Rumus Investasi yang Jarang Diajarkan, Tapi Wajib Tahu

Tips & Trick

05 Aug 2026

5 menit

Ditulis oleh: Karin Hidayat

Pattern 1
Article

Banyak orang ingin mulai investasi. Tapi tidak sedikit yang hanya fokus mencari aset yang katanya paling cuan. Padahal, ada satu hal yang jauh lebih penting. Yaitu memahami rumus investasi.

Kalau kamu tahu cara menghitung investasi, kamu bisa memperkirakan keuntungan, membandingkan berbagai instrumen, sampai menentukan target keuangan dengan lebih realistis. Kabar baiknya, rumus investasi tidak serumit yang dibayangkan. Yuk pelajari satu per satu.

Kenapa Harus Paham Rumus Investasi?

Investasi bukan sekadar membeli aset lalu berharap nilainya naik. Kamu juga perlu tahu:

  • Berapa keuntungan yang didapat.
  • Berapa lama uang berkembang.
  • Berapa target keuntungan yang realistis.
  • Apakah investasimu lebih baik dibanding instrumen lain.

Dengan memahami rumus investasi, keputusan yang kamu ambil menjadi lebih rasional, bukan berdasarkan FOMO.

Rumus Investasi yang Paling Sering Digunakan

Ada beberapa rumus yang umum dipakai investor maupun trader. Di antaranya:

  • Rumus bunga sederhana
  • Rumus bunga majemuk
  • Return on Investment (ROI)
  • Capital Gain
  • Compound Annual Growth Rate (CAGR)
  • Future Value (FV)
  • Present Value (PV)

Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.

Rumus Bunga Sederhana

Bunga sederhana digunakan ketika keuntungan hanya dihitung dari modal awal. Rumusnya: Bunga = Modal × Suku Bunga × Waktu

Contoh:
Modal Rp10.000.000
Bunga 6% per tahun
Investasi selama 2 tahun.

Maka:
Rp10.000.000 × 6% × 2 = Rp1.200.000
Total uang menjadi: Rp11.200.000.

Rumus ini banyak digunakan pada produk investasi yang tidak menerapkan bunga berbunga.

Rumus Bunga Majemuk (Compound Interest)

Bunga majemuk adalah bunga yang dihitung dari modal ditambah keuntungan sebelumnya.

Albert Einstein bahkan sering dikaitkan dengan ungkapan bahwa compound interest adalah "keajaiban dunia kedelapan", meski atribusi tersebut masih diperdebatkan. Rumus compound interest: A = P (1 + r)^n

Keterangan:

  • A = nilai akhir investasi
  • P = modal awal
  • r = tingkat bunga
  • n = jumlah periode

Misalnya:
Modal Rp10 juta
Return 10% per tahun
Investasi selama 10 tahun

Maka: A = 10.000.000 × (1 + 0,10)^10
Hasilnya sekitar Rp25.937.000.

Artinya, keuntungan bukan hanya berasal dari modal awal, tetapi juga dari hasil investasi yang terus berkembang.

Rumus Return on Investment (ROI)

ROI digunakan untuk mengetahui seberapa besar keuntungan dari investasi. Rumusnya: ROI = (Keuntungan Bersih ÷ Modal Awal) × 100%

Contoh:
Modal Rp20 juta
Keuntungan Rp5 juta
ROI: (5.000.000 ÷ 20.000.000) × 100% = 25%

Semakin tinggi ROI, semakin besar persentase keuntungan investasi.

Rumus Capital Gain

Capital gain menunjukkan keuntungan dari kenaikan harga aset. Rumusnya: Capital Gain = Harga Jual − Harga Beli

Contoh:
Harga beli saham Rp2.000
Harga jual Rp2.800
Capital gain: Rp800 per saham.

Jika ingin mengetahui persentasenya: ((Harga Jual − Harga Beli) ÷ Harga Beli) × 100%

Rumus CAGR (Compound Annual Growth Rate)

CAGR digunakan untuk menghitung rata-rata pertumbuhan investasi setiap tahun. Rumus: CAGR = (Nilai Akhir ÷ Nilai Awal)^(1/n) − 1

Contoh:
Modal Rp50 juta
Menjadi Rp100 juta dalam 5 tahun
Maka CAGR sekitar 14,87% per tahun

Rumus ini sangat berguna saat membandingkan performa beberapa investasi dengan periode yang berbeda.

Rumus Future Value (FV)

Future Value digunakan untuk menghitung nilai investasi di masa depan.
Rumus: FV = PV × (1 + r)^n

Misalnya:
Modal Rp15 juta
Return 8%
Waktu 15 tahun

Nilai investasi akan terus bertambah mengikuti efek compounding. Rumus ini sering digunakan dalam perencanaan dana pensiun maupun target keuangan jangka panjang.

Rumus Present Value (PV)

Present Value adalah kebalikan dari Future Value. Rumus: PV = FV ÷ (1 + r)^n

Misalnya kamu ingin memiliki Rp100 juta lima tahun lagi. Dengan return rata-rata 10% per tahun, kamu bisa menghitung berapa dana yang perlu diinvestasikan mulai hari ini.

Contoh Perhitungan Investasi

Misalkan:
Modal awal Rp5 juta
Return rata-rata 12% per tahun
Investasi selama 20 tahun.

Menggunakan rumus compound interest: FV = 5.000.000 × (1,12)^20
Hasilnya sekitar Rp48 juta.

Bayangkan jika setiap bulan kamu juga rutin menambah investasi. Nilainya bisa jauh lebih besar karena efek compounding dan investasi berkala.

Kesalahan Saat Menghitung Investasi

Banyak investor pemula melakukan kesalahan berikut.

  • Menganggap return selalu tetap. Padahal harga aset bisa naik dan turun.
  • Tidak memperhitungkan inflasi. Keuntungan investasi sebaiknya dibandingkan dengan kenaikan biaya hidup.
  • Mengabaikan biaya transaksi. Fee pembelian, penjualan, maupun pajak dapat memengaruhi keuntungan bersih.
  • Tidak menghitung risiko. Return tinggi biasanya disertai risiko yang lebih tinggi.

Apakah Semua Investasi Bisa Dihitung dengan Rumus yang Sama?

Tidak. Setiap instrumen memiliki karakteristik berbeda.

  • Deposito lebih cocok menggunakan bunga sederhana atau bunga majemuk.
  • Saham sering dianalisis menggunakan capital gain, dividend yield, dan CAGR.
  • Reksa dana menggunakan pertumbuhan NAB.
  • Kripto lebih sering dianalisis berdasarkan persentase return, ROI, volatilitas, dan strategi investasi yang digunakan.

Karena itu, pilih rumus yang sesuai dengan jenis investasi.

Tips Biar Hasil Investasi Makin Maksimal

Menguasai rumus investasi itu penting. Tapi kalau cuma jago ngitung tanpa punya strategi, hasilnya belum tentu maksimal. Nah, beberapa kebiasaan sederhana di bawah ini bisa bantu investasi kamu berkembang lebih optimal.

Rutin Investasi, Jangan Nunggu Kaya Dulu

Banyak orang berpikir investasi harus dimulai saat punya uang banyak. Padahal, yang paling penting justru konsisten.

Misalnya, kamu menyisihkan Rp100 ribu atau Rp500 ribu setiap bulan. Lama-lama nilainya bisa tumbuh cukup besar, apalagi kalau dilakukan dalam jangka panjang. Cara ini juga bikin kamu nggak terlalu pusing mikirin kapan waktu terbaik buat beli aset.

Ingat, investasi itu lebih soal konsistensi daripada nominal.

Biarin Compound Interest Bekerja Buat Kamu

Kalau ada "mesin cuan" dalam dunia investasi, jawabannya adalah compound interest atau bunga majemuk.

Cara kerjanya simpel. Keuntungan yang kamu dapat hari ini akan ikut menghasilkan keuntungan lagi di masa depan. Jadi, uangmu bekerja menghasilkan uang baru.

Makanya, semakin cepat kamu mulai investasi, semakin besar peluang menikmati efek compounding. Bahkan selisih mulai 5 tahun lebih awal bisa bikin hasil investasimu jauh berbeda.

Jangan Taruh Semua Uang di Satu Keranjang

Bayangin kamu punya satu keranjang berisi telur. Kalau keranjangnya jatuh, semuanya pecah. Investasi juga begitu. Sebaiknya jangan taruh seluruh dana di satu aset saja.

Coba bagi ke beberapa instrumen, misalnya saham, aset kripto, reksa dana, atau instrumen lain yang sesuai dengan tujuan dan profil risikomu. Kalau salah satu aset sedang turun, aset lain masih bisa membantu menjaga nilai portofolio.

Cek Portofolio Secara Berkala

Investasi bukan berarti beli hari ini lalu dilupakan sampai bertahun-tahun. Sesekali, luangkan waktu buat melihat perkembangan portofolio. Misalnya setiap tiga atau enam bulan sekali.

Lihat apakah target investasimu masih sesuai, apakah ada aset yang performanya kurang bagus, atau justru ada peluang baru yang menarik. Yang penting, evaluasi secukupnya. Jangan setiap hari buka aplikasi lalu panik gara-gara harga turun sedikit.

Jangan FOMO, Selalu Lakukan Riset

Lihat aset lagi viral terus langsung beli? Sebaiknya jangan. Harga yang sedang naik belum tentu akan terus naik. Bisa saja kamu justru membeli di harga yang sudah terlalu tinggi.

Sebelum investasi, cari tahu dulu apa asetnya, bagaimana prospeknya, apa risikonya, dan apakah cocok dengan tujuan keuanganmu. Keputusan yang diambil berdasarkan riset biasanya jauh lebih baik daripada keputusan karena takut ketinggalan tren.

Pilih Platform Investasi yang Resmi dan Aman

Terakhir, pastikan kamu berinvestasi lewat platform yang legal dan diawasi regulator. Selain lebih aman, platform resmi juga biasanya punya fitur keamanan seperti verifikasi identitas, autentikasi dua langkah (2FA), hingga perlindungan data pengguna.

Kalau kamu tertarik mulai investasi aset digital, pastikan menggunakan aplikasi yang telah berizin dan diawasi OJK. Dengan begitu, kamu bisa fokus mengembangkan portofolio tanpa harus khawatir soal keamanan transaksi.esimpulan

Memahami rumus investasi membuat kamu lebih percaya diri dalam mengambil keputusan keuangan. Mulai dari bunga sederhana, bunga majemuk, ROI, capital gain, hingga CAGR, semuanya memiliki fungsi masing-masing.

Dengan mengetahui cara menghitung potensi keuntungan, kamu bisa menetapkan target investasi yang lebih realistis dan mengelola risiko dengan lebih baik.

Kalau kamu tertarik berinvestasi aset digital, pastikan menggunakan platform yang resmi.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga kamu bisa belajar sekaligus berinvestasi dengan lebih nyaman.

FAQ

Apa yang dimaksud rumus investasi?

Rumus investasi adalah formula untuk menghitung keuntungan, pertumbuhan, maupun nilai investasi dalam periode tertentu.

Apa rumus ROI?

ROI = (Keuntungan Bersih ÷ Modal Awal) × 100%.

Apa itu compound interest?

Compound interest adalah bunga majemuk, yaitu keuntungan yang dihitung dari modal awal ditambah keuntungan yang telah diperoleh sebelumnya.

Apakah rumus investasi berlaku untuk kripto?

Ya. Beberapa rumus seperti ROI, CAGR, Future Value, dan Capital Gain dapat digunakan untuk menghitung performa investasi aset kripto.

Rumus mana yang paling penting bagi investor pemula?

Bunga majemuk (compound interest) dan ROI adalah dua rumus yang paling penting dipahami karena membantu mengukur potensi pertumbuhan dan keuntungan investasi.

Baca Juga: Contoh Investasi Kecil-Kecilan yang Bisa Menghasilkan Cuan

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device