Harga Bitcoin (BTC) dan XRP menghadapi sejumlah level krusial menjelang rapat bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), pada 27–28 Oktober 2026. Arah kebijakan suku bunga The Fed menjadi salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi sentimen investor dan pergerakan pasar kripto dalam jangka pendek.
Bitcoin diperdagangkan di sekitar USD81.700, sementara XRP bertahan di atas USD1,30. Di tengah pemulihan pasar, kapitalisasi pasar kripto global tercatat meningkat 1,07% dalam 24 jam menjadi USD2,73 triliun.
Namun, pemulihan tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Akumulasi Bitcoin oleh investor besar atau whalemenunjukkan peningkatan eksposur terhadap aset kripto, tetapi arus keluar dana dari produk investasi berbasis kripto masih membayangi pergerakan pasar.

Berdasarkan data CME FedWatch, pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,75%–4,00% dalam pertemuan Oktober, dengan probabilitas sebesar 82,8%. Sementara itu, peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin berada di angka 17,2%, sedangkan peluang penurunan suku bunga tercatat 0%.
Probabilitas tersebut mencerminkan ekspektasi pasar berdasarkan kontrak berjangka suku bunga dana federal, bukan keputusan resmi The Fed. Karena itu, perkembangan ekonomi AS dan pernyataan bank sentral tetap menjadi faktor yang perlu dicermati investor.
Whale Tambah 88.987 BTC, tetapi Dana ETF Keluar

Dari sisi aktivitas investor besar, data Santiment menunjukkan bahwa dompet yang menyimpan 10 hingga 10.000 BTC menambah sekitar 88.987 Bitcoin dalam satu bulan terakhir. Total kepemilikan kelompok tersebut meningkat hingga lebih dari 13,69 juta BTC, level tertinggi sejak April 2026.
Dilaporkan Coingape, akumulasi ini mengindikasikan meningkatnya eksposur investor besar terhadap Bitcoin di tengah volatilitas harga. Meski demikian, peningkatan kepemilikan whale tidak serta-merta menjamin harga Bitcoin akan segera pulih karena pergerakan pasar juga dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi dan aliran modal.
Tekanan lain datang dari produk investasi berbasis kripto. Data SoSoValue menunjukkan bahwa ETF Bitcoin spot mencatat arus keluar bersih sekitar USD229 juta selama periode 12–16 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, ETF BlackRock IBIT mengalami arus keluar sekitar USD165 juta.
ETF Ethereum spot bahkan mencatat arus keluar bersih sekitar USD320 juta dalam periode yang sama. Dengan demikian, total dana yang keluar dari ETF Bitcoin dan Ethereum spot mencapai sekitar USD549 juta selama lima hari perdagangan.
Sementara itu, ETF XRP spot mencatat arus keluar bersih sebesar USD2,47 juta pada 16 Oktober 2026. Canary XRPC disebut menjadi kontributor arus keluar tersebut, dengan total aset dalam produk ETF XRP berada di sekitar USD1,47 miliar.
Perbedaan antara akumulasi whale dan arus keluar ETF menunjukkan bahwa sentimen investor belum sepenuhnya searah. Aktivitas pembelian oleh pemegang besar dapat menjadi salah satu faktor pendukung, tetapi arus dana dari produk investasi institusional masih perlu diperhatikan.
Bitcoin Hadapi Resistance USD82.000, XRP Perlu Bertahan di USD1,29

Dari sisi teknikal, Bitcoin menghadapi resistance terdekat di USD82.000. Jika mampu menembus level tersebut dengan dukungan momentum beli yang kuat, harga berpotensi menguji area USD85.000.
Apabila penguatan berlanjut, level tertinggi September di sekitar USD87.395 menjadi target berikutnya yang dapat dicermati. Sebaliknya, area USD80.600 menjadi support terdekat. Jika tekanan jual meningkat hingga menembus level tersebut, Bitcoin berpotensi menguji support berikutnya di USD79.000.
Untuk XRP, level USD1,29 menjadi area support penting yang perlu dipertahankan guna membatasi risiko penurunan lebih lanjut. Apabila harga turun di bawah level tersebut, XRP berpotensi bergerak menuju USD1,256.
Di sisi atas, XRP menghadapi resistance bertahap pada USD1,35, USD1,40, dan USD1,50. Keberhasilan menembus level-level tersebut dapat memperkuat peluang pemulihan harga, meskipun momentum teknikal masih relatif lemah.
Indikator Relative Strength Index (RSI) harian XRP berada di sekitar 37, mencerminkan tekanan momentum beli yang masih terbatas. Kondisi ini menunjukkan bahwa XRP membutuhkan peningkatan permintaan agar mampu mempertahankan penguatan dan menembus resistance terdekat.

Menjelang keputusan The Fed, investor perlu mencermati kombinasi faktor makroekonomi, arus dana ETF, aktivitas investor besar, serta level teknikal kedua aset. Bitcoin dan XRP sama-sama menunjukkan peluang pemulihan, tetapi keberlanjutan penguatan masih bergantung pada kemampuan harga menembus resistance dan mempertahankan level support penting.
Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Bitcoin, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: Mengenal Ondo Finance: Siapa Mereka dan Apa yang Ditawarkan





