


Bangun strategi, disiplin, dan mindset profesional.
Dirancang untuk kamu yang ingin berpikir ala profesional, memahami risk management tingkat lanjut, dan perspektif makro industri kripto.
1 Materi
5 Menit
Dirancang untuk kamu yang ingin berpikir ala profesional, memahami risk management tingkat lanjut, dan perspektif makro industri kripto.
Membedakan Koreksi dan Pemulihan, dan Kapan Itu Terjadi
Membedakan Koreksi dan Pemulihan, dan Kapan Itu Terjadi
Sahabat Floq, dalam dunia trading kripto yang sangat fluktuatif, kamu akan sering melihat harga bergerak naik-turun dengan cepat. Tapi tidak semua penurunan harga berarti pasar jatuh, dan tidak semua kenaikan menandakan tren naik. Inilah mengapa kamu perlu bisa membedakan antara koreksi dan pemulihan.
Koreksi biasanya terjadi setelah harga naik atau turun terlalu tajam dan pasar butuh "napas". Sedangkan pemulihan terjadi setelah fase penurunan panjang, di mana pasar mulai membangun momentum baru ke arah atas.
Memahami perbedaan keduanya sangat penting untuk:
- Menghindari kesalahan entry saat tren masih lemah.
- Menangkap peluang sebelum pasar benar-benar berbalik arah.
- Menyesuaikan strategi sesuai konteks pasar.
Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan koreksi dan pemulihan, termasuk kapan biasanya keduanya terjadi dan bagaimana kamu bisa memanfaatkannya secara optimal.
Apa Itu Koreksi dalam Trading Kripto?
Koreksi adalah penurunan harga sementara dalam tren yang sedang berlangsung. Koreksi bisa terjadi dalam tren naik maupun tren turun. Tujuannya adalah menyeimbangkan pasar setelah pergerakan ekstrem.
Karakteristik Koreksi
- Terjadi setelah kenaikan (atau penurunan) harga yang terlalu cepat.
- Bersifat sementara dan sehat dalam konteks tren utama.
- Volume cenderung menurun selama fase koreksi.
- Sering kali menyentuh level teknikal seperti Fibonacci retracement, moving average, atau area support/resistance.
Koreksi bukanlah tanda kelemahan, justru sering dianggap kesempatan terbaik untuk masuk kembali ke pasar sebelum tren berlanjut.
Apa Itu Pemulihan dalam Pasar Kripto?
Pemulihan (recovery) adalah proses di mana harga mulai naik kembali setelah mengalami tren turun (bearish) yang panjang atau dalam. Tidak seperti koreksi yang terjadi dalam tren yang masih aktif, pemulihan menandai potensi pembalikan arah tren.
Karakteristik Pemulihan
- Terjadi setelah harga tertekan dalam waktu lama (tren bearish).
- Volume mulai meningkat kembali saat pembeli masuk perlahan.
- Struktur pasar mulai berubah dari lower low menjadi higher low.
- Biasanya ditandai dengan breakout resistance penting atau perubahan sentimen pasar.
Pemulihan sering menjadi awal dari siklus baru di pasar kripto. Tapi perlu hati-hati, karena pemulihan awal bisa terlihat mirip seperti koreksi teknikal dalam tren turun.
Kapan Koreksi Terjadi? Sinyal dan Polanya
1. Setelah Kenaikan Tajam
Misalnya harga Bitcoin naik 20% dalam waktu 3 hari, sangat mungkin pasar akan melakukan koreksi untuk menguji kembali level support sebelumnya.
2. Saat RSI atau Indikator Momentum Overbought
Jika indikator seperti RSI (Relative Strength Index) menunjukkan kondisi overbought (di atas 70), pasar biasanya mulai mengalami koreksi ringan.
3. Terjadi Reaksi di Resistance Kuat
Harga menyentuh resistance historis dan tidak mampu menembusnya, lalu mulai turun. Ini bisa jadi sinyal bahwa koreksi sedang dimulai.
4. Struktur Harga Tetap Dalam Tren Utama
Meskipun harga turun, pola higher high dan higher low tetap terbentuk, menandakan tren naik masih kuat.
Kapan Pemulihan Terjadi? Tanda-Tanda yang Perlu Diperhatikan
1. Setelah Bear Market Berkepanjangan
Pemulihan biasanya muncul setelah harga tertekan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Contohnya, setelah altcoin anjlok 80% dari ATH, harga mulai stabil dan bergerak naik secara konsisten.
2. Terbentuk Higher Low Pertama
Saat harga tidak lagi membentuk lower low dan mulai naik membentuk higher low, itu bisa jadi sinyal awal bahwa pemulihan sedang berlangsung.
3. Breakout Resistance Utama
Harga berhasil menembus resistance yang sebelumnya gagal ditembus beberapa kali. Volume meningkat secara signifikan—ini adalah ciri kuat dari pemulihan.
4. Sentimen Mulai Berubah
Sinyal pemulihan juga bisa dilihat dari berita pasar, arus masuk modal baru, hingga perubahan narasi sosial media. Pasar mulai berbicara tentang “recovery” atau “kebangkitan tren”.
Koreksi vs Pemulihan: Perbedaan Kunci yang Perlu Kamu Tahu
Aspek | Koreksi | Pemulihan |
Arah Tren | Masih searah tren utama | Potensi perubahan arah tren |
Waktu Terjadi | Setelah pergerakan harga ekstrem | Setelah fase bearish panjang |
Struktur Pasar | Tetap sesuai tren utama | Mulai berubah: higher low, breakout |
Volume | Cenderung menurun | Mulai meningkat secara bertahap |
Strategi Trading | Entry untuk melanjutkan tren | Entry awal untuk menangkap tren baru |
Strategi Menghadapi Koreksi dan Pemulihan
Strategi Saat Terjadi Koreksi
- Gunakan Fibonacci retracement untuk mencari entry point ideal (biasanya 0.382–0.618).
- Perhatikan candle reversal seperti hammer atau engulfing di area support.
- Jangan panik sell. Jika tren masih valid, koreksi adalah kesempatan untuk membeli lebih murah.
Strategi Saat Terjadi Pemulihan
- Tunggu konfirmasi seperti breakout atau pola higher low.
- Gunakan indikator seperti MACD crossover atau RSI keluar dari zona oversold.
- Entry bertahap menggunakan DCA (Dollar Cost Averaging) jika pemulihan masih dini.
- Hindari FOMO, pastikan pemulihan tidak hanya noise dari koreksi dalam tren bearish.
Kesalahan Umum Saat Menghadapi Koreksi dan Pemulihan
1. Mengira Koreksi Sebagai Reversal atau Sebaliknya
Banyak trader terlalu cepat menyimpulkan pemulihan padahal baru koreksi. Atau sebaliknya, mengira pemulihan hanya bounce teknikal, padahal tren baru sedang dimulai.
2. Masuk Posisi Tanpa Konfirmasi
Entry tanpa validasi sinyal teknikal atau struktur pasar bisa membuat kamu masuk di waktu yang salah.
3. Terlalu Fokus pada Timeframe Kecil
Gunakan multi-timeframe analysis untuk melihat gambaran besar. Koreksi di 1H bisa saja hanya noise dalam pemulihan Daily.
Tips Profesional untuk Membedakan dan Mengambil Peluang
- Latih pengamatan pola pada chart historis lihat bagaimana koreksi dan pemulihan terbentuk secara berulang.
- Simpan jurnal trading untuk mencatat respons pasar terhadap koreksi dan pemulihan sebelumnya.
- Gunakan kombinasi antara price action, volume, dan indikator teknikal untuk validasi.
- Jangan buru-buru mengambil posisi besar gunakan manajemen risiko dan entry bertahap.
Kenali Waktu, Pahami Arah, Ambil Peluang
Membedakan antara koreksi dan pemulihan adalah langkah penting untuk meningkatkan akurasi analisa dan pengambilan keputusan dalam trading kripto. Koreksi adalah momen rehat dari tren yang masih berjalan, sedangkan pemulihan adalah tanda bahwa tren baru mungkin sedang lahir.
Sahabat Floq, dengan memahami kapan dan bagaimana keduanya terjadi, kamu bisa:
- Menentukan entry point yang lebih tepat.
- Menghindari kesalahan analisis arah pasar.
- Mengembangkan strategi yang lebih adaptif di tengah volatilitas kripto.
Jadikan pemahaman ini sebagai fondasi analisa teknikalmu agar setiap langkahmu di pasar semakin percaya diri dan terarah.
Diposting pada 16 Dec 2025
Bagikan melalui:


