Pattern 1Pattern 1
Dasar
Pattern 1

Fondasi kuat sebelum mulai investasi

Pattern 1

1 Materi

Pattern 1

8 Menit

Pelajari fundamental aset kripto, jenis-jenis coin, cara membaca market, serta dasar pengelolaan risiko dalam investasi kripto.

Memahami Market Cap, Circulating Supply, Max Supply, dan Cara Baca Harga Realistis

Memahami Market Cap, Circulating Supply, Max Supply, dan Cara Baca Harga Realistis

Hi Sahabat Floq, 
Saat kamu mulai berinvestasi atau trading dalam dunia kripto, kamu pasti akan sering menemui istilah seperti market cap, circulating supply, dan max supply. Mungkin kamu bertanya-tanya, apa sih arti dari semua istilah ini? Dan bagaimana mereka bisa membantu kamu dalam membuat keputusan investasi yang lebih cerdas?

 

Mengapa Memahami Market Cap dan Supply Itu Penting dalam Trading Kripto?

Dalam dunia kripto, harga suatu koin atau token tidak selalu mencerminkan nilai sebenarnya. Untuk menilai apakah harga suatu koin masih memiliki potensi untuk naik atau sudah terlalu mahal, kamu perlu memahami beberapa indikator fundamental seperti market cap, circulating supply, dan max supply.

Artikel ini akan menjelaskan masing-masing istilah tersebut secara mendalam, serta memberikan panduan tentang bagaimana kamu bisa menggunakan data ini untuk menganalisis harga kripto yang realistis.

 

Apa Itu Market Cap?

1. Definisi Market Cap

Market cap atau kapitalisasi pasar adalah total nilai dari seluruh koin atau token yang beredar di pasar. Market cap dihitung dengan mengalikan harga koin saat ini dengan jumlah total koin yang beredar (circulating supply).

Rumus Market Cap:

Market Cap = Harga Koin x Circulating Supply

2. Mengapa Market Cap Penting?

Market cap memberikan gambaran tentang seberapa besar atau seberapa kecil sebuah proyek kripto di pasar. Dengan mengetahui market cap, kamu bisa membandingkan ukuran dan potensi pertumbuhan proyek kripto yang berbeda. Biasanya, koin dengan market cap yang besar dianggap lebih stabil, sementara koin dengan market cap kecil bisa memiliki potensi pertumbuhan yang lebih tinggi, meskipun risikonya juga lebih besar.

Contoh:

  • Bitcoin (BTC) memiliki market cap yang sangat besar, lebih dari $1 triliun, menunjukkan bahwa Bitcoin adalah aset yang sangat stabil di pasar kripto.

Sebaliknya, altcoin dengan market cap yang lebih kecil, seperti Cardano (ADA) atau Polkadot (DOT), mungkin menawarkan potensi pertumbuhan yang lebih besar, tetapi juga membawa volatilitas yang lebih tinggi.

3. Cara Menggunakan Market Cap dalam Analisis

  • Identifikasi Aset Stabil atau Risiko Tinggi: Koin dengan market cap besar cenderung lebih stabil, sementara market cap kecil berisiko lebih tinggi tetapi bisa menawarkan potensi keuntungan yang lebih besar.
  • Bandingkan Proyek: Dengan market cap, kamu bisa membandingkan proyek yang lebih matang dan yang masih berkembang, serta memilih yang paling sesuai dengan strategi investasi kamu.

 

Apa Itu Circulating Supply?

1. Definisi Circulating Supply

Circulating supply adalah jumlah koin atau token yang saat ini beredar di pasar dan dapat diperdagangkan oleh investor. Ini adalah angka yang sering dilihat oleh investor untuk mengetahui seberapa banyak koin yang ada di pasar dan berapa banyak yang tersedia untuk diperdagangkan.

2. Mengapa Circulating Supply Penting?

Jumlah circulating supply berpengaruh langsung terhadap harga koin. Jika suatu proyek memiliki jumlah koin yang sangat banyak beredar di pasar, maka harga per koin akan lebih rendah dibandingkan dengan proyek yang hanya memiliki sedikit koin yang beredar.

Namun, circuating supply bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi harga. Faktor lainnya seperti permintaan pasar, kepercayaan investor, dan adopsi teknologi juga sangat berpengaruh.

3. Cara Menggunakan Circulating Supply dalam Analisis

  • Menilai Ketersediaan Koin di Pasar: Circulating supply memberi kamu gambaran tentang likuiditas pasar dan seberapa mudah koin tersebut bisa diperdagangkan.
  • Potensi Kenaikan Harga: Jika suatu koin memiliki supply yang terbatas dan permintaan tinggi, maka harga cenderung naik seiring waktu.

 

Apa Itu Max Supply?

1. Definisi Max Supply

Max supply adalah jumlah maksimum koin atau token yang akan pernah ada di seluruh dunia untuk suatu proyek kripto. Angka ini sudah ditentukan sebelumnya dan tidak akan berubah, meskipun banyak koin yang belum beredar (seperti dalam hal circulating supply).

2. Mengapa Max Supply Penting?

Max supply memberi gambaran tentang kelangkaan suatu koin. Jika suatu koin memiliki max supply yang terbatas, maka nilai koin tersebut bisa meningkat seiring waktu jika permintaan tetap tinggi. Sebaliknya, proyek yang memiliki suplai yang sangat besar mungkin akan menghadapi inflasi harga atau penurunan nilai jika tidak ada pembatasan pada jumlah koin yang beredar.

3. Cara Menggunakan Max Supply dalam Analisis

  • Perkiraan Kelangkaan: Koin dengan max supply yang terbatas, seperti Bitcoin (21 juta koin), memiliki potensi kelangkaan yang lebih besar, yang bisa meningkatkan nilai koin tersebut seiring berjalannya waktu.
  • Evaluasi Nilai Aset: Dengan mengetahui max supply, kamu bisa lebih mudah memperkirakan kelangkaan jangka panjang dan dampaknya terhadap harga.

 

Cara Baca Harga Kripto yang Realistis

Untuk menilai apakah harga suatu koin realistis atau sudah terlalu mahal, kamu harus mempertimbangkan beberapa faktor kunci yang berkaitan dengan market cap, circulating supply, dan max supply.

1. Perbandingan dengan Proyek Serupa

Lihat proyek kripto lain dengan karakteristik yang serupa. Misalnya, bandingkan Bitcoin dengan Ethereum atau Solana, dan perhatikan bagaimana market cap dan circulating supply mempengaruhi harga mereka. Jika harga suatu koin sudah jauh lebih tinggi dibandingkan dengan proyek yang sejenis, maka kamu perlu berhati-hati dan melakukan analisis lebih mendalam.

2. Pahami Model Ekonomi Aset

Proyek dengan model ekonomi yang sehat, yang mengatur inflasi melalui jumlah koin yang terbatas dan ketersediaan terbatas, akan lebih mungkin mengalami pertumbuhan harga yang lebih stabil. Pastikan untuk memeriksa apakah proyek tersebut memiliki mekanisme pembakaran koin (coin burning) atau pengurangan suplai lainnya.

3. Tentukan Potensi Pertumbuhan

Dengan melihat market cap dan max supply, kamu bisa memperkirakan apakah suatu koin memiliki potensi pertumbuhan atau tidak. Sebagai contoh, jika sebuah koin masih berada pada tahap awal dengan jumlah koin yang terbatas, mungkin ada potensi besar untuk harganya naik seiring dengan adopsi yang lebih luas.

 

Menggunakan Market Cap, Circulating Supply, dan Max Supply untuk Analisis Harga

Sahabat Floq, memahami market cap, circulating supply, dan max supply sangat penting untuk menilai potensi harga suatu koin. Dengan menganalisis ketiga faktor ini, kamu bisa membuat keputusan investasi yang lebih cerdas dan realistis. Jangan hanya melihat harga per koin, tetapi pertimbangkan juga faktor-faktor fundamental seperti jumlah koin yang beredar dan potensi kelangkaan.

Ingat, harga kripto tidak hanya dipengaruhi oleh sentimen pasar, tetapi juga oleh faktor-faktor yang lebih mendalam seperti total pasokan dan potensi pertumbuhan proyek. Dengan pemahaman yang baik tentang market cap dan supply, kamu bisa membuat keputusan yang lebih bijak dan memaksimalkan potensi keuntungan kamu di pasar kripto.

 

Diposting pada 16 Dec 2025

Bagikan melalui:

Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1Pattern 1
Blur 2

Belajar, Investasi, dan Tumbuh Bersama Kami

Jadilah bagian dari FLOQ. Mulai perjalanan investasimu dengan platform terpercaya dari hari pertama.

Google PlayApp Store
Blur 2Blur 2Device