Harga Ethereum (ETH) menghadapi level krusial di kisaran US$2.700–US$2.750 yang dinilai dapat menentukan arah pergerakan selanjutnya. Analis kripto Ali Martinez menilai, keberhasilan menembus area tersebut berpotensi membuka peluang kenaikan ETH menuju US$3.400.
Di tengah pengujian level resistensi tersebut, aktivitas akumulasi investor besar atau whale dan arus dana masuk ke produk investasi Ethereum turut menjadi sorotan pasar. Meski demikian, peluang kenaikan harga masih bergantung pada kemampuan ETH menembus tekanan jual di area resistensi.
Berdasarkan laporan Coinpedia yang terbit pada 28 September 2026, Ethereum diperdagangkan di sekitar US$2.696 ketika analisis tersebut disampaikan. Level US$2.750 menjadi perhatian karena harga perlu menembus dan bertahan di atas area itu untuk memperkuat indikasi momentum beli.
Aktivitas Whale Ethereum Melonjak Hampir 500%
Salah satu faktor yang menjadi perhatian dalam analisis Ethereum hari ini adalah peningkatan aktivitas transaksi bernilai besar. Menurut data yang dibagikan Ali Martinez, transaksi Ethereum dengan nilai lebih dari US$1 juta meningkat dari 1.202 menjadi 7.113 transaksi dalam sepekan, atau melonjak hampir 500%.
Selain peningkatan aktivitas transaksi, pemegang besar Ethereum juga dilaporkan menambah kepemilikan lebih dari 320.000 ETH dalam periode yang sama. Dengan menggunakan estimasi harga dalam laporan tersebut, akumulasi ini bernilai sekitar US$864 juta.
Peningkatan aktivitas whale dapat menjadi salah satu indikator yang dipantau pasar untuk memahami pergerakan pemegang besar. Namun, kenaikan jumlah transaksi dan akumulasi aset tidak serta-merta menjamin harga Ethereum akan terus meningkat.
2/5 Whale activity remains elevated across the Ethereum $ETH network.
— Ali Charts (@alicharts) September 27, 2026
Over the past week, transactions worth more than $1 million have surged nearly 500%, rising from 1,202 to 7,113. pic.twitter.com/r8m9TEuyct
ETF Ethereum Catat Inflow US$690 Juta
Selain aktivitas whale, arus dana masuk ke produk investasi Ethereum juga menjadi sorotan.
ETF spot Ethereum di Amerika Serikat mencatat arus dana masuk bersih sekitar US$690 juta selama pekan perdagangan 21–25 September 2026. Dana tersebut masuk setelah ETF Ethereum mencatat enam hari berturut-turut mengalami arus masuk bersih.
Data yang dikutip dari SoSoValue menunjukkan bahwa BlackRock melalui produk ETHA mencatat arus dana masuk bersih terbesar, yakni sekitar US$326 juta dalam periode tersebut. Sementara itu, Fidelity melalui FETH membukukan arus masuk sekitar US$174 juta.
Arus dana masuk ETF menjadi salah satu indikator permintaan investor terhadap eksposur Ethereum melalui instrumen investasi yang diperdagangkan di bursa. Meski demikian, aliran dana tersebut perlu dicermati bersama kondisi pasar secara keseluruhan dan pergerakan harga ETH.
Analisis Harga Ethereum: US$2.750 Jadi Level Kunci
Dalam analisis teknikalnya, Martinez menyoroti pola symmetrical triangle atau segitiga simetris, ketika pergerakan harga semakin menyempit di antara dua garis tren yang saling mendekat.
Pola tersebut dapat diikuti oleh pergerakan harga yang lebih besar ke salah satu arah. Namun, arah pergerakan baru dapat dikonfirmasi setelah harga menembus batas pola dan menunjukkan tindak lanjut yang memadai.
Mengacu pada analisis Martinez, berikut sejumlah level harga Ethereum yang menjadi perhatian pasar:
Level harga ETH | Keterangan |
|---|---|
US$2.700–US$2.750 | Area resistensi utama yang perlu ditembus |
US$2.722–US$2.822 | Area pasokan dengan lebih dari 13,3 juta ETH yang pernah berpindah tangan |
US$2.970 | Area resistensi berikutnya |
US$3.366 | Area resistensi sebelum target utama |
US$3.400 | Target kenaikan yang diproyeksikan Martinez |
US$4.300 | Potensi target lanjutan dalam skenario bullish |
Area US$2.722–US$2.822 menjadi perhatian karena besarnya volume kripto ETH yang sebelumnya diperdagangkan pada rentang harga tersebut. Sebagian pemegang aset yang membeli di area itu berpotensi melakukan aksi jual ketika harga kembali mendekati harga beli mereka, sehingga tekanan jual dapat meningkat.
Sebaliknya, apabila permintaan beli mampu menyerap pasokan yang tersedia dan ETH bertahan di atas resistensi utama, peluang pergerakan menuju area harga yang lebih tinggi dapat terbuka.
Apakah Ethereum Bisa Naik ke US$3.400?
Martinez menempatkan US$3.400 sebagai target utama dalam skenario kenaikan Ethereum setelah berhasil melewati resistensi US$2.750. Sebelum mencapai target tersebut, ETH masih berpotensi menghadapi hambatan di sekitar US$2.970 dan US$3.366.

Dalam skenario yang lebih optimistis, Martinez juga menyebut US$4.300 sebagai potensi target lanjutan apabila momentum beli tetap kuat. Namun, level tersebut merupakan proyeksi analisis, bukan kepastian harga yang akan tercapai.
Di sisi lain, kegagalan menembus area US$2.700–US$2.750 dapat membuat Ethereum kembali bergerak dalam rentang harga yang lebih rendah. Karena itu, respons harga terhadap resistensi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam analisis pergerakan ETH selanjutnya.
Kesimpulan Analisis Ethereum Hari Ini
Pergerakan Ethereum pada akhir September 2026 berada di tengah sejumlah indikator yang menarik perhatian pasar, mulai dari peningkatan aktivitas whale, akumulasi aset oleh pemegang besar, hingga arus dana masuk ETF spot Ethereum di Amerika Serikat.
Ali Martinez menilai US$2.750 sebagai level penting yang dapat membuka peluang kenaikan menuju US$3.400. Meski demikian, ETH masih menghadapi potensi tekanan jual pada area US$2.722–US$2.822, sehingga penembusan resistensi perlu dikonfirmasi oleh pergerakan harga berikutnya.
Bagi pelaku pasar, perkembangan harga di sekitar resistensi, aktivitas transaksi, dan arus dana ETF dapat menjadi bahan pertimbangan dalam membaca kondisi pasar. Perlu diingat bahwa analisis teknikal dan proyeksi harga tidak menjamin hasil tertentu, sementara aset kripto memiliki volatilitas dan risiko kerugian yang tinggi.
Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading Ethereum, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: Bitcoin Hari Ini Tertekan ke $83.000, Ada Apa dengan Iran dan ETF?






