Apa Itu Pips dalam Trading? Pahami Rahasia Dasar Sebelum Trading

Strategi

08 Jul 2026

5 menit

Ditulis oleh: Team FLOQ

Pattern 1
Article

Kalau Kamu baru mulai belajar trading, pasti pernah mendengar istilah pips. Hampir semua trader menggunakan istilah ini setiap hari. Baik saat trading forex maupun saat membahas pergerakan harga berbagai aset lainnya.

Masalahnya, banyak pemula yang masih bingung. Apa itu pips dalam trading sebenarnya? Kenapa hampir semua trader selalu menghitung pips? Apakah pips sama dengan keuntungan?

Tenang. Semua pertanyaan itu akan terjawab di artikel ini. Kita akan membahas mulai dari pengertian pips, fungsi, cara menghitung, sampai contoh penggunaannya dalam aktivitas trading sehari-hari. Yuk, simak sampai selesai.

Apa Itu Pips dalam Trading?

Apa itu pips dalam trading?

Pips adalah singkatan dari Percentage in Point atau Price Interest Point. Istilah ini digunakan untuk menunjukkan perubahan harga terkecil pada suatu instrumen trading.

Sederhananya, pips adalah satuan untuk mengukur seberapa jauh harga bergerak.

Kalau harga naik atau turun, trader biasanya tidak langsung menyebut nominal uangnya. Mereka lebih sering mengatakan jumlah pip yang diperoleh atau yang hilang.

Misalnya seperti ini. Harga pasangan mata uang EUR/USD bergerak dari 1.1000 menjadi 1.1015. Artinya harga naik sebesar 15 pips.

Dari contoh sederhana ini, Kamu bisa melihat bahwa pips bukanlah keuntungan. Pips hanyalah ukuran pergerakan harga. Besarnya keuntungan tetap bergantung pada ukuran lot yang digunakan saat trading.

Arti Pips dalam Trading yang Perlu Kamu Ketahui

Memahami arti pips dalam trading sangat penting. Terutama jika Kamu ingin belajar mengelola risiko dengan baik.

Bayangkan Kamu sedang melakukan trading. Kamu menentukan target keuntungan sebesar 50 pips. Lalu Kamu juga memasang Stop Loss sebesar 25 pips.

Dengan begitu, Kamu sudah memiliki rencana trading yang jelas sebelum membuka posisi. Trader profesional hampir selalu berbicara menggunakan satuan pip. Alasannya sederhana. Pips membuat perhitungan menjadi lebih mudah.

Tidak peduli berapa besar modal yang digunakan, ukuran pergerakan harga tetap sama. Karena itulah pips menjadi bahasa universal dalam dunia trading.

Mengapa Pips Sangat Penting?

Ada banyak alasan mengapa trader harus memahami pips. Berikut beberapa di antaranya.

Mengukur Pergerakan Harga

Pips membantu trader mengetahui seberapa besar perubahan harga. Misalnya harga naik 100 pips. Artinya pasar sedang bergerak cukup aktif. Informasi seperti ini membantu trader mengambil keputusan.

Menghitung Profit dan Loss

Pips menjadi dasar dalam menghitung keuntungan maupun kerugian. Setelah mengetahui jumlah pip yang diperoleh, trader tinggal menghitung nilai uangnya berdasarkan ukuran lot.

Menentukan Stop Loss

Stop Loss biasanya ditentukan menggunakan pip. Contohnya. Stop Loss 30 pips. Take Profit 60 pips. Cara ini membuat pengelolaan risiko menjadi lebih konsisten.

Membandingkan Hasil Trading

Misalnya ada dua trader. Trader pertama memperoleh keuntungan Rp500.000. Trader kedua memperoleh Rp1.000.000. Belum tentu trader kedua lebih baik. Kalau trader pertama mendapat 100 pips dengan modal kecil, hasilnya bisa jadi lebih efisien. Karena itu trader sering membandingkan performa menggunakan jumlah pip.

Cara Menghitung Pips dalam Trading

Sekarang kita masuk ke bagian yang paling sering ditanyakan pemula. Bagaimana cara menghitung pips? Sebenarnya cukup mudah. Pada sebagian besar pasangan mata uang, satu pip berada di angka desimal keempat.

Contohnya seperti berikut.
Harga awal: 1.2050
Harga akhir: 1.2085
Selisihnya adalah 35 pips.

Contoh lain.
Harga awal: 1.1523
Harga akhir: 1.1508
Pergerakan harga turun sebesar 15 pips.

Kalau broker menggunakan lima angka desimal, digit terakhir biasanya disebut pipette. Sepuluh pipette sama dengan satu pip. Karena itu, jangan sampai tertukar saat menghitung.

Contoh Pips dalam Trading

Supaya semakin mudah dipahami, mari lihat beberapa contoh.

Misalnya Kamu membeli EUR/USD di harga 1.1000. Lalu Kamu menutup posisi di harga 1.1050. Selisihnya adalah 50 pips. Kalau ukuran lot yang digunakan bernilai sekitar 10 dolar per pip, maka keuntungan menjadi sekitar 500 dolar.

Contoh lain. Kamu membuka posisi jual di harga 1.2050. Harga turun menjadi 1.2010. Artinya Kamu memperoleh keuntungan sebesar 40 pips. Perhitungan keuntungan akhirnya bergantung pada ukuran lot yang digunakan.

Karena itu trader tidak hanya memperhatikan jumlah pip, tetapi juga ukuran transaksi.

Apa Bedanya Pip dan Pipette?

Banyak pemula masih bingung membedakan pip dan pipette. Padahal keduanya berbeda. Pip adalah satuan utama perubahan harga. Sedangkan pipette adalah satuan yang lebih kecil.

Kalau broker menggunakan lima digit angka desimal, digit kelima merupakan pipette. Sebagai contoh. Harga berubah dari 1.25001 menjadi 1.25011. Perubahan tersebut adalah 10 pipette atau setara satu pip.

Memahami perbedaan ini akan membuat Kamu lebih mudah membaca pergerakan harga pada platform trading.

Apakah Semua Instrumen Trading Menggunakan Pips?

Jawabannya, tidak selalu. Istilah pips paling sering digunakan pada trading forex. Namun, beberapa broker juga menggunakan istilah yang sama untuk instrumen lain sebagai acuan pergerakan harga.

Di sisi lain, ada juga platform yang menggunakan istilah point, tick, atau satuan harga lainnya. Meskipun begitu, konsep dasarnya tetap sama. Tujuannya adalah mengukur perubahan harga secara konsisten sehingga trader lebih mudah melakukan analisis.

Hubungan Pips dengan Lot

Saat belajar pips dalam trading, Kamu juga perlu memahami lot. Lot adalah ukuran transaksi. Sedangkan pip adalah ukuran perubahan harga. Keduanya saling berkaitan.

Misalnya Kamu memperoleh 20 pips. Kalau menggunakan lot kecil, keuntungan juga lebih kecil. Sebaliknya, jika ukuran lot lebih besar, nilai keuntungan per pip juga meningkat. Karena itu, trader selalu mempertimbangkan jumlah lot sebelum membuka posisi. Dengan begitu, risiko tetap sesuai dengan rencana.

Hubungan Pips dengan Manajemen Risiko

Trading bukan hanya soal mencari keuntungan. Yang tidak kalah penting adalah menjaga risiko. Di sinilah pips berperan besar. Misalnya Kamu memiliki modal tertentu.

Kamu hanya ingin mengambil risiko sebesar persentase tertentu dari modal untuk setiap transaksi. Kemudian Kamu menentukan Stop Loss sebesar 25 pips. Setelah itu, Kamu tinggal menyesuaikan ukuran lot agar risiko tetap sesuai target. Pendekatan seperti ini membuat aktivitas trading menjadi lebih terukur.

Kesalahan Pemula Saat Memahami Pips

Ada beberapa kesalahan yang cukup sering dilakukan pemula.

  • Pertama, menganggap pip sama dengan keuntungan. Padahal belum tentu. Nilai keuntungan dipengaruhi oleh ukuran lot.
  • Kedua, salah menghitung digit desimal. Kesalahan kecil ini bisa membuat analisis menjadi kurang akurat.
  • Ketiga, terlalu fokus mengejar pip tanpa memperhatikan risiko. Padahal trading yang baik selalu mengutamakan keseimbangan antara peluang dan pengelolaan risiko.
  • Keempat, tidak memahami nilai pip pada setiap instrumen. Setiap aset memiliki karakteristik yang berbeda.

Karena itu, pelajari terlebih dahulu spesifikasi instrumen yang Kamu gunakan.

Tips Memahami Pips dengan Lebih Cepat

Kalau Kamu masih baru belajar trading, ada beberapa cara agar lebih cepat memahami konsep pip.

Mulailah dengan akun demo. Perhatikan bagaimana harga bergerak setiap hari. Hitung sendiri berapa pip yang berubah. Selanjutnya, biasakan membaca grafik harga.

Semakin sering melihat pergerakan pasar, semakin mudah Kamu mengenali perubahan pip. Kamu juga bisa mencatat setiap transaksi. Tuliskan harga masuk. Tuliskan harga keluar. Lalu hitung jumlah pip yang diperoleh. Latihan sederhana seperti ini sangat membantu meningkatkan pemahaman.

Kenapa Trader Selalu Membahas Pips?

Kalau Kamu bergabung dengan komunitas trader, hampir setiap hari akan mendengar pembahasan seperti ini.

"Hari ini dapat 40 pip."
"Target minggu ini 200 pip."
"Stop Loss 30 pip."

Semua itu karena pips merupakan ukuran yang lebih objektif dibanding nominal keuntungan. Setiap trader memiliki modal berbeda. Ukuran lot juga berbeda. Namun, jumlah pip tetap bisa digunakan sebagai acuan bersama. Itulah sebabnya istilah ini selalu muncul dalam diskusi trading.

Apakah Pips Berlaku pada Trading Aset Digital?

Konsep pergerakan harga juga digunakan dalam berbagai jenis instrumen trading, termasuk aset digital yang diperdagangkan pada platform tertentu.

Beberapa platform menerapkan istilah pips, sementara platform lain menggunakan satuan seperti point, tick, atau perubahan harga dalam nominal tertentu.

Terlepas dari istilah yang digunakan, prinsipnya tetap sama. Trader memerlukan satuan yang konsisten untuk mengukur perubahan harga, menyusun strategi, serta menerapkan manajemen risiko dengan lebih terencana.

Memahami konsep ini dapat membantu Kamu beradaptasi dengan berbagai jenis pasar dan platform trading.

Sekarang Kamu sudah memahami apa itu pips dalam trading beserta fungsinya.

Pips adalah satuan yang digunakan untuk mengukur perubahan harga suatu instrumen trading. Istilah ini sangat penting karena menjadi dasar dalam menghitung pergerakan harga, menentukan target keuntungan, mengatur Stop Loss, serta menerapkan manajemen risiko.

Selain memahami arti pips dalam trading, Kamu juga perlu mempelajari hubungan antara pip, lot, dan nilai transaksi. Ketiga hal tersebut saling berkaitan dan menjadi fondasi dalam aktivitas trading.

Semakin sering berlatih menghitung pips dalam trading, semakin mudah Kamu membaca pergerakan pasar dan membuat keputusan yang lebih terukur. Mulailah dari akun demo, pahami cara kerja platform yang digunakan, lalu tingkatkan kemampuan secara bertahap seiring bertambahnya pengalaman.

Baca Juga: Vitalik Buterin: Jenius Muda di Balik Ethereum

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device