Analisa Harga XRP Hari Ini (13/10): Turun 8,28%, Indikator Teknikal Beri Sinyal Waspada

Altcoin

13 Oct 2026

5 menit

Ditulis oleh: Bianda Ludwianto

Pattern 1
Article


Harga XRP hari ini masih berada di bawah tekanan setelah terkoreksi 8,28% dalam sepekan. Aktivitas kontrak berjangka yang mencapai level tertinggi dalam delapan bulan terakhir turut menjadi sorotan, sementara indikator teknikal menunjukkan momentum beli yang masih lemah.

Berdasarkan data CoinGecko pada Selasa (13/10/2026), XRP diperdagangkan di sekitar US$1,38, turun 2,48% dalam 24 jam terakhir. Volume perdagangan harian tercatat mencapai US$2,15 miliar, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$86,8 miliar.

Dalam pembaruan pasar pada hari yang sama, harga XRP juga sempat bergerak mendekati US$1,36. Pergerakan ini menunjukkan bahwa aset kripto tersebut masih menghadapi tekanan jual setelah kesulitan mempertahankan kenaikan di area US$1,45–US$1,50.

Analisa Harga XRP Hari Ini: Support US$1,30 Jadi Sorotan

Secara teknikal, XRP masih menghadapi tantangan untuk membangun momentum pemulihan. Harga yang bergerak di bawah area resistance US$1,45–US$1,50 menunjukkan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mereda.

Level US$1,30 menjadi area support penting yang perlu diperhatikan. Jika harga mampu bertahan di atas level tersebut, XRP berpeluang mencoba pemulihan menuju resistance US$1,45–US$1,50. Penembusan yang berkelanjutan di atas area itu dapat membuka peluang pengujian level US$1,60.

Sebaliknya, apabila tekanan jual meningkat dan XRP menembus ke bawah US$1,30, harga berpotensi menguji support berikutnya di sekitar US$1,20.

Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di 43,28, di bawah level netral 50 dan rata-rata indikatornya di 49,61. Kondisi ini mencerminkan momentum beli yang relatif lemah. Namun, RSI masih berada di atas level 30, sehingga belum menunjukkan kondisi jenuh jual berdasarkan interpretasi teknikal yang umum digunakan.

Sementara itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan garis utama di -0,01196, berada di bawah garis sinyal pada 0,00763. Histogram MACD tercatat negatif di -0,01959, memperkuat indikasi bahwa momentum harga masih cenderung bearish.

Kombinasi indikator tersebut menunjukkan bahwa XRP masih membutuhkan dorongan beli yang lebih kuat untuk membalikkan tren jangka pendek.

Aktivitas Futures XRP Tembus Level Tertinggi dalam Delapan Bulan

Di tengah pelemahan harga, aktivitas di pasar derivatif XRP turut menjadi perhatian. Analis CryptoQuant, Arab Chain, melaporkan bahwa rata-rata open interest futures XRP di Binance selama 30 hari mencapai sekitar US$511 juta. Angka tersebut menjadi level tertinggi dalam delapan bulan terakhir.

Open interest merupakan nilai kontrak derivatif yang masih terbuka dan belum diselesaikan. Peningkatan indikator ini dapat mencerminkan bertambahnya aktivitas di pasar futures, tetapi tidak secara langsung menunjukkan bahwa mayoritas pelaku pasar sedang mengambil posisi bullish.

Data terbaru yang dibahas dalam laporan tersebut menunjukkan open interest harian berada di sekitar US$467 juta ketika XRP diperdagangkan mendekati US$1,41. Nilai itu sekitar US$44 juta di bawah rata-rata 30 hari, mengindikasikan penurunan jumlah posisi terbuka dibandingkan rata-rata periode sebelumnya.

Indikator Open Interest Z-Score 30 hari juga berada di sekitar -0,99. Angka ini menunjukkan bahwa open interest terkini berada hampir satu standar deviasi di bawah rata-rata bergulirnya.

Penurunan open interest dapat terjadi ketika trader menutup posisi atau permintaan untuk membuka kontrak baru melambat. Meski demikian, data tersebut belum cukup untuk memastikan arah pergerakan harga berikutnya.

Bagi XRP, perkembangan di pasar futures perlu diperhatikan bersamaan dengan pergerakan harga spot. Peningkatan aktivitas derivatif di tengah penurunan harga tidak otomatis menjadi sinyal pembalikan tren, terutama ketika indikator teknikal masih menunjukkan momentum bearish.

Analis Proyeksikan XRP Bisa Menuju US$1,70 hingga US$2

Meski menghadapi tekanan jual, sejumlah analis masih melihat peluang pemulihan harga XRP apabila level support penting mampu dipertahankan.

Analis kripto Carolina, dalam analisis yang dibagikan pada 12 Oktober 2026, menyoroti area US$1,39–US$1,32 sebagai zona support yang berpotensi menentukan arah pergerakan selanjutnya. Skenario bullish yang dibahasnya bergantung pada kemampuan harga mempertahankan level terendah sebelumnya.

Dalam skenario tersebut, US$1,70 menjadi target pemulihan awal. Apabila struktur harga tetap mendukung dan XRP mampu melanjutkan kenaikan, level US$2 juga menjadi target berikutnya yang perlu diperhatikan.

Namun, target tersebut masih bersifat kondisional. XRP perlu mempertahankan area support dan menunjukkan penembusan resistance yang terkonfirmasi sebelum peluang pemulihan lebih lanjut dapat dinilai lebih kuat.

Untuk jangka pendek, resistance US$1,45–US$1,50 menjadi area pertama yang perlu ditembus. Setelah itu, level US$1,60 berpotensi menjadi penghalang berikutnya sebelum harga dapat mendekati proyeksi US$1,70.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan support US$1,30 dapat melemahkan skenario bullish dan meningkatkan risiko penurunan menuju US$1,20.

Riwayat Pemilu AS Belum Menunjukkan Pola Kenaikan XRP yang Konsisten

Selain indikator teknikal dan aktivitas derivatif, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada pemilu paruh waktu Amerika Serikat atau midterm elections yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Analis EGRAG CRYPTO membagikan perbandingan kinerja XRP pada sejumlah periode pemilu sebelumnya, yakni 2014, 2018, dan 2022. Data yang dipaparkannya menunjukkan hasil yang berbeda-beda, sehingga belum membentuk pola kenaikan yang konsisten.

Pada kuartal IV 2014, XRP mencatat kenaikan 423,1%. Namun, aset tersebut justru turun 39,4% pada kuartal IV 2018 dan melemah 29,3% pada periode yang sama pada 2022.

Perbedaan hasil tersebut menunjukkan bahwa kinerja XRP pada tahun-tahun pemilu sebelumnya tidak selalu bergerak ke arah yang sama. Karena itu, data historis tersebut tidak dapat dijadikan jaminan bahwa XRP akan mengalami reli menjelang atau setelah pemilu AS 2026.

EGRAG juga membandingkan kinerja XRP dan Bitcoin pada kuartal-kuartal setelah pemilu paruh waktu sebelumnya. Berdasarkan perhitungannya, Bitcoin memiliki rata-rata return yang lebih tinggi pada periode tersebut. Namun, analisis ini hanya menggunakan tiga siklus historis, sehingga hasilnya perlu dibaca secara hati-hati.

Dalam proyeksi jangka panjang terpisah, EGRAG menyebut target XRP di US$6,40 dan US$10,38, serta kemungkinan puncak siklus makro di kisaran US$20–US$27 pada 2027. Angka tersebut merupakan proyeksi spekulatif berbasis analisis grafik, bukan target yang telah didukung kepastian permintaan pasar.

Kesimpulan Analisa Harga XRP Hari Ini

Harga XRP hari ini masih menghadapi tekanan setelah turun 8,28% dalam tujuh hari terakhir dan diperdagangkan di sekitar US$1,38. Indikator RSI di bawah 50 serta MACD negatif memperlihatkan bahwa momentum bullish belum terbentuk dengan kuat.

Di sisi lain, rata-rata open interest futures XRP di Binance yang mencapai US$511 juta menunjukkan tingginya aktivitas derivatif dalam periode 30 hari terakhir. Namun, penurunan open interest harian menjadi sekitar US$467 juta memperlihatkan bahwa aktivitas posisi terbuka telah melemah dibandingkan rata-rata tersebut.

Dalam jangka pendek, US$1,30 menjadi level support penting yang perlu dipantau. Jika bertahan, XRP berpeluang mencoba pemulihan menuju US$1,45–US$1,50 dan selanjutnya US$1,60. Jika support tersebut ditembus, harga berpotensi menguji US$1,20.

Dengan demikian, arah XRP selanjutnya akan bergantung pada kemampuan harga mempertahankan support, menembus resistance, dan menunjukkan perbaikan momentum. Pelaku pasar perlu mencermati perkembangan tersebut tanpa menganggap proyeksi harga sebagai kepastian.

Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Aset kripto memiliki risiko volatilitas yang tinggi. Lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Bagi investor yang ingin memantau pergerakan dan trading XRP, maupun aset kripto lainnya secara real-time, aplikasi FLOQ menyediakan data harga, grafik, serta berbagai aset digital yang dapat dipantau kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat belajar lebih dalam mengenai aset kripto lainnya melalui FLOQ Academy agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.

Download aplikasi FLOQ di Play Store atau App Store. FLOQ merupakan aplikasi aset digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dapatkan informasi pasar, edukasi crypto, serta akses trading aset digital dalam satu aplikasi.

Baca juga: Industri Kripto Indonesia Terus Tumbuh, Investor Perlu Pilih Platform Legal dan Terpercaya

Disclaimer: Seluruh informasi yang disampaikan disusun oleh mitra industri dengan tujuan memberikan edukasi kepada pembaca. Kami menyarankan Anda untuk melakukan riset secara mandiri dan mempertimbangkan dengan matang sebelum melakukan transaksi.

Loading...
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device