RLUSD Makin Melaju! Ripple Cetak 30 Juta Token, Sinyal Ekspansi Aset Dolar

Altcoin

09 Oct 2026

3 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article

Ripple kembali mencetak 30 juta token Ripple USD (RLUSD) di tengah meningkatnya aktivitas penerbitan dan pembakaran stablecoin tersebut.

Transaksi ini menambah sorotan terhadap ekspansi RLUSD, yang kapitalisasi pasarnya diperkirakan telah mencapai sekitar US$2,5 miliar.

Dilaporkan Coinpaper, aktivitas pencetakan terbaru tersebut pertama kali terpantau melalui Ripple Stablecoin Tracker, yang memantau transaksi minting dan burning RLUSD secara on-chain. Meski demikian, penerbitan 30 juta token baru tidak serta-merta berarti suplai RLUSD yang beredar di pasar bertambah dengan jumlah yang sama.

Sebelumnya, pada 21 September 2026, RLUSD Treasury tercatat mencetak 20 juta dan 20,5 juta token RLUSD. Penerbitan tersebut kemudian diikuti pencetakan 19 juta token pada 22 September. Secara keseluruhan, aktivitas minting selama dua hari itu mencapai 59,5 juta RLUSD.

Namun, pada periode yang sama, Ripple juga melakukan pembakaran token dalam jumlah besar. Dua transaksi pada 22 September dilaporkan membakar sekitar 29,85 juta RLUSD. Aktivitas ini memperlihatkan bahwa suplai stablecoin dapat bergerak naik maupun turun sesuai kebutuhan penerbitan dan penebusan.

Mengapa Pencetakan RLUSD Tidak Selalu Menambah Suplai Beredar?

Dalam mekanisme penerbitan RLUSD, pelanggan institusional menyetorkan dolar AS sebelum Ripple menerbitkan token dengan nilai yang setara. Sebaliknya, ketika pelanggan menukarkan RLUSD untuk memperoleh kembali dolar AS, token yang dikembalikan akan dibakar.

Mekanisme tersebut membuat transaksi minting perlu dilihat bersama aktivitas burning dan data suplai yang benar-benar beredar. Pencetakan token dapat berkaitan dengan penerbitan untuk memenuhi permintaan pelanggan atau pengelolaan treasury, sehingga tidak selalu mencerminkan penambahan permanen terhadap suplai di pasar.

Karena itu, kenaikan jumlah token yang dicetak saja belum cukup untuk menyimpulkan adanya peningkatan permintaan atau arus modal baru ke RLUSD. Data suplai beredar, cadangan aset, dan aktivitas penebusan tetap menjadi indikator penting untuk memahami perkembangan stablecoin tersebut.

Kapitalisasi RLUSD Tembus US$2,5 Miliar

Di tengah dinamika penerbitan dan pembakaran token, bisnis stablecoin Ripple menunjukkan pertumbuhan. Kapitalisasi pasar RLUSD diperkirakan telah mencapai sekitar US$2,5 miliar, meningkat dari level US$2 miliar yang telah dilewati pada Agustus 2026.

Data cadangan terbaru yang dikutip dalam laporan sebelumnya juga menunjukkan bahwa suplai RLUSD yang beredar telah melampaui US$2,4 miliar, dengan aset cadangan sekitar US$2,53 miliar.

Pertumbuhan RLUSD turut terlihat di XRP Ledger (XRPL). Total suplai stablecoin di jaringan tersebut dilaporkan mendekati US$1,3 miliar, dengan RLUSD menyumbang sekitar 93% dari aset yang dipatok terhadap dolar AS di jaringan itu.

Dominasi tersebut memperlihatkan posisi RLUSD yang semakin penting dalam ekosistem stablecoin XRPL. Selain digunakan untuk transaksi berbasis dolar, RLUSD juga dikembangkan untuk mendukung kebutuhan institusional, termasuk pasar kredit, produk imbal hasil, dan infrastruktur penyelesaian transaksi.

Ripple juga mengembangkan Ripple Mint, layanan yang memungkinkan institusi menerbitkan dan menebus RLUSD secara terprogram.

Apa Dampaknya terhadap XRP?

Ekspansi RLUSD berpotensi mendukung aktivitas di ekosistem XRP Ledger, tetapi dampaknya terhadap harga XRP tidak bersifat langsung ataupun otomatis.

Transaksi RLUSD yang dilakukan di XRPL membutuhkan XRP untuk membayar biaya jaringan. Peningkatan penggunaan RLUSD berpotensi menambah aktivitas transaksi dan memperluas penggunaan jaringan tersebut.

Meski begitu, pertumbuhan RLUSD tidak serta-merta menjamin kenaikan harga XRP. Pergerakan harga XRP tetap dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi pasar kripto secara keseluruhan, permintaan terhadap XRP, aktivitas jaringan, serta sentimen investor.

Dengan demikian, pencetakan 30 juta RLUSD terbaru menjadi salah satu perkembangan yang perlu dicermati dalam ekspansi bisnis stablecoin Ripple. Namun, untuk menilai dampaknya terhadap pasar, investor perlu melihat perkembangan suplai beredar dan penggunaan RLUSD secara menyeluruh, bukan hanya jumlah token yang baru dicetak.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading RLUSD, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: FLOQ Listing QNT: Mengenal Token Quant dan Hal yang Perlu Dicermati

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device