Harga Ondo (ONDO) berpotensi melanjutkan tren bullish seiring ekspansi produk tokenisasi dan meningkatnya adopsi institusional. Namun, investor perlu mencermati risiko tekanan jual dari jadwal token unlock besar yang dapat memengaruhi pergerakan harga ONDO dalam jangka menengah.
Berdasarkan analisa FLOQ Radar, harga ONDO berada di kisaran Rp8.403. Area entry yang diperhatikan berada pada Rp7.874–Rp8.361, dengan target take profit di Rp10.617 dan stop loss di Rp7.182.
ONDO merupakan token berbasis jaringan Ethereum dengan total pasokan maksimum 10 miliar token.
Ekspansi Produk Jadi Katalis Harga ONDO
Salah satu faktor yang dapat mendukung prospek ONDO adalah ekspansi Ondo Finance ke produk investasi berbasis aset dunia nyata atau real-world assets (RWA).
Ondo telah meluncurkan tiga Intelligent Portfolios yang menggunakan strategi investasi dari BlackRock. Langkah ini membawa strategi investasi institusional ke dalam ekosistem on-chain sekaligus memperluas produk yang dapat diakses investor melalui platform Ondo.
Selain itu, Oasis Pro Markets, anak usaha Ondo, telah masuk ke DTCC Fund/SERV. Integrasi tersebut membuka jalur bagi distribusi tokenized funds ke jaringan industri reksa dana Amerika Serikat yang menangani lebih dari 85% transaksi.
Perkembangan ini menjadi penting karena Ondo tidak lagi hanya mengandalkan tokenized Treasury, tetapi mulai memperluas eksposurnya ke berbagai kelas aset.
Ondo Stocks Tembus TVL US$1 Miliar

Pertumbuhan Ondo Stocks juga menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pasar kripto.
Platform tersebut telah mencatat total value locked (TVL) lebih dari US$1 miliar, sementara volume perdagangan kumulatif telah mencapai lebih dari US$27 miliar.
Pertumbuhan ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap produk tokenized stocks, khususnya akses on-chain terhadap eksposur aset keuangan tradisional.
Ondo juga terus memperluas produk tokenisasi melalui pengembangan Ondo Private Markets, termasuk akses terhadap eksposur perusahaan sebelum melakukan initial public offering (IPO).
Jika pertumbuhan pengguna dan nilai aset yang terkunci terus meningkat, ekspansi tersebut berpotensi memperkuat narasi fundamental ONDO.
Ancaman Besar: Unlock 1,71 Miliar Token
Meski memiliki sejumlah katalis positif, harga ONDO menghadapi risiko dari sisi pasokan.
Saat ini, sekitar 4,87 miliar ONDO telah beredar dari total maksimum 10 miliar token. Artinya, masih terdapat pasokan dalam jumlah besar yang belum beredar di pasar.
Dilaporkan CoinMarketCap, salah satu agenda yang perlu diperhatikan adalah token unlock sekitar 1,71 miliar ONDO pada 17 Januari 2027. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 17,1% dari total pasokan maksimum.
Tambahan pasokan dalam jumlah besar dapat meningkatkan tekanan jual apabila pertumbuhan permintaan tidak mampu mengimbangi token yang masuk ke pasar.
Kondisi tersebut berpotensi membuat pergerakan harga ONDO lebih volatil menjelang maupun setelah periode unlock.
Regulasi dan Persaingan Institusional Jadi Faktor Penentu
Prospek ONDO juga sangat bergantung pada perkembangan regulasi aset yang ditokenisasi.
Kejelasan regulasi terhadap tokenized securities dapat membuka peluang masuknya lebih banyak institusi ke pasar RWA. Kondisi tersebut berpotensi menguntungkan pemain yang telah memiliki infrastruktur dan produk tokenisasi seperti Ondo.
Namun, peluang tersebut datang bersama persaingan yang semakin ketat.
Nama-nama besar seperti BlackRock telah memiliki produk tokenisasi sendiri melalui BUIDL. Selain itu, perusahaan keuangan tradisional dan institusi besar juga mulai mengembangkan infrastruktur tokenisasi.
Dengan demikian, pertumbuhan Ondo harus terus dibandingkan dengan kecepatan ekspansi para pemain besar di sektor tersebut.
Analisa Harga ONDO: Fundamental vs Tekanan Pasokan

Dari perspektif FLOQ Radar, prospek ONDO dalam jangka menengah akan ditentukan oleh pertarungan antara pertumbuhan fundamental dan inflasi pasokan token.
Di satu sisi, ekspansi Ondo ke tokenized stocks, private markets, intelligent portfolios, serta integrasi dengan infrastruktur keuangan tradisional dapat menjadi katalis positif bagi ekosistem.
Di sisi lain, jadwal token unlock menjadi risiko yang tidak bisa diabaikan. Jika pertumbuhan TVL, pengguna, dan aktivitas produk tidak mampu mengimbangi pertambahan pasokan, tekanan jual dapat membatasi potensi kenaikan ONDO.
Dengan harga sekitar Rp8.403, FLOQ Radar melihat area Rp7.874–Rp8.361 sebagai zona entry yang perlu diperhatikan. Sementara itu, target take profit berada di Rp10.617, dengan level stop loss di Rp7.182.
Investor perlu memperhatikan perkembangan TVL, adopsi produk tokenisasi, aktivitas institusional, serta jadwal unlock sebagai indikator utama sebelum mengambil keputusan.
Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading ONDO, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.
Baca juga: Analisis Harga Bitcoin Hari Ini (8/10): BTC Bereaksi Usai Fed Minutes






