


Belajar kripto dari nol di Floq Academy
Pahami aset kripto, blockchain, dan cara kerjanya dengan materi pemula yang mudah dipahami.
1 Materi
5 Menit
Pahami aset kripto, blockchain, dan cara kerjanya dengan materi pemula yang mudah dipahami.
Jenis Order dalam Trading Kriptopto: Market, Limit, Buy Stop, dan Sell Stop
Jenis Order dalam Trading Kriptopto: Market, Limit, Buy Stop, dan Sell Stop
Sahabat Floq, Kenali Jenis Order agar Tradingmu Lebih Terarah
Dalam dunia trading crypto, mengetahui jenis order yang tersedia adalah salah satu kunci sukses agar kamu bisa mengambil keputusan dengan tepat dan mengelola risiko dengan baik. Ada empat jenis order yang paling sering digunakan: market order, limit order, buy stop, dan sell stop.
Masing-masing punya peran dan fungsi yang berbeda, dan memahami cara kerja tiap jenis order akan membuat kamu lebih percaya diri saat memasang posisi di pasar.
Market Order: Eksekusi Instan Sesuai Harga Pasar
Apa Itu Market Order?
Market order adalah perintah beli atau jual yang langsung dieksekusi pada harga pasar saat ini. Artinya, saat kamu menempatkan market order, transaksi akan dilakukan secepat mungkin dengan harga terbaik yang tersedia saat itu.
Kapan Market Order Digunakan?
- Saat kamu ingin membeli atau menjual dengan cepat tanpa menunggu harga tertentu.
- Cocok untuk trader yang lebih mengutamakan eksekusi instan dibanding harga spesifik.
- Ideal untuk pasar yang likuid dan volatil.
Contoh Penggunaan
Sahabat Floq ingin membeli 0,1 BTC secepat mungkin, tanpa menunggu harga turun. Kamu cukup pilih market order, dan transaksi akan berjalan langsung sesuai harga pasar.
Limit Order: Kendali Harga yang Kamu Tentukan Sendiri
Apa Itu Limit Order?
Limit order adalah perintah beli atau jual pada harga yang kamu tentukan sendiri. Transaksi hanya akan dieksekusi jika harga pasar mencapai atau melewati harga limit tersebut.
Kapan Limit Order Digunakan?
- Saat kamu ingin membeli lebih murah dari harga pasar saat ini.
- Atau ingin menjual lebih mahal dari harga pasar saat ini.
- Berguna untuk strategi trading dengan target harga tertentu.
Contoh Penggunaan
Harga Ethereum saat ini Rp20 juta, tapi kamu ingin beli hanya jika harganya turun ke Rp19 juta. Kamu pasang limit order beli di Rp19 juta. Jika harga turun sampai Rp19 juta, order akan tereksekusi.
Buy Stop Order: Memasuki Pasar Saat Harga Naik
Apa Itu Buy Stop Order?
Buy stop order adalah perintah beli yang akan dieksekusi saat harga mencapai level tertentu yang lebih tinggi dari harga pasar saat ini.
Fungsi Buy Stop
- Untuk masuk posisi beli saat harga mulai naik dan mengkonfirmasi tren naik.
- Berguna jika kamu ingin ikut momentum kenaikan, bukan membeli saat harga rendah.
Contoh Penggunaan
Harga Bitcoin saat ini Rp900 juta. Kamu percaya jika harga menembus Rp920 juta, maka akan terus naik. Kamu pasang buy stop order di Rp920 juta. Saat harga menyentuh Rp920 juta, order akan tereksekusi otomatis.
Sell Stop Order: Melindungi Kerugian atau Masuk Posisi Jual
Apa Itu Sell Stop Order?
Sell stop order adalah perintah jual yang dieksekusi saat harga mencapai level tertentu yang lebih rendah dari harga pasar saat ini.
Fungsi Sell Stop
- Untuk menghindari kerugian lebih besar dengan menjual saat harga turun melewati batas tertentu (stop loss).
- Bisa juga digunakan untuk membuka posisi jual (short) pada harga yang sudah ditentukan.
Contoh Penggunaan
Harga Ethereum sekarang Rp20 juta. Kamu ingin menjual otomatis jika harga turun ke Rp18 juta agar kerugian tidak bertambah besar. Kamu pasang sell stop order di Rp18 juta, dan saat harga menyentuh angka ini, order otomatis jalan.
Ringkasan Perbedaan Jenis Order
Jenis Order | Fungsi Utama | Harga Eksekusi | Cocok Untuk |
Market | Eksekusi cepat, tanpa tunggu | Harga pasar saat itu | Trader yang butuh transaksi cepat |
Limit | Eksekusi di harga tertentu | Harga yang ditentukan | Trader yang ingin kontrol harga |
Buy Stop | Beli saat harga naik | Harga di atas pasar saat ini | Ikut momentum kenaikan |
Sell Stop | Jual saat harga turun | Harga di bawah pasar saat ini | Stop loss dan short selling |
Tips Menggunakan Order dengan Bijak di Floq
- Pahami karakteristik pasar: Pilih order sesuai kondisi volatilitas dan likuiditas aset.
- Gunakan limit order untuk mengatur risiko dan menghindari harga tak terduga.
- Pasang stop order untuk proteksi terhadap pergerakan harga yang merugikan.
- Cek kembali harga dan jumlah sebelum eksekusi untuk menghindari kesalahan.
Kenali Order, Atur Strategi Tradingmu
Sahabat Floq, memahami jenis order market, limit, buy stop, dan sell stop adalah pondasi dasar yang akan membuat pengalaman trading kamu lebih terarah dan efektif. Dengan penguasaan yang baik, kamu bisa memasang strategi yang tepat, memaksimalkan peluang, dan mengelola risiko dengan lebih baik.
Floq menyediakan fitur lengkap yang memudahkan kamu menggunakan berbagai jenis order ini dengan tampilan intuitif dan aman. Jadi, terus asah kemampuan tradingmu dengan belajar dan praktik yang konsisten.
Diposting pada 16 Dec 2025
Bagikan melalui:


