Sinyal Kripto Minggu Ini: Bitcoin Bidik US$87.300, NEAR dan QNT Punya Potensi Kenaikan Lebih Besar

Pasar

19 Oct 2026

5 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Pasar kripto memasuki pekan 19–23 Oktober 2026 dengan sejumlah aset digital menunjukkan peluang pemulihan harga. Bitcoin (BTC) menjadi perhatian setelah mampu bertahan di area US$80.000, sementara NEAR Protocol (NEAR), Celestia (TIA), Hyperliquid (HYPE), dan Quant (QNT) menawarkan skenario pergerakan harga dengan target kenaikan yang berbeda.

Berdasarkan rencana perdagangan (trade plan) untuk pekan ini, Bitcoin memiliki target harga pertama di US$84.100 dan target berikutnya di US$87.300. Di sisi lain, sejumlah altcoin memiliki potensi kenaikan persentase lebih besar berdasarkan level teknikal yang digunakan dalam analisis tersebut.

Meski demikian, sinyal pasar belum sepenuhnya positif. Arus dana keluar dari produk investasi berbasis Bitcoin, tekanan indikator teknikal pada sejumlah aset, serta potensi peningkatan pasokan token menjadi faktor yang dapat memengaruhi pergerakan harga sepanjang pekan.

Bitcoin (BTC)

Melihat data CoinMarketCap, Bitcoin menjadi salah satu aset yang dipantau pada pekan ini setelah area US$80.000 mampu bertahan dalam dua pengujian harga. Data dalam rencana perdagangan mencatat harga acuan BTC sebesar US$82.035, dengan area masuk potensial di US$79.500–US$81.500.

Jika momentum pemulihan berlanjut, BTC memiliki target teknikal pertama di US$84.100, atau sekitar 4,5% di atas harga acuan dalam rencana tersebut. Target berikutnya berada di US$87.300, dengan potensi kenaikan sekitar 8,4%.

Namun, arus dana institusional masih menjadi perhatian. Produk spot Bitcoin exchange-traded fund (ETF) di Amerika Serikat mencatat arus dana keluar bersih sebesar US$228,6 juta selama lima hari hingga 16 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, iShares Bitcoin Trust (IBIT) berkontribusi sekitar US$165 juta. Secara bulanan, arus dana keluar tercatat sekitar US$615 juta.

Di tengah tekanan tersebut, data Santiment per 16 Oktober menunjukkan jumlah dompet yang menyimpan 10–10.000 BTC mencapai 20.338, tertinggi sepanjang sejarah. Jumlah ini mengindikasikan peningkatan jumlah dompet dalam kelompok pemegang Bitcoin berukuran besar, meskipun tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa seluruh pemegang tersebut sedang melakukan akumulasi.

Secara teknikal, penguatan Bitcoin perlu dikonfirmasi dengan penutupan candle empat jam di atas US$81.500 setelah harga menguji area US$80.000. Sebaliknya, penutupan empat jam di bawah US$78.500 akan membatalkan skenario pemulihan dalam rencana perdagangan tersebut.

Selain Bitcoin, sejumlah altcoin masuk dalam radar perdagangan pekan ini karena memiliki target teknikal yang relatif lebih tinggi. Namun, masing-masing aset memiliki faktor pendukung dan risiko yang berbeda.

NEAR Protocol (NEAR)

NEAR menjadi salah satu aset dengan target kenaikan persentase terbesar dalam daftar. Dengan harga acuan US$5,01, area masuk potensial berada di US$4,65–US$5,05. Target pertama dipatok di US$5,58, sedangkan target kedua berada di US$6,00.

Berdasarkan harga acuan tersebut, target kedua mencerminkan potensi kenaikan sekitar 19,8%. Sementara itu, rencana perdagangan yang menggunakan harga masuk US$4,85 memperkirakan potensi kenaikan hingga 23,7%.

Dari sisi arus dana, Bitwise NEAR ETF mencatat arus masuk sebesar US$9,04 juta pada pekan hingga 15 Oktober, setelah sebelumnya membukukan arus masuk US$13,05 juta. Ini menjadi pekan ketiga berturut-turut dengan arus dana masuk.

Meski demikian, NEAR dilaporkan telah menguat lebih dari 170% dalam sebulan sebelumnya. Kenaikan tajam tersebut meningkatkan risiko koreksi apabila momentum beli melemah. Secara teknikal, penguatan perlu dikonfirmasi melalui penutupan candle empat jam di atas EMA 50 pada kisaran US$5,11.

Quant (QNT)

Quant memiliki target harga pertama di US$221 dan target kedua di US$240, berdasarkan harga masuk acuan US$187. Dengan harga acuan pasar dalam rencana sebesar US$192,17, target kedua setara dengan potensi kenaikan sekitar 24,9%.

Meski prospek teknikalnya menarik, indikator arus dana belum memberikan konfirmasi akumulasi yang kuat. Data menunjukkan open interest kontrak berjangka QNT turun dari sekitar US$190 juta menjadi US$120 juta pada 13 Oktober, seiring berkurangnya posisi beli dengan leverage.

Selain itu, dua dompet yang tidak aktif sejak 2023 dilaporkan mengirim QNT senilai sekitar US$10 juta ke Binance, Coinbase, dan Kraken pada 29 September. Data tersebut sudah berusia beberapa pekan sehingga belum cukup untuk menggambarkan kondisi arus token terbaru.

Dalam skenario perdagangan yang disusun, QNT perlu kembali menembus US$195 melalui penutupan candle empat jam untuk memperkuat peluang menuju target berikutnya. Level di bawah US$170 membatalkan skenario tersebut.

Hyperliquid (HYPE) dan Celestia (TIA) juga masuk dalam daftar aset yang dipantau pekan ini. Keduanya memiliki target kenaikan, tetapi menghadapi risiko pasokan maupun tekanan setelah reli harga.

Hyperliquid (HYPE)

HYPE memiliki harga acuan US$78,92, dengan area masuk potensial US$75–US$78. Target pertama berada di US$82, sedangkan target kedua di US$86. Berdasarkan harga acuan tersebut, target kedua mencerminkan potensi kenaikan sekitar 9%.

Dari sisi fundamental pasar, Ripple Prime dilaporkan menjadi pihak lawan transaksi untuk perdagangan perpetual institusional pada 15 Oktober. Sementara itu, klaim alokasi Season 2 dijadwalkan dibuka pada 20 Oktober.

Namun, produk ETF HYPE di Amerika Serikat mencatat arus dana keluar US$17,5 juta selama pekan hingga 16 Oktober. Selain itu, terdapat pembukaan kunci token over-the-counter sebesar 3,75 juta HYPE pada 6 Oktober yang dialokasikan kepada satu pembeli institusional. Peristiwa tersebut menjadi faktor pasokan yang perlu diperhatikan, meskipun tidak otomatis berarti token akan langsung dijual ke pasar.

Secara teknikal, HYPE perlu ditutup di atas US$78 pada grafik empat jam setelah menguji area US$75–US$77 untuk memperkuat skenario menuju US$82 dan US$86. Penutupan di bawah US$72,50 membatalkan skenario tersebut.

Celestia (TIA)

Celestia memiliki harga acuan US$0,5883, dengan area masuk potensial US$0,520–US$0,590. Target pertama berada di US$0,660, sedangkan target kedua di US$0,710. Jika menggunakan harga acuan tersebut, target kedua setara dengan potensi kenaikan sekitar 20,7%.

Aktivitas perdagangan TIA meningkat seiring reli yang dikaitkan dengan peluncuran Eden. Open interest dilaporkan naik 45% menjadi US$142 juta, sementara volume perdagangan meningkat 160% menjadi US$162 juta.

Akan tetapi, data arus bersih token di pasar spot menunjukkan aliran masuk bersih sebesar US$2,2 juta ke bursa, berdasarkan laporan 17 Oktober. Arus masuk ke bursa dapat menambah potensi tekanan jual apabila token tersebut kemudian dilepas oleh pemiliknya.

TIA juga telah terkoreksi sekitar 9% dari lonjakan menuju US$0,71. Karena itu, konfirmasi penutupan candle empat jam di atas US$0,59 menjadi salah satu level yang diperhatikan sebelum skenario kenaikan menuju US$0,660 dan US$0,710 dipertimbangkan. Penutupan di bawah US$0,495 membatalkan skenario tersebut.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: FLOQ Circle x Filbert Hadir 22 Oktober, Bahas Strategi Trading dan Peluang Aset Tokenisasi

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device