daftar hitam global seperti daftar PEP (Politically Exposed Persons).
2. Monitoring Transaksi
Platform keuangan, baik bank maupun bursa crypto, menggunakan sistem otomatis untuk memantau transaksi yang mencurigakan—misalnya transfer dalam jumlah besar, aktivitas tidak biasa dari akun baru, atau pengiriman ke negara dengan risiko tinggi.
3. Pelaporan Aktivitas Mencurigakan
Jika ditemukan indikasi kuat adanya pencucian uang, lembaga terkait wajib membuat laporan kepada otoritas—biasanya disebut Suspicious Transaction Report (STR).
AML dalam Dunia Crypto
Di ekosistem blockchain, penerapan AML menghadapi tantangan unik seperti anonimitas pengguna, transaksi lintas negara tanpa perantara, serta keberadaan mixer dan DeFi. Namun, proyek crypto yang serius kini mulai mengintegrasikan:
- On-chain analytics untuk melacak aliran dana secara publik;
- Integrasi dengan penyedia AML screening;
- Penggunaan smart contract untuk pembatasan transfer otomatis.
AML vs. KYC: Apa Bedanya?
Meskipun saling terkait, AML dan KYC bukanlah hal yang sama:
| AML | KYC |
| Strategi luas untuk mencegah pencucian uang | Langkah awal verifikasi identitas pengguna |
| Fokus pada proses berkelanjutan dan monitoring transaksi | Fokus pada onboarding awal |
| Diterapkan pada level organisasi dan sistem | Diterapkan pada level individu |
AML Sebagai Pilar Kepercayaan dalam Ekosistem Finansial
Sahabat Floq, AML bukan hanya soal kepatuhan, tetapi tentang membangun kepercayaan dan keamanan di tengah berkembangnya dunia finansial digital. Dalam konteks crypto yang cepat dan terdesentralisasi, penerapan prinsip AML yang kuat membantu menjaga stabilitas, menghindari sanksi hukum, serta membuka peluang kemitraan global yang lebih luas.
Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.
Bagikan melalui:

Kosakata Selanjutnya
Antitrust Law
Peraturan yang bertujuan mencegah praktik monopoli dan menjaga persaingan sehat di pasar. Penegakannya melindungi konsumen dari harga tidak wajar dan dominasi perusahaan besar.
Antivirus
Program komputer yang memindai, mengidentifikasi, dan menghapus virus dari perangkat. Secara rutin diperbarui untuk menghadapi ancaman siber terbaru.
Apeing
Tindakan membeli aset crypto secara impulsif tanpa riset yang cukup, biasanya karena Fear of Missing Out (FOMO). Praktik ini sering terjadi saat hype tinggi di pasar token baru.
API
Singkatan dari Application Programming Interface, yaitu antarmuka yang memungkinkan dua sistem software berinteraksi satu sama lain. Banyak digunakan dalam aplikasi keuangan, crypto, dan layanan digital modern.
AR Token (Arweave)
Token utilitas dalam ekosistem Arweave yang digunakan untuk membayar penyimpanan data permanen di jaringan blockchain. Mendorong ekosistem berbagi informasi terdesentralisasi dan tahan sensor.


