Harga XRP hari ini, Jumat (21/8) mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir. XRP naik 15,92 persen ke level US$1,29, mengungguli penguatan pasar kripto secara umum yang terjadi setelah munculnya katalis makroekonomi dan sentimen positif dari Washington.
Kenaikan XRP didorong kombinasi likuiditas makro, optimisme regulasi, akumulasi whale, serta meningkatnya aktivitas perdagangan derivatif. Kondisi tersebut turut memicu short squeeze yang mempercepat laju kenaikan harga.
Salah satu pemicu utama datang dari kebijakan Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) yang berencana meningkatkan pembelian kembali obligasi jangka panjang. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi menekan imbal hasil obligasi sekaligus melemahkan dolar AS, sehingga memberikan ruang bagi aset berisiko seperti kripto untuk menguat.

Dilaporkan Coingape, sentimen positif juga datang dari Washington setelah Presiden AS Donald Trump bertemu dengan CEO Ripple Brad Garlinghouse pada 19 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, Trump mendorong Kongres untuk meloloskan CLARITY Act, regulasi yang menjadi salah satu perhatian utama industri aset digital di AS.
Perkembangan tersebut memperkuat optimisme investor terhadap prospek regulasi kripto, termasuk XRP yang memiliki keterkaitan erat dengan ekosistem Ripple.
Whale Borong 300 Juta XRP
Di tengah reli harga, aktivitas whale XRP juga menunjukkan peningkatan. Data on-chain menunjukkan investor besar mengakumulasi lebih dari 300 juta XRP dalam kurun 96 jam sebelum harga melonjak.
Akumulasi dalam jumlah besar tersebut menjadi sinyal bahwa sebagian investor besar mulai meningkatkan eksposur terhadap XRP. Berkurangnya pasokan XRP yang tersedia untuk diperdagangkan di bursa juga berpotensi memperkuat tekanan beli apabila permintaan terus meningkat.
Kenaikan tersebut membuat XRP berhasil melewati sejumlah level resistensi, termasuk US$1,05, US$1,10, dan US$1,15. Level-level tersebut kini berpotensi berubah menjadi area support apabila terjadi koreksi.
XRP WHALES GO CRAZY!
— Ali Charts (@alicharts) August 20, 2026
More than 300 million $XRP have been scooped up by whales in just 96 hours. https://t.co/70eHTdeG8a pic.twitter.com/4Pv9ME8tEr
Aktivitas Derivatif Jadi Bahan Bakar Reli XRP
Selain akumulasi whale, pasar derivatif turut memperkuat pergerakan XRP. Open interest XRP di Binance dilaporkan mencapai level tertinggi dalam dua bulan, sekitar US$461 juta.
Tingginya posisi leverage membuat pasar rentan terhadap short squeeze. Ketika harga XRP bergerak naik, posisi short yang mengalami kerugian terpaksa ditutup sehingga menciptakan tambahan tekanan beli dan mempercepat kenaikan harga.
Kondisi serupa juga terlihat di pasar kripto secara keseluruhan ketika Bitcoin kembali menembus level US$71.000 dan memicu reli pada sejumlah aset digital utama.

ETF XRP dan Volume Perdagangan Ikut Menguat
Sentimen positif terhadap XRP juga diperkuat oleh arus dana produk ETF XRP. Pada 19 Agustus, ETF XRP mencatat net inflow sekitar US$2,35 juta.
Peningkatan aktivitas perdagangan turut menjadi indikator bahwa reli XRP mendapatkan partisipasi pasar yang lebih luas. Dalam periode yang sama, volume perdagangan XRP melonjak tajam, menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap aset tersebut.
Analisa XRP Hari Ini: Bisa Tembus US$1,35?
Dari sisi teknikal, XRP saat ini berada dalam momentum bullish setelah berhasil menembus sejumlah resistance penting.
Harga XRP sedang menguji area Fibonacci retracement 23,6 persen di sekitar US$1,27. Jika mampu mempertahankan posisi di atas level tersebut, XRP berpeluang melanjutkan kenaikan menuju US$1,35, yang menjadi salah satu target Fibonacci extension berikutnya.
Namun, indikator teknikal juga menunjukkan kondisi yang mulai jenuh beli. RSI 7 hari berada di atas 70, sementara indikator RSI dalam analisis lainnya bahkan mencapai sekitar 84. Kondisi tersebut mengindikasikan momentum bullish yang sangat kuat, tetapi sekaligus meningkatkan risiko koreksi jangka pendek.

Area US$1,20-US$1,23 menjadi support penting yang perlu diperhatikan. Selama XRP mampu bertahan di atas zona tersebut, prospek bullish masih terbuka.
Sebaliknya, apabila XRP gagal mempertahankan US$1,20, harga berpotensi mengalami koreksi menuju sekitar US$1,17. Jika tekanan jual semakin besar, area US$1,10-US$1,05 menjadi support berikutnya.
Dengan demikian, outlook XRP untuk jangka pendek masih bullish, tetapi investor perlu mewaspadai potensi profit taking setelah kenaikan lebih dari 15 persen dalam sehari.
Level US$1,27 menjadi area penting untuk mengonfirmasi kelanjutan momentum, sedangkan US$1,20 menjadi batas krusial yang perlu dipertahankan agar struktur bullish XRP tetap terjaga.
Bagi investor yang ingin memantau pergerakan XRP, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai Bitcoin dan aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: FLOQ Payday Agustus 2026! Trading Rp200 Ribu, Berkesempatan Dapat Rp100 Ribu USDT






