Strategi Mengunci Keuntungan (Locking Profit) tanpa Menjual Semua Aset

Strategi

07 Feb 2026

5 menit

Ditulis oleh: umar

Pattern 1
Article

Memahami Konsep Locking Profit dalam Investasi 

Hi Sahabat Floq, Dalam dunia investasi maupun trading, tidak sedikit yang merasakan dilema saat posisi sedang menunjukkan keuntungan signifikan atau sedang floating profit. Situasi ini memunculkan pertanyaan yang cukup umum: apakah harus segera dijual untuk merealisasikan profit, atau tetap disimpan untuk potensi pertumbuhan lebih lanjut? Keputusan semacam ini tidak selalu mudah, terutama jika mempertimbangkan volatilitas pasar yang kerap kali berubah secara drastis dalam waktu singkat. 

Salah satu pendekatan praktis untuk menyikapi situasi ini adalah dengan menerapkan strategi locking profit. Strategi ini merupakan metode untuk mengamankan sebagian keuntungan yang sudah tercapai tanpa perlu melepas seluruh kepemilikan aset yang sedang tumbuh nilainya. Tujuan utamanya bukan hanya untuk melindungi profit yang telah dicapai, tetapi juga memberi ruang untuk potensi keuntungan tambahan jika pasar masih bergerak sesuai ekspektasi. 

Strategi locking profit tidak dapat dipisahkan dari pemahaman dasar tentang manajemen risiko dalam investasi. Berbeda dengan teknik cut loss yang bertujuan membatasi kerugian, locking profit justru berfokus pada perlindungan nilai positif. Dengan pendekatan ini, investor berusaha menjaga nilai portofolio tetap stabil meskipun pasar berubah arah. 

Sebagai ilustrasi, ketika kamu membeli aset kripto seperti Bitcoin di harga $25.000 dan kini nilainya telah menyentuh $35.000, keputusan untuk tidak menjual semua unit aset bisa menjadi pilihan rasional apabila kamu masih memiliki keyakinan terhadap potensi jangka panjang aset tersebut. Namun, tanpa upaya mengamankan sebagian keuntungan, potensi penurunan mendadak bisa menghapus capaian yang telah diperoleh. Maka dari itu, locking profit dapat berfungsi sebagai bentuk mitigasi agar kamu tidak kembali ke titik awal. 

Trailing Stop: Salah Satu Cara Untuk Locking Profit 

Salah satu metode yang paling populer dalam penerapan strategi locking profit adalah penggunaan fitur trailing stop. Fitur ini memungkinkan kamu menempatkan level stop loss yang mengikuti pergerakan harga aset secara dinamis. Ketika harga bergerak naik, level stop loss pun ikut naik secara otomatis, tetapi tidak akan turun ketika harga mulai bergerak turun. Hal ini memberikan keuntungan berupa fleksibilitas dalam menjaga nilai keuntungan secara otomatis. 

Sebagai contoh, kamu menempatkan trailing stop sebesar 10% di bawah harga tertinggi. Jika harga aset meningkat dari $35.000 menjadi $40.000, maka level stop loss juga naik menjadi $36.000. Apabila harga kemudian mengalami penurunan tajam, sistem akan menutup posisi secara otomatis di level tersebut, sehingga sebagian keuntungan tetap terlindungi. 

Keunggulan dari trailing stop terletak pada sifat otomatisnya yang menghilangkan kebutuhan untuk terus memantau pasar secara manual, dan kamu bisa memaksimalkan fitur ini sambil mengatur strategi langsung melalui aplikasi Floq yang bisa kamu download untuk memantau harga dan pergerakan aset lebih mudah. Meski begitu, penting untuk tetap memahami cara kerja trailing stop secara menyeluruh agar penggunaannya sesuai dengan strategi dan toleransi risiko yang dimiliki. 

Hedging: Melindungi Aset tanpa Melepas Kepemilikan 

Strategi lain yang bisa digunakan untuk mengamankan keuntungan tanpa perlu menjual aset utama adalah dengan melakukan hedging. Hedging merupakan tindakan membuka posisi yang berlawanan dari posisi utama sebagai bentuk proteksi terhadap kemungkinan penurunan nilai. Dalam konteks investasi kripto, strategi ini umum dilakukan dengan membuka posisi short pada instrumen derivatif seperti kontrak futures. 

Sebagai ilustrasi, jika kamu memiliki Ethereum dalam portofolio dan khawatir harga akan turun, maka kamu bisa membuka posisi short dengan jumlah setara sebagian dari nilai kepemilikan tersebut. Jika harga Ethereum menurun, maka posisi short akan memberikan imbal hasil yang berpotensi mengimbangi penurunan nilai aset spot-mu. Dengan demikian, kamu bisa menjaga stabilitas portofolio tanpa perlu menjual aset secara langsung. 

Namun, penting untuk diketahui bahwa strategi hedging memerlukan pemahaman teknis yang lebih tinggi, termasuk tentang cara kerja margin, leverage, dan risiko likuidasi. Oleh karena itu, strategi ini lebih cocok diterapkan oleh investor yang sudah terbiasa dengan penggunaan produk derivatif dan memahami risiko yang melekat di dalamnya. Disiplin dalam pengelolaan margin dan kontrol risiko menjadi aspek krusial agar hedging tidak justru menambah beban. 

Strategi Parsial: Menjual Sebagian, Menyimpan Sebagian 

Bagi sebagian investor, mengambil jalan tengah antara menjual dan mempertahankan aset sepenuhnya bisa menjadi opsi yang lebih seimbang. Strategi ini dikenal dengan istilah taking profit secara parsial. Dalam praktiknya, investor menjual sebagian dari aset yang sudah mencetak keuntungan, sementara sisanya tetap dipertahankan untuk potensi jangka panjang. 

Contohnya, apabila kamu memiliki 10 unit Solana yang dibeli pada harga $20 dan sekarang telah meningkat menjadi $50 per unit, maka menjual 5 unit untuk merealisasikan keuntungan bisa menjadi langkah yang masuk akal. Sisa 5 unit tetap disimpan sebagai eksposur terhadap potensi kenaikan lebih lanjut. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas dalam mengelola portofolio dan sekaligus mengurangi tekanan psikologis dari kemungkinan harga berubah drastis. 

Strategi ini juga berguna untuk mengurangi keterikatan emosional terhadap pergerakan pasar. Dengan sudah mengamankan sebagian hasil, kamu bisa lebih rasional dalam mengambil keputusan selanjutnya tanpa dibayangi rasa takut kehilangan momentum atau penyesalan karena keluar terlalu cepat dari pasar. 

Menggunakan Stablecoin dan Staking sebagai Alternatif Locking Profit 

Bagi investor yang cenderung berhati-hati dalam menghadapi volatilitas pasar kripto, mengonversi sebagian keuntungan ke dalam bentuk stablecoin dapat menjadi pendekatan yang relatif lebih stabil. Stablecoin seperti yang dipatok terhadap mata uang fiat dirancang untuk menjaga kestabilan nilai, sehingga sering dijadikan tempat sementara untuk menyimpan hasil keuntungan dari aset yang lebih fluktuatif. 

Langkah ini dapat membantu melindungi nilai portofolio dari pergerakan harga yang tajam, terutama saat kondisi pasar menunjukkan ketidakpastian atau tren yang belum jelas. Dengan memindahkan sebagian dana ke stablecoin, investor memiliki fleksibilitas lebih tinggi untuk menunggu peluang baru tanpa harus terpapar risiko pasar secara langsung. 

Pendekatan ini memungkinkan investor mengamankan sebagian nilai tanpa harus keluar sepenuhnya dari ekosistem aset digital. Dana dalam bentuk stablecoin juga lebih mudah dialokasikan ulang ketika momentum pasar kembali terbentuk sesuai strategi yang telah direncanakan sebelumnya. 

Namun demikian, penting untuk memahami bahwa meskipun stablecoin dirancang untuk stabil, tetap terdapat beberapa risiko yang perlu diperhatikan, seperti risiko sistem penerbitan, perubahan regulasi, atau gangguan teknis dari platform tempat aset disimpan. Oleh karena itu, pemilihan platform penyimpanan dan pemahaman menyeluruh terhadap aset yang digunakan tetap menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan. 

Mengatur Target Take Profit dan Re-entry yang Jelas 

Sebagai bagian dari strategi yang terstruktur, menetapkan target take profit dan skenario re-entry sejak awal sangat penting dalam praktik locking profit. Target yang jelas membantu kamu membuat keputusan berdasarkan parameter objektif, bukan sekadar mengikuti emosi atau sentimen pasar sesaat. 

Sebagai contoh, kamu bisa merancang strategi bahwa jika nilai aset telah meningkat sebesar 30% dari harga beli, maka separuh posisi akan ditutup. Sisanya bisa dipertahankan menggunakan trailing stop, atau dilepas bertahap pada target-target harga selanjutnya. Selain itu, kamu juga bisa menyiapkan skenario untuk re-entry apabila harga kembali ke area yang kamu anggap wajar atau undervalued. 

Rencana seperti ini memungkinkan kamu untuk tetap tenang dalam berbagai situasi pasar, karena setiap langkah telah dipersiapkan sebelumnya. Kejelasan strategi juga berkontribusi dalam membentuk pola pikir yang disiplin dan terhindar dari pengambilan keputusan impulsif. 

Psikologi di Balik Locking Profit 

Dalam investasi, aspek psikologis kerap kali memainkan peran yang sama pentingnya dengan strategi teknis. Banyak investor yang enggan mengambil profit sebagian karena berharap harga akan terus naik. Di sisi lain, ada juga yang terlalu cepat keluar dari pasar karena takut harga akan berbalik arah. 

Kunci dari keberhasilan locking profit terletak pada keseimbangan mental. Tujuan utamanya bukan menebak harga puncak, melainkan menjaga agar nilai yang sudah diperoleh tidak lenyap begitu saja. Dengan pola pikir ini, kamu akan lebih fokus pada konsistensi strategi daripada mengejar hasil maksimal dalam satu kali perdagangan. 

Membangun kebiasaan evaluasi diri dan mencatat keputusan-keputusan investasi bisa membantu kamu mengenali pola pikir pribadi yang memengaruhi keputusan. Dengan memahami karakter diri sendiri, kamu akan lebih mudah memilih strategi locking profit yang sesuai dan tidak mudah tergoyahkan oleh dinamika pasar. 

Kunci Keuntungan dengan Cerdas, Bukan Serampangan 

Strategi locking profit merupakan bagian penting dalam perencanaan investasi yang bijak dan bertanggung jawab. Dalam praktiknya, ada berbagai pendekatan yang bisa digunakan, mulai dari trailing stop, hedging dengan derivatif, strategi penjualan parsial, hingga konversi ke stablecoin dan staking konservatif. Tidak ada metode yang sepenuhnya benar atau salah, karena setiap strategi perlu disesuaikan dengan karakter investor, tujuan jangka panjang, serta profil risiko masing-masing. 

Yang paling penting adalah memahami bahwa menjaga keuntungan yang telah dicapai merupakan bagian dari proses berinvestasi yang sehat. Dengan strategi locking profit yang disusun secara matang, kamu dapat mengurangi eksposur terhadap fluktuasi pasar dan tetap menjaga pertumbuhan portofolio dengan cara yang lebih terkontrol dan realistis. Jika kamu ingin mencari tau strategi apa saja yang bisa diterapkan di dalam dunia investosi, kamu bisa cek artikel-artikel nya di Blog Floq 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device