XRP memasuki Oktober 2026 setelah mencatat kinerja kuat pada kuartal III. Harga XRP naik sekitar 48% sepanjang Q3, menjadi performa kuartalan terbaiknya dalam empat tahun terakhir.
Meski demikian, XRP masih berada sekitar 59% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa di $3,65 yang tercatat pada Juli 2025. Memasuki Oktober, pergerakan harga XRP akan menghadapi kombinasi antara meningkatnya permintaan institusional, pengetatan pasokan di bursa, serta sejumlah katalis makro dan fundamental.
Data tersebut menunjukkan bahwa XRP berpotensi memasuki fase penting pada awal kuartal IV, terutama ketika harga mendekati sejumlah level teknikal utama.
Permintaan ETF XRP Terus Menguat
Dikutip BeInCrypto, salah satu faktor yang menjadi perhatian pasar adalah aktivitas ETF spot XRP di Amerika Serikat.
Dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) XRP spot AS dilaporkan telah memegang sekitar 1,16 miliar XRP dengan nilai sekitar $1,76 miliar. Akumulasi arus masuk bersih juga telah mendekati rekor $1,68 miliar.
Di sisi lain, Ripple dijadwalkan menggelar konferensi Swell di New York pada 27–29 Oktober 2026. Agenda tersebut menjadi salah satu katalis yang berpotensi menjadi perhatian pelaku pasar pada paruh kedua Oktober.
Namun, secara historis Oktober bukan selalu menjadi bulan yang kuat bagi XRP. Berdasarkan data historis yang dikutip dari CryptoRank, XRP rata-rata mencatat penurunan sekitar 5,14% pada Oktober dan menutup bulan lebih rendah pada 2024 maupun 2025.
Kondisi makroekonomi juga berpotensi memengaruhi volatilitas. Pasar saat ini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve sebesar 64% untuk pertemuan 27–28 Oktober.
Selain itu, Ripple berpotensi kembali melepaskan hingga 1 miliar XRP dari escrow pada 1 Oktober. Sementara itu, kegagalan CLARITY Act dalam pemungutan suara Senat AS pada 15 September juga menjadi salah satu perkembangan regulasi yang masih diperhatikan pasar.
1,6 Miliar XRP Keluar dari Bursa
Data on-chain menunjukkan adanya penurunan saldo XRP di bursa dalam beberapa bulan terakhir.
Menurut data Glassnode, saldo XRP di bursa turun dari sekitar 12,9 miliar XRP pada April menjadi sekitar 11 miliar XRP. Dalam dua minggu terakhir saja, sekitar 1,6 miliar XRP dilaporkan keluar dari bursa.
Arus keluar terbesar terjadi ketika XRP mengalami koreksi pada akhir September. Meski demikian, data tersebut tidak selalu berarti seluruh XRP yang keluar dari bursa langsung digunakan untuk akumulasi, karena sebagian perpindahan dapat berkaitan dengan perubahan kustodian.

Pergerakan serupa sebelumnya juga terjadi menjelang reli pada Agustus. Arus keluar bursa kripto meningkat sekitar dua hari sebelum XRP bergerak dari area $1,00 hingga menembus $1,50.
Aktivitas ETF juga menunjukkan peningkatan permintaan. Arus masuk harian ETF XRP sempat mencapai sekitar 22 juta XRP pada akhir Agustus dan sekitar 20 juta XRP pada 24 September.
Pada pekan sebelumnya, pemegang besar atau whale juga dilaporkan mengakumulasi sekitar 470 juta XRP dalam lima hari.
Namun, pola arus dana menunjukkan bahwa permintaan ETF cenderung meningkat ketika harga sedang naik. Karena itu, apabila XRP bergerak sideways dalam waktu lama, laju arus masuk ETF berpotensi ikut melambat.
Harga XRP Menghadapi Resistensi Penting $1,70

Dari sisi teknikal, grafik mingguan XRP menunjukkan beberapa perubahan struktur yang menjadi perhatian.
XRP telah menembus garis tren menurun yang terbentuk sejak puncak Juli 2025. Reli pada Agustus juga disertai volume perdagangan tinggi yang mengonfirmasi breakout tersebut.
RSI mingguan turut menembus garis tren turun dan berada di sekitar 55, atau sedikit di atas garis tengah. Sementara itu, area $1,47–$1,50 menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Di sisi atas, level Fibonacci 0,618 berada di sekitar $1,70. Level tersebut sebelumnya menjadi area penolakan pada Agustus dan kembali diuji mendekati $1,66 pada September.
Dengan demikian, $1,70 menjadi salah satu level penting untuk diperhatikan XRP memasuki Oktober.
Jika harga mampu menembus dan mempertahankan area tersebut, struktur teknikal berikutnya berpotensi mengarah ke level yang lebih tinggi. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan support dapat membuka ruang koreksi lebih dalam.
Segitiga Simetris Jadi Penentu Arah XRP
Pada grafik empat jam, XRP membentuk pola segitiga simetris yang semakin mendekati titik konvergensi sekitar 3 Oktober.
Resistance jangka pendek berada di sekitar $1,59, sementara support berada di $1,47 dan $1,38. RSI empat jam berada di sekitar 47, menunjukkan kondisi yang relatif netral, meskipun rangkaian lower high mengindikasikan adanya tekanan jual.

Dalam skenario breakout, analisis teknikal tersebut menempatkan target sekitar $1,83, atau sekitar 23% di atas area bawah pola di sekitar $1,49.
Sebaliknya, apabila terjadi breakdown, XRP berpotensi menguji area $1,17 yang bertepatan dengan level Fibonacci 0,786. Level tersebut berada sekitar 21% di bawah area $1,49.
Dengan demikian, pergerakan XRP pada awal Oktober kemungkinan akan sangat dipengaruhi oleh respons harga terhadap batas-batas pola tersebut.
Oktober Jadi Bulan Penting untuk XRP
XRP memasuki Oktober dengan dua sisi yang perlu diperhatikan. Di satu sisi, arus dana ETF, penurunan saldo XRP di bursa, serta performa Q3 yang mencapai 48% menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pasar.
Di sisi lain, faktor historis Oktober, potensi pelepasan XRP dari escrow, keputusan Federal Reserve, dan resistensi teknikal di sekitar $1,70 dapat membatasi pergerakan harga dalam jangka pendek.

Sementara itu, katalis seperti konferensi Ripple Swell dan keputusan The Fed akan berlangsung pada pekan terakhir Oktober.
Hingga katalis tersebut tiba, XRP berpotensi tetap bergerak dalam rentang $1,47–$1,70, dengan area $1,70 menjadi salah satu level teknikal utama yang perlu diperhatikan pasar.
Pergerakan dan penutupan mingguan di atas $1,70 dapat mengubah struktur teknikal berikutnya, sementara kehilangan support dapat meningkatkan risiko koreksi menuju level yang lebih rendah.
Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading XRP, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: Ethereum Berpotensi Menguat, Peluang Fed Naikkan Bunga Turun ke 34%






