Mengenal Return on Investment (ROI) dan Cara Menghitungnya

Investasi

17 Apr 2026

5 menit

Ditulis oleh: Team FLOQ

Pattern 1
Article

Sahabat FLOQ, pernahkah kamu mendengar istilah ROI atau Return on Investment? Istilah ini sering banget disebut-sebut di dunia investasi, termasuk dalam dunia kripto yang dinamis. Mungkin kamu penasaran, "Apa sih sebenarnya ROI itu? Dan bagaimana cara menghitung ROI yang benar?"

Memahami ROI adalah langkah fundamental yang wajib kamu kuasai sebelum terjun lebih dalam ke dunia investasi. Ibarat seorang chef yang harus tahu cara membaca resep, seorang investor juga harus paham cara mengukur kinerja investasinya. ROI bukan sekadar angka, melainkan cerminan seberapa efektif modal yang kamu tanamkan menghasilkan keuntungan. Dengan kata lain, ROI adalah metrik yang akan memberi tahu kamu apakah investasimu 'sehat' atau justru 'sakit'.

Apa Itu Return on Investment (ROI)?

Secara definisi, ROI adalah rasio yang mengukur seberapa besar keuntungan yang kamu peroleh dari suatu investasi, dibandingkan dengan biaya yang telah kamu keluarkan. Ini adalah alat ukur yang paling sering digunakan untuk mengevaluasi efisiensi suatu investasi.

Bayangkan kamu membeli sebidang tanah dengan harga Rp100 juta. Setelah beberapa tahun, kamu menjualnya seharga Rp150 juta. Lantas, berapa untungnya? Kamu pasti langsung menjawab Rp50 juta. Nah, keuntungan bersih sebesar Rp50 juta inilah yang akan kita gunakan untuk menghitung ROI.

Namun, ROI lebih dari sekadar keuntungan bersih. Angka ROI yang disajikan dalam bentuk persentase (percentage) akan memudahkan kamu untuk membandingkan kinerja dari berbagai investasi yang berbeda, baik itu properti, saham, reksa dana, hingga aset kripto.

Dalam konteks investasi kripto, cara menghitung ROI menjadi sangat relevan. Pasar kripto sangat volatil, harga aset bisa naik dan turun dalam hitungan menit. Tanpa pemahaman yang kuat tentang ROI, kamu mungkin akan kesulitan menentukan apakah investasi pada Bitcoin, Ethereum, atau token lain yang kamu pegang benar-benar memberikan hasil yang memuaskan.

Sebagai contoh, anggaplah kamu membeli 1 ETH dengan harga Rp30 juta. Lalu, kamu menjualnya saat harganya mencapai Rp45 juta. Kamu memang mendapatkan keuntungan, tapi seberapa besar keuntungan itu dalam persentase? Nah, di sinilah peran penting ROI. Angka ini akan memberi kamu gambaran yang objektif dan terukur. 

Mengapa Mengetahui Cara Menghitung ROI Penting dalam Berinvestasi?

Mengapa sih kita harus repot-repot belajar cara menghitung ROI? Jawabannya sederhana: karena ROI adalah kompas dalam perjalanan investasimu. Tanpa kompas, kamu akan tersesat dan tidak tahu apakah kamu sedang menuju tujuan atau malah menjauhinya.

  1. Mengukur Kinerja Investasi

Ini adalah alasan utama. Dengan menghitung ROI, kamu bisa mengetahui secara konkret seberapa baik kinerja portofolio investasimu. Apakah portofolio kripto yang kamu miliki tumbuh lebih baik dibandingkan dengan investasi lainnya? ROI akan memberikan jawabannya.

  1. Membandingkan Berbagai Peluang Investasi

Bayangkan kamu punya pilihan untuk berinvestasi di aset kripto A atau B. Aset kripto A memberikan keuntungan Rp10 juta dari modal Rp50 juta. Sedangkan aset kripto B memberikan keuntungan Rp15 juta dari modal Rp100 juta. Jika kamu hanya melihat keuntungan bersih, kamu mungkin akan berpikir aset kripto B lebih menarik. Tapi, tunggu dulu! Setelah dihitung, ROI-nya bisa jadi berbeda. Inilah kenapa membandingkan ROI jauh lebih akurat daripada hanya membandingkan nominal keuntungan.

  1. Mengidentifikasi Potensi dan Risiko

ROI juga bisa menjadi indikator potensi dan risiko. Jika suatu aset secara konsisten memiliki ROI yang tinggi, mungkin ini adalah sinyal bahwa aset tersebut memiliki fundamental yang kuat. Sebaliknya, jika ROI-nya negatif, ini bisa menjadi alarm bahwa ada yang tidak beres dengan investasimu. Tentu, kamu harus melihatnya dalam konteks jangka panjang dan tidak hanya terpaku pada satu momen saja.

  1. Pengambilan Keputusan yang Rasional

Dalam dunia investasi, keputusan yang diambil berdasarkan emosi sering kali berujung pada kerugian. Dengan menggunakan ROI, kamu bisa mengambil keputusan yang lebih rasional dan terukur. Misalnya, jika ROI dari suatu aset sudah mencapai target yang kamu tentukan, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengambil sebagian keuntungan. Atau, jika ROI-nya terus menurun, kamu bisa mengevaluasi ulang strategimu.

Formula dan Cara Menghitung ROI yang Mudah Dipahami

Setelah memahami pentingnya, sekarang saatnya kita masuk ke inti pembahasannya: cara menghitung ROI.

Formula ROI: ROI = ((Nilai Akhir Investasi - Nilai Awal Investasi) / Nilai Awal Investasi) x 100%

Mari kita bedah satu per satu:

  • Nilai Akhir Investasi: Ini adalah nilai total investasimu saat ini atau saat kamu menjualnya.
  • Nilai Awal Investasi: Ini adalah jumlah modal awal yang kamu keluarkan untuk membeli aset tersebut.
  • Contoh Praktis Perhitungan ROI:
    Anggaplah kamu membeli 500 token FLOQ dengan harga Rp1.000 per token. Maka, modal awal yang kamu keluarkan adalah 500 x Rp1.000 = Rp500.000.

Beberapa bulan kemudian, harga token FLOQ naik menjadi Rp2.500 per token. Kamu memutuskan untuk menjual semuanya. Maka, nilai akhir investasimu adalah 500 x Rp2.500 = Rp1.250.000.

Sekarang, mari kita masukkan angka-angka ini ke dalam rumus:

ROI = ((Rp1.250.000 - Rp500.000) / Rp500.000) x 100%
ROI = (Rp750.000 / Rp500.000) x 100% ROI = 1.5 x 100%
ROI = 150%

Artinya, investasimu pada token FLOQ telah memberikan keuntungan sebesar 150%. Sebuah hasil yang sangat impresif, bukan? Angka ini menunjukkan bahwa setiap rupiah yang kamu tanamkan menghasilkan keuntungan 1,5 kali lipat.

Bagaimana jika ROI-nya negatif?

Misalkan kamu membeli 10 token FLOQ dengan harga Rp10.000 per token. Modal awalmu adalah Rp100.000. Sayangnya, harga token turun menjadi Rp8.000 per token. Jika kamu menjualnya, nilai akhir investasimu adalah 10 x Rp8.000 = Rp80.000.

Perhitungannya menjadi:

ROI = ((Rp80.000 - Rp100.000) / Rp100.000) x 100%
ROI = (-Rp20.000 / Rp100.000) x 100%
ROI = -0.2 x 100% ROI = -20%

Angka ROI negatif ini menandakan bahwa investasimu mengalami kerugian sebesar 20%.

Faktor-faktor yang Memengaruhi ROI dalam Investasi Kripto

Cara menghitung ROI memang mudah, tetapi banyak faktor yang bisa memengaruhi hasilnya. Di dunia kripto yang serba cepat, kamu harus peka terhadap hal-hal berikut:

  • Volatilitas Pasar: Ini adalah karakteristik utama pasar kripto. Harga bisa naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Volatilitas ini secara langsung akan memengaruhi nilai akhir investasimu, sehingga ROI bisa sangat fluktuatif.
  • Fee Transaksi: Jangan lupakan biaya yang sering kali muncul dalam transaksi jual-beli, seperti trading fee di platform exchange seperti FLOQ. Biaya ini akan mengurangi keuntunganmu dan pada akhirnya memengaruhi ROI.
  • Waktu (Jangka Waktu Investasi): Jangka waktu investasi juga sangat krusial. Seorang investor yang membeli aset kripto untuk jangka panjang (hodling) akan memiliki pandangan ROI yang berbeda dengan trader yang melakukan jual-beli dalam jangka pendek. ROI jangka pendek mungkin terlihat menguntungkan, tetapi ROI jangka panjang bisa jadi jauh lebih besar.
  • Airdrop atau Bonus: Beberapa aset kripto menawarkan airdrop, staking rewards, atau bonus lainnya. Keuntungan tambahan ini juga harus kamu masukkan ke dalam perhitungan nilai akhir investasi agar ROI yang kamu dapatkan lebih akurat.

ROI vs. Metrik Lain: Mana yang Lebih Baik?

Meskipun ROI adalah metrik yang sangat penting, ada metrik lain yang juga bisa kamu gunakan untuk melengkapi analisis. Salah satunya adalah ROI Tahunan (Annualized ROI).

Cara menghitung ROI Tahunan (Annualized ROI) Annualized ROI berguna jika kamu ingin membandingkan kinerja investasi yang memiliki jangka waktu berbeda.

Misalnya, satu investasi berjalan 6 bulan, sementara yang lain 2 tahun. Dengan mengubahnya menjadi persentase tahunan, kamu bisa membandingkan keduanya secara apple-to-apple.

Formula Annualized ROI: Annualized ROI = ((1 + ROI)^(1/n) - 1) x 100% Di mana 'n' adalah jumlah tahun investasi.

Contoh: Investasi dengan ROI 150% dalam 2 tahun.

Annualized ROI = ((1 + 1.50)^(1/2) - 1) x 100%
Annualized ROI = ((2.5)^(0.5) - 1) x 100%
Annualized ROI = (1.58 - 1) x 100%
Annualized ROI = 58%

Ini menunjukkan bahwa meskipun ROI totalnya 150%, secara tahunan, keuntungan yang kamu peroleh adalah 58% per tahun.

Cara menghitung ROI adalah keahlian dasar yang harus kamu miliki. Ini adalah fondasi untuk mengambil keputusan investasi yang lebih baik, terukur, dan tidak berdasarkan emosi. Dengan menguasai alat ini, kamu selangkah lebih maju dalam perjalanan investasimu di dunia kripto.
 

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device